Bab 22 : KEKUATAN YAHUDI DI BELAKANG DAJJAL. 

Ramalan Nabi SAW tentang Dajjal adalah bukti yang mengagumkan tentang hebatnya 
ru'yah beliau mengenai peristiwa yang akan terjadi di kemudian hari. Dalam 
Hadits 
diterangkan bahwa beliau menunjuk Gereja sebagai tempat Dajjal, dan Al-Qur'an 
juga 
memberi petunjuk tentang identitas Dajjal dengan kata-kata sbb. "Dan agar ia 
memberi 
peringatan kepada orang-orang yang berkata bahwa Allah mempunyai Putera." 
(18:4).
 
Adapun kebencian orang-orang Yahudi terhadap Nabi Isa, Al-Qur'an menguraikan 
begitu 
jelas, hingga Al-Qur'an menyebut-nyebut surat tulisan kaum Yahudi yang menodai 
kesucian Siti Maryam, Ibu Nabi Isa. Qur'an berfirman sbb:
 
"Dan ucapan mereka terhadap Maryam adalah fitnah yang besar" (4: 156).
 
Sikap permusuhan kaum Yahudi terhadap Nabi Isa adalah yang paling besar yang 
pernah 
dilancarkan oleh suatu bangsa terhadap seseorang. Sifat permusuhan yang abadi 
ini 
diuraikan dalam Al-Qur'an sbb:
 
"Kami bangkitkan sikap permusuhan di antara mereka sampai Hari Kiyamat" (5:14).
 
Kaum Yahudi mengalami bermacam-macam penindasan, baik di zaman Nabi Suci 
maupun sebelum beliau, dan penindasan ini berlangsung terus sampai lama sesudah 
beliau. Bahkan dapat dikata sampai muncul Dajjal, kaum Yahudi tetap mengalami 
penindasan oleh kaum Nasrani. Namun demikian Nabi Suci meramalkan sbb:
 
"Dajjal akan disertai oleh tujuh puluh ribu orang Yahudi."
 
"Kebanyakan orang yang mengikuti Dajjal ialah kaum Yahudi."
 
"Dajjal musuh Allah, akan muncul dan akan disertai oleh balatentara yang 
terdiri dari 
kaum Yahudi."
 
Hendaklah diingat bahwa tak ada Hadits satupun yang menerangkan bahwa Dajjal 
adalah 
orang Yahudi. Sebaliknya Hadits menerangkan bahwa Dajjal adalah identik dengan 
kaum 
Nasrani. Selain itu Al-Qur'an menerangkan bahwa kaum Nasrani selalu lebih 
unggul 
daripada kaum Yahudi:
 
"Dan aku akan membuat orang-orang yang mengikuti engkau (Nabi Isa) melebihi 
orang-
orang kafir, sampai Hari Kiyamat" (3:54).
 
Namun kita dihadapkan dengan kenyataan yang paling aneh, yakni bahwa 
Pemerintahan 
Kristen sangat bergantung kepada bantuan kaum Yahudi. Para Menteri dari 
pemerintahan 
Negara Kristen yang besar-besar, mengerjakan begitu saja apa yang diminta oleh 
orangorang Yahudi. Adapun sebabnya tidak sukar dicari. Kaum Yahudi mempunyai 
banyak uang untuk membantu Pemerintahan Kristen. Bahkan Pemerintah Inggris yang 
begitu jayapun membantu kepentingan Yahudi untuk menghancurkan kaum Muslimin di 
Palestina. 
 
Kaum Muslimin di Palestina dibikin melarat, hingga ladang-ladangnya terpaksa 
dijual 
kepada orang-orang Yahudi yang berdiam di sana dalam jumlah besar. Perkataan 
"tujuh 
puluh ribu orang Yahudi" dalam hadits ini mengandung arti jumlah yang besar. 
Sebagaimana kita maklum, bahasa Arab "tujuh" atau "tujuh puluh" itu digunakan 
untuk 
menunjukkan jumtah yang besar. Jadi, tujuh puluh ribu orang Yahudi ini artinya 
banyak 
sekali kaum Yahudi yang mau bekerja-sama dengan Dajjal. Jika penduduk dunia tak 
tahu 
bagaimana kaum Yahudi secara diam-diam membantu Pemerintah Inggris dan 
Pemerintah 
Barat lainnya, atau bagaimana Pemerintah Inggris membantu kaum Yahudi, maka 
tindakan Pemerintah Inggris memindahkan bangsa Yahudi ke Palestina sudah cukup 
sebagai bukti benarnya ramalan Nabi SAW tentang adanya persekutuan rahasia ini.
 
Namun demikian, gabungan kekuatan antara kaum Yahudi dan kaum Kristen Eropa tak 
sekali-kali menggentarkan kaum Muslimin, asalkan kaum Muslimin menyadari 
sepenuhnya bahwa Nabi SAW disamping meramalkan adanya kekuatan gabungan yang 
menakutkan ini, beliau tiga belas abad yang lampau juga meramalkan bahwa pada 
akhir 
zaman, Islam akan memperoleh kemenangan di atas sekalian agama di dunia.
 
Barang siapa hafal sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir Surat Al-Kahfi
ia akan selamat dari (fitnahnya) Dajjal 

  
Bab 23 : PENGARUH DAJJAL TERHADAP WANITA. 

Dalam Hadits diterangkan bahwa Dajjal tidaklah kecil pengaruhnya terhadap kaum 
wanita. 
Kenyataan menunjukkan bahwa walaupun manusia mempunyai kesanggupan untuk 
berbuat baik, namun pelaksanaannya harus disertai dengan usaha keras 
seakan-akan 
harus mendaki puncak gunung. Tetapi tidak demikianlah halnya perbuatan buruk. 
Tanpa 
susah payah sedikitpun, manusia selalu siap dan tak segan-segan melakukan 
perbuatan 
yang merusak moral dan perbuatan biadab. 
 
Celakanya pada dewasa ini Eropalah yang membuka pintu segala macam godaan 
berupa 
pergaulan bebas yang melebihi batas antara pria dan wanita. Adegan-adegan yang 
membangkitkan nafsu birahi, baik yang dipentaskan dalam panggung maupun di 
layar 
putih, menyebabkan tempat-tempat yang menggiurkan itu banyak dikunjungi orang, 
terutama para pemuda. Gambargambar cabul, tarian telanjang, pakaian wanita 
setengah 
tetanjang, semua kejahatan yang ditimbulkan oleh hidup berfoya-foya ini 
menyebabkan 
jiwa manusia cepat menjadi rusak. Rusak badannya, demikian pula rusak moralnya. 
 
Meluncur ke bawah adalah lebih mudah daripada naik ke atas. Kejadian-kejadian 
tersebut 
buruk sekali pengaruhnya terhadap karakter bangsa kita sendiri. Perbuatan 
orang-orang 
Eropa yang tak pantas itu, makin lama makin dianggap tak menjijikkan lagi oleh 
bangsa 
kita. Pelacuran dan segala pendahuluannya tak memuakkan perasaan kita lagi. 
Perbuatan 
mesum ini, yang cepat sekali menjalarnya di kalangan kaum pria, kini mulai 
menjalar di 
kalangan kaum wanita.
 
Tepat sekali sabda Nabi SAW sbb:

"Orang terakhir yang akan datang kepada Dajjal adalah kaum wanita."
 
Memang sifat pemalu kaum wanita dapat lama bertahan menghadapi godaan Dajjal. 
Akan 
tetapi sekarang mereka sudah jatuh menjadi korban godaan Dajjal, dan sekalipun 
di negeri 
kita belum begitu memuncak seperti di Eropa, namun sekarang banyak wanita Timur 
yang 
mengucapkan selamat tinggal kepada kesopanan Islam dan berganti menggunakan 
kesopanan setengah-telanjang ala barat. Mereka bukan saja mengunjungi 
tempat-tempat 
hiburan, melainkan mereka sudah mulai ikut-ikutan berdansa. 
 
Apabila pengaruh Dajjal sudah tak terkendalikan lagi dan kebudayaan Islam sudah 
diganti 
dengan kebudayaan Barat, pasti akan tiba saatnya bahwa di negara kita seperti 
halnya di 
negara Eropa, pelacuran dan segala pendahuluannya, bukan lagi hal yang 
memuakkan 
batin kita. Memang benar bahwa agama Islam tak menyuruh kaum wanitanya supaya 
menyendiri di kamar, dan memakai selubung seperti wanita di India atau di tanah 
Arab. 
 
Sebaliknya Islam merigizinkan kaum wanita keluar untuk bekerja, berdagang, 
mendatangi 
suatu keperluan, memenuhi tugas sosial, ekonomi dan keperluan lainnya. Wanita 
dapat 
bekerja sebagai buruh, sebagai pedagang, dan sebagai prajurit. Akan tetapi 
dengan 
segala kebebasan bergerak, Islam tak mengizinkan pergaulan bebas antara pria 
dan 
wanita, demikian pula tak mengizinkan memakai pakaian yang tak sopan jika 
berkumpul 
bersama kaum pria dalam suatu keperluan. Kaum wanita dilarang mempertontonkan 
kemolekan tubuhnya yang dapat menggiurkan kaum pria. Cara-cara memperlihatkan 
kemolekan dan pergaulan-bebas inilah ciri-ciri khas Dajjal dalam pergaulan, 
yang buruk 
sekali pengaruhnya terhadap wanita Islam yang bermartabat tinggi.
 
Barang siapa hafal sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir Surat Al-Kahfi
ia akan selamat dari (fitnahnya) Dajjal 

 
Bab 24 : DAJJAL DAN ANAK YANG TIDAK SAH 

Hubungan bebas yang tidak sah dan melebihi batas antara pria dan wanita, 
menyebabkan 
kejalangan, dan menyebabkan bertambahnya anak-anak yang tidak sah (anak-anak 
zina), 
dan ini adalah ciri khas kota-kota besar di Eropa dan Amerika. Dalam ru'yah 
Nabi Suci 
melihat hubungan sex yang tidak sah yang membuntuti materialisme:
 
"Awas! Sebagian besar kawan dan pengikut Dajjal adalah kaum Yahudi dan 
anak-anak 
yang tidak sah."
 
Sejumlah besar anak-anak zina ini dilindungi oleh undang-undang yang 
mengesahkan 
anak-anak itu. Misalnya, seorang wanita mengandung karena hubungan yang tidak 
sah, 
akan tetapi sebelum bayi lahir, mereka melangsungkan pemikahan, maka bayi itu 
dianggap sah. Sampai-sampai undang-undang itu begitu lunak, hingga apabila pria 
dan 
wanita yang berbuat mesum melangsungkan perkawinan di sembarang waktu, maka 
anak-anak yang dilahirkan sebelum perkawinan, semuanya dianggap sah. 
 
Akan tetapi kendati undang-undang itu lunak sekali, namun di kota-kota Eropa 
(dan 
Amerika), masih terdapat banyak anak-anak yang tidak sah, sekalipun ditinjau 
dari 
undang-undang yang lunak ini. Bahkan anak-anak yang lahir dalam keadaan perang, 
diberi 
julukan sebagai "anak pahlawan". Jika orang mau meninjau betapa merajalela 
pergaulan 
bebas antara pria dan wanita di Eropa dan Amerika, orang dapat meramalkan bahwa 
tak 
lama lagi penduduk daerah ini akan berpaling dari jalan benar dan kembali 
kepada 
kehidupan biadab bagaikan binatang, sepanjang mengenai hubungan sex antara pria 
dan 
wanita.

Barang siapa hafal sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir Surat Al-Kahfi
ia akan selamat dari (fitnahnya) Dajjal 

 
Bersambung ke bab 25
 
Wassalam
 
St. Sinaro
 
 
 
 
 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke