Bab 34 : GAGASAN NABI SAW UNTUK MENGALAHKAN DAJJAL DENGAN DALIL. 

Jika Hadits itu kita baca dengan teliti, niscaya akan bertambah jelas apa yang 
dimaksud 
dengan membunuh Dajjal, Hadits-hadits itu berbunyi sbb:
 
"Apabila ia (Dajjal) muncul, dan aku ada di tengah-tengah kamu, aku akan 
mengalahkan 
dia dengan dalil, dan apabila ia muncul sedangkan aku tak ada di tengah-tengah 
kamu 
hendaklah tiap-tiap orang berbantah dengan dia" (Kanzul-'Ummal, jilid VII, hal. 
2076).
 
Hadits lain lagi berbunyi sbb :
 
"Maka apabila ia (Dajjal) muncul dan aku ada ditengah-tengah kamu, aku akan 
mengalahkan dia dengan dalil atas nama kaum Muslimin; akan tetapi apabila ia 
muncul 
sesudahku, hendaklah tiap-tiap orang berbantah dengan dia atas nama sendiri" 
(kanzul-
'Ummal, jilid VII, halaman 2025 dan 2079).
 
Hadits-hadits tersebut menerangkan seterang-terangnya bahwa apabila Dajjal 
muncul di 
zaman Nabi SAW, beliau akan mengalahkan dia dengan dalil. Ini menunjukkan bahwa 
membunuh Dajjal berarti memberantas kejahatan Dajjal; oleh karena Dajjal 
menyesatkan 
manusia dengan tipu-muslihatnya yang halus dan dengan menimbulkan keragu-raguan 
dalam batin manusia, maka kejahatan Dajjal hanya dapat diberantas dengan dalil. 
Maka 
dari itu, Nabi SAW bersabda bahwa beliau akan mengalahkan Dajjal dengan dalil. 
 
Demikian pula terbunuhnya Dajjal oleh Al-Masih, ini harus diartikan seperti 
dikalahkannya 
Dajjal oleh Nabi Suci dengan dalil. dengan perkataan lain, Al-Masih juga akan 
mengalahkan Dajjal dengan dalil atau menyelamatkan manusia dari fitnah Dajjal 
dengan 
jalan dakwah. Bahwa perkataan "qotala" mempunyai pula arti seperti tersebut di 
atas, ini 
diketemukan dalam Kamus Arab. Dalam kitab Nihayah, Kitab Kamus Hadits, di sana 
diuraikan bahwa kata-kata Qotalallohu Sa dan (yang makna aslinya, semoga Allah 
membunuh Sa'adj ini berarti dafallohu syarrahu, artinya "semoga Allah 
mengelakkan 
kejahatannya". Hadits tersebut dikutip sehubungan dengan peristiwa Tsaqifah. 
 
Selanjutnya, tatkala orang-orang membicarakan sumpah setia kepada dua Khalifah 
yang 
saling bermusuhan, salah seorang berkata sbb: uqtulul - akhira (makna aslinya, 
bunuhlah 
khalifah yang lain).
 
Jika kita ingat akan Hadits lain yang ada hubungannya dengan Hadits tersebut; 
kita 
menemukan bukti lagi, bahwa yang dimaksud membunuh Dajjal ialah menangkis 
kejahatannya. Ada beberapa Hadits yang menerangkan bahwa barang-siapa membaca 
sepuluh ayat terakhir dari Surat Al-Kahfi, ia akan selamat dari fitnahnya 
Dajjal. Ini becarti 
bahwa Dajjal bukan akan membunuh manusia, melainkan akan menyesatkan mereka 
dari 
jalan yang benar dengan menimbulkan keragu-raguan dalam batin mereka. 
 
Oleh sebab itu; supaya orang bisa selamat dari fitnahnya Dajjal, orang 
dianjurkan supaya 
membaca ayat-ayat Al-Qur'an.
 
Setidak-tidaknya jelas sekali bahwa Hadits ini sahih. Fitnahnya Dajjal bukanlah 
berarti 
membunuh manusia, melainkan menyesatkan mereka dengan bisikan jahat dan 
menimbulkan keragu-raguan. Jika demikian itulah yang dimaksud dengan fitnahnya 
Dajjal, 
maka cara pemberantasannya harus sama pula. Bacalah sekali lagi Hadits berikut 
ini :

"Demi Allah! Orang akan datang kepadanya (Dajjal) dengan keyakinan bahwa ia 
adalah 
mukmin, akan tetapi ia mengikuti dia; karena keragu-raguan yang ditimbulkan 
dalam 
batinnya".
 
"Makanan orang Mukmin pada zaman Dajjal adalah makanan para malaikat, yakni 
memuliakan dan memahasucikan Allah; maka barangsiapa di zaman itu memuliakan 
dan 
memaha-sucikan Allah, maka bagi dia, Allah akan menghilangkan 
kelaparan" (Kanzul'Ummal, jilid VII, halaman 2041 ).
 
"Barangsiapa berkata, Allah adalah Tuhanku, dan terus berbuat demikian sampai 
ia mati, 
Allah akan menyelamatkan dia dari fitnahnya Dajjal" (idem, jilid VII, halaman 
2080).
 
"Sesungguhnya, Allah akan menyelamatkan orang Mukmin dengan hal yang sama 
seperti 
Allah menyelamatkan para malaikat, yakni dengan mengagungkan Allah" (idem, 
jilid VIII, 
hataman. 2090). 
 
Dari Hadits-hadits tarsebut terang sekali bahwa orang mukmin akan diselamatkan 
dari 
fitnahnya Dajjal dengan jalan mengagungkan Allah. Yang dimaksud makanan orang 
mukmin pada zaman fitnahnya Dajjal ialah makanan rohani; karena sebagaimana 
makanan jasmani itu dimaksud untuk memelihara tubuh, makanan rohani itu 
dimaksud 
untuk mamelihara jiwa. 
 
Jadi Hadits tersebut menerangkan bahwa manusia akan diselamatkan dari kebejatan 
moral dan rohani yang dibuat oleh Dajjal dengan penyembuhan rohani, yakni zikir 
kepada 
Allah. Memang benar bahwa ada sebuah Hadits yang menerangkan berperang melawan 
Parsi dan Romawi, akan tetapi Hadits ini mungkin mengisyaratkan Perang Salib, 
tatkala 
seluruh bangsa-bangsa Kristen dikerahkan untuk menghancurkan Islam dengan 
pedang: 
 
Satu hal sudah jelas, bahwa obat yang dapat menyembuhkan orang dari fitnahnya 
Dajjal 
yang berhubungan dengan masalah agama, itu bersifat rohani. Dalam sebuah Hadits 
diterangkan bahwa jika pada waktu munculnya Dajjal Nabi SAW masih hidup, maka 
beliau 
akan mengalahkan Dajjal dengan dalil-dalil bahkan beliau menganjurkan agar para 
pengikut beliau juga berbuat demikian, jika nanti Dajjal muncul sesudah beliau. 
 
Selanjutnya, beliau menganjurkan agar para pengikut beliau membaca Surat 
Al-Kahfi, 
yang isinya membahas ajaran Kristen dan sejarah agama Kristen, sudah barang 
tentu 
tujuan.beliau ialah agar para pengikut beliau mengumpulkan kekuatan rohani 
untuk 
menolak segala bujukan-bujukan duniawi yang disajikan oleh pihak Kristen. Dalam 
Hadits 
lain Nabi SAW menganjurkan agar orang banyak berzikir kepada Allah, karena 
dengan 
jalan ini orang semakin dekat kepada Allah, dengan demikian ia memperoleh 
kekuatan 
rohani. Datangnya Masih Mau'ud mempunyai tujuan yang sama, yakni menghidupkan 
kembali iman manusia, dan memperbaiki kembali rohani manusia, yang sudah kalut 
karena merajalelanya peradaban kebendaan.
 
Barang siapa hafal sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir Surat Al-Kahfi
ia akan selamat dari (fitnahnya) Dajjal 
 
TAMAT
 
Wassalam
 
St. Sinaro
 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke