Assalamualaikum ww para sanak sapalanta,
Sekedar masukan utk wacana ttg Pancasila, Negara, Islam, dan Umat Islam, yg 
menarik minat beberapa agt RN belakangan ini, saya forward sebuah thread dalam 
milis Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) di bawah ini.
Semoga bermanfaat.
SB.
Saafroedin Bahar  Taqdir di tangan Allah, nasib di tangan kita.

-----Original Message-----
From: [email protected]
Date: 10 Jun 2011 09:27:41 
To: <[email protected]>
Reply-To: "No Reply"<[email protected]>
Subject: [aipi_politik] Digest Number 1690

Asosiasi Ilmu Politik Indonesia 
 
 
      Asosiasi Ilmu Politik Indonesia     
<http://groups.yahoo.com/group/aipi_politik;_ylc=X3oDMTJlcmM2NTV0BF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzE2Nzk1NTAwBGdycHNwSWQDMTcwNTczOTIwMwRzZWMDaGRyBHNsawNocGgEc3RpbWUDMTMwNzY5ODA2MQ-->
  
 
Messages In This Digest (1 Message) 
 
 
 1.  
  Adian Husaini: Pancasila Bukan Pandangan Hidup Umat Islam From: Satrio 
Arismunandar 
  
 View All Topics 
<http://groups.yahoo.com/group/aipi_politik/messages;_ylc=X3oDMTJnbHNiOWFzBF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzE2Nzk1NTAwBGdycHNwSWQDMTcwNTczOTIwMwRzZWMDZG1zZwRzbGsDYXRwYwRzdGltZQMxMzA3Njk4MDYx?xm=1&m=p&tidx=1>
  | Create New Topic 
<http://groups.yahoo.com/group/aipi_politik/post;_ylc=X3oDMTJncG81OGI4BF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzE2Nzk1NTAwBGdycHNwSWQDMTcwNTczOTIwMwRzZWMDZG1zZwRzbGsDbnRwYwRzdGltZQMxMzA3Njk4MDYx>
  
 Message 
 
 
 1. 
 
  
        Adian Husaini: Pancasila Bukan Pandangan Hidup Umat Islam       
<http://groups.yahoo.com/group/aipi_politik/message/7102;_ylc=X3oDMTJybnZyNGM2BF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzE2Nzk1NTAwBGdycHNwSWQDMTcwNTczOTIwMwRtc2dJZAM3MTAyBHNlYwNkbXNnBHNsawN2bXNnBHN0aW1lAzEzMDc2OTgwNjE->
 
 
Posted by: "Satrio Arismunandar" 
      [email protected]       
<mailto:[email protected]?Subject= 
Re%3A%20Adian%20Husaini%3A%20Pancasila%20Bukan%20Pandangan%20Hidup%20Umat%20Islam>
 
 
 Thu Jun 9, 2011 6:47 am (PDT) 
 
 

 
http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2011/06/07/15157/adian-husaini-pancasila-bukan-pandangan-hidup-umat-islam/
 
 Selasa, 07 Jun 2011
 
 Adian Husaini: Pancasila Bukan Pandangan Hidup Umat Islam
 
 Jakarta (voa-islam) - Dalam pandangan Adian Husaini, isu negara Islam
 itu sebenarnya tidak penting. Yang terpenting adalah apakah umat Islam
 sekarang ini bisa menjadikan negeri muslim ini sebagai negeri yang
 baldatun thoyyibatun warrabbun ghafur, negeri yang dibawah naungan
 ridho Ilahi.
 
 "Saya tidak bicara label negara Islam. Yang jelas, dengan Pancasila
 sebagai dasar negara, telah memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada
 umat Islam untuk menjalankan agamanya dan membangun negeri ini, negeri
 muslim yang besar," kata Adian saat dijumpai disela-sela acara diskusi
 di Jakarta.
 
 Ketika ditanya, apakah Pancasila sudah final? "Saya tidak suka dengan
 kata-kata final atau tidak final. Sebab, saya khawatir Pancasila akan
 disamakan dengan wahyu. Yang diperlukan sekarang ini bukanlah penguatan
 Pancasila, tapi mendudukkan Pancasila secara tepat dan proporsional
 serta menfasirkannya secara benar pula, seperti yang dimaui oleh para
 perumus Pancasila itu sendiri. Namun ironisnya, Pancasila telah
 diselewengkan sejak masa Orde Lama, Orde Baru, hingga Reformasi," jelas
 Adian.
 
 Yang harus dirumuskan dari Pancasila, kata Adian, adalah mendudukan
 Pancasila sebagai dasar negara, tapi jangan menarik Pancasila ke
 hal-hal yang berlebihan, seperti Pancasila sebagai pandangan hidup.
 Bukankah dalam setiap agama, punya konsepnya masing-masing tentang
 pandangan hidup. Karena itu, jangan mencari konsep tuhan, alam dan
 moral menurut Pancasila. Dalam Islam sendiri, punya konsep Ketuhanan,
 begitu juga dengan Kristen.
 
 "Ya sudah biarlah Pancasila diletakkan sebagai dasar negara, dimana
 komponen bangsa memahami Pancasila menurut pemahamannya masing-masing.
 Lalu pada level kenegaraan, mereka berjuang secara konstitusional,"
 jelas Adian.
 
 Kenapa Anda mengatakan Pancasila tidak bertentangan dengan Islam?
 Dijawab Adian, karena memang, Pancasila dari awal disepakati oleh para
 tokoh nasionalis maupun tokoh Islam. Tokoh Islam Muhammad Natsir tahun
 1954 mengatakan, Pancasila tidak bertentangan dengan Islam.
 
 "Yang diprotes kemudian oleh tokoh Islam pada masa Orla dan Orba adalah
 penafsiran yang menyuimpang dari Pancasila, misalnya Pancasila
 ditafsirkan secara Nasakom, dimana Pancasila justru mengakomodir
 komunisme. Hal itulah yang tidak bisa diterima oleh tokoh Islam. Jadi,
 bukan Pancasilanya, yang tidak bisa diterima, tapi ketika Pancasilan
 dijadikan sebagai worldview atau rumusan kehidupan. Tidak bisa, konsep
 ketuhanan dirumuskan oleh Pancasila. Dan sudah pasti, akan bertabrakan
 dengan konsep agama, terutama Islam," papar Adian.
 
 Harusnya Pancasila, lanjut Adian, tidak masuk ke wilayah worlview itu.
 Sebab, worldview itu wilayahnya agama. Karena itu, jangan jadikan
 Pancasila sebagai landasan moral atau perilaku. Dikhwatirkan menjadi
 bias dan menimbulkan kebingungan. Orang yang berilaku menurut Pancasila
 akan bertabrakan dengan Islam. Mengingat Islam sendiri sudah punya
 konsep perilaku.
 
 Pancasila Toghut?
 
 Kelompok Islam tertentu memahami Pancasila sebagai toghut. Bagaimana
 dalam pandangan Adian? "Saya bisa memahaminya, karena itu merupakan
 pemahaman yang panjang terhadap penyalahgunaan Pancasila itu sendiri.
 Saya sendiri menggunakan perspekstif Kasman Dimedjo, yang mengatakan
 Pancasila tidak bertentangan dengan Islam. Pancasila memberikan
 kesempatan kepada umat Uslam untuk berjuang menjalankan agamanya."
 
 Dengan Pancasila, lanjut Adian, umat Islam tidak dilarang untruk
 membaca Al Qur'an, menjalankan shalat, zakat dan sebagainya, bahkan
 sampai menerapkan syariat Islam, seperti di Aceh. Di Aceh, orang yang
 menjalan syariat Islam apakah akan dianggap melanggar pancasila? Tentu
 tidak.
 
 Menurut Adian, Piagam Jakarta adalah dokumen resmi, yang ditegaskan
 dalam dekrit Presiden 5 Juli 1959 oleh Bung Karno. Adapun dekrit itu
 merupakan satu kesatuan dengan Konstitusi UUD 1945. Setelah dekrit
 tersebut berlaku, banyak produk per-Undang-undangan di Indonesia yang
 konsdirennya mengacu pada Piagam Jakarta. Misalnya, berdirinya IAIN
 (Penpres no 11 tahun 1960).
 
 "Piagam Jakarta tidak pernah dipersoalkan. Tapi begitu masuk Orde Baru,
 banyak pihak yang alergi, mereka takut jika umat Islam menjalankan
 syariah. Padahal, jika umat Islam menjalankan syariah, sesungguhnya
 dijamin oleh konstitusi. Walaupun tidak secara eksplisit tujuh kata
 dicantumkan lagi, tapi yang jelas dekrit itu mengakomodir Piagam
 Jakarta," tukas Adian.
 
 Dengan demikian, secara operasional, Pancasila akan dijadikan acuan
 membentuk perundang-undangan, baik di bidang ekonomi, politik, maupun
 keagamaan. Sebagai contoh, melarang Ahmadiyah, tentu tidak melanggar
 ataupun bertentangan dengan Pancasila. Hal inilah yang terus
 diperjuangkan kelompok liberal untuk mencabut pasal penodaan agama
 (PNPS tahun 1965) karena dianggap bertentangan dengan Pancasila.
 
 Dikarenakan Pancasila yang sekarang mengacu pada rumusan Dekrit
 Presiden 5 juli 1959, maka berarti tidak boleh ada peratuaran
 perudangan-undangan di Indonesia yang bertentangan dengan syariah.
 "Kita bukan kembali pada rumusan Pancasila 18 Agustus ataupun 1 Juni,
 tapi 5 Juli 1959. Jadi tanggal 1 Juni itu bukan kelahiran Pancasila,
 tapi hari pidato Bung Karno di BPUPK. Kelahiran Pancasila adalah pada
 tanggal 18 Agustus 1945, dan diterima resmi secara nasional oleh
 komponen bangsa. 
 
 Tokoh Reformasi Acak-acak Pancasila
 
 Sementara itu dikatakan Pengamat politik dan budayawan Betawi Ridwan
 Saidi menegaskan, ketika ditanya perlukan umat Islam mendirikan negara
 Islam? Kata Babe- begitu ia akrab disapa, kita harus kembali pada UUD
 45 dulu, agar negara ini kembali normal keadaannya.
 
 "Jangan ada ide-ide yang lain dulu. Karena dengan perubahan yang
 dilakukakan oleh reformasi ini menjadi tidak karuan, Jadi kita nggak
 perlu bicara negara Islam itu dulu, Kita bicara UUD 45 yang asli," kata
 Ridwan.
 
 Menurut Ridwan, Yang menjadi masalah UUD 45 ini diacak-acak oleh
 reformasi, Pancasila itu sendiri disingkirkan oleh tokoh reformasi.
 Mereka itu tiada lain SBY, Amin Rais, Abdurrahman Wahid. Mereka inilah
 yang menyingkirkan Pancasila. Tapi kemudian ingin mengaktfkan lagi.
 
 "Sudahlah jangan buang-buang waktu. Jangan kita hina-hina Pancasila.
 Sebab, Pancasila itu juga karya ortu kita dulu. Jangan Islam diadu-adu.
 Islam itu sudah luhur. Yang jadi soal, Pancasila itu disepak. Mereka
 buat per-undang-undangan yang liberal,"tandasnya
 
 Dikatakan Ridwan Saidi, Dekrit Presiden 5 Juli 1959 bersandarkan pada
 Piagam Jakarta, yang kemudian melahirkan UUD 45. Tapi lagi-lagi, UUD 45
 diacak-acak oleh komplotan Amin Rais dan Abdurrahman Wahid, yakni UUD
 45 yang diamandemen. Akibatnya, hancurlah negara ini. Sekarang, ada
 upaya untuk mengaktifkan lagi Pancasila. Yang jelas, umat Islam punya
 garis yg tegas, setia pada negara ini, karena sejak awal umat Islam
 ikut mendirikan negara ini. Desastian
 
 [Non-text portions of this message have been removed]
 
  
 
 
          Back to top         
            Reply to sender
           
<mailto:[email protected]?Subject=Re%3A%20Adian%20Husaini%3A%20Pancasila%20Bukan%20Pandangan%20Hidup%20Umat%20Islam>
  | 
            Reply to group
           <mailto:[email protected]?Subject= 
Re%3A%20Adian%20Husaini%3A%20Pancasila%20Bukan%20Pandangan%20Hidup%20Umat%20Islam>
  | 
            Reply via web post
           
<http://groups.yahoo.com/group/aipi_politik/post;_ylc=X3oDMTJyMmQ2cjUzBF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzE2Nzk1NTAwBGdycHNwSWQDMTcwNTczOTIwMwRtc2dJZAM3MTAyBHNlYwNkbXNnBHNsawNycGx5BHN0aW1lAzEzMDc2OTgwNjE-?act=reply&messageNum=7102>
  
 
            Messages in this topic 
           
<http://groups.yahoo.com/group/aipi_politik/message/7102;_ylc=X3oDMTM2bHUwaWQzBF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzE2Nzk1NTAwBGdycHNwSWQDMTcwNTczOTIwMwRtc2dJZAM3MTAyBHNlYwNkbXNnBHNsawN2dHBjBHN0aW1lAzEzMDc2OTgwNjEEdHBjSWQDNzEwMg-->
  (1)  
   
 
  
 
Recent Activity 
 
        Visit Your Group       
<http://groups.yahoo.com/group/aipi_politik;_ylc=X3oDMTJmY2JnMmVlBF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzE2Nzk1NTAwBGdycHNwSWQDMTcwNTczOTIwMwRzZWMDdnRsBHNsawN2Z2hwBHN0aW1lAzEzMDc2OTgwNjE->
  
 
 
 
Give Back 
Yahoo! for Good 
<http://us.lrd.yahoo.com/_ylc=X3oDMTJuMGxhN28wBF9TAzk3MzU5NzE1BF9wAzEEZ3JwSWQDMTY3OTU1MDAEZ3Jwc3BJZAMxNzA1NzM5MjAzBHNlYwNuY21vZARzbGsDYnJhbmQEc3RpbWUDMTMwNzY5ODA2MQ--;_ylg=1/SIG=11314uv3k/**http%3A//brand.yahoo.com/forgood>
 
Get inspired 
by a good cause. 
 
Y! Toolbar 
Get it Free! 
<http://us.lrd.yahoo.com/_ylc=X3oDMTJwMDI1czdvBF9TAzk3MzU5NzE1BF9wAzIEZ3JwSWQDMTY3OTU1MDAEZ3Jwc3BJZAMxNzA1NzM5MjAzBHNlYwNuY21vZARzbGsDdG9vbGJhcgRzdGltZQMxMzA3Njk4MDYx;_ylg=1/SIG=11c6dvmk9/**http%3A//toolbar.yahoo.com/%3F.cpdl=ygrps>
 
easy 1-click access 
to your groups. 
 
Yahoo! Groups 
Start a group 
<http://groups.yahoo.com/start;_ylc=X3oDMTJwazN1YjUzBF9TAzk3MzU5NzE1BF9wAzMEZ3JwSWQDMTY3OTU1MDAEZ3Jwc3BJZAMxNzA1NzM5MjAzBHNlYwNuY21vZARzbGsDZ3JvdXBzMgRzdGltZQMxMzA3Njk4MDYx>
 
in 3 easy steps. 
Connect with others. 
 
 
Need to Reply? 
Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily 
Digest.  
 
      Create New Topic     
<http://groups.yahoo.com/group/aipi_politik/post;_ylc=X3oDMTJmYnVvNGE4BF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzE2Nzk1NTAwBGdycHNwSWQDMTcwNTczOTIwMwRzZWMDZnRyBHNsawNudHBjBHN0aW1lAzEzMDc2OTgwNjE->
  | 
      Visit Your Group on the Web 
<http://groups.yahoo.com/group/aipi_politik;_ylc=X3oDMTJkM2N1aW1nBF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzE2Nzk1NTAwBGdycHNwSWQDMTcwNTczOTIwMwRzZWMDZnRyBHNsawNocARzdGltZQMxMzA3Njk4MDYx>
  
 Messages 
<http://groups.yahoo.com/group/aipi_politik/messages;_ylc=X3oDMTJmYTdpbXF1BF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzE2Nzk1NTAwBGdycHNwSWQDMTcwNTczOTIwMwRzZWMDZnRyBHNsawNtc2dzBHN0aW1lAzEzMDc2OTgwNjE->
  | Files 
<http://groups.yahoo.com/group/aipi_politik/files;_ylc=X3oDMTJnOW1ydmpoBF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzE2Nzk1NTAwBGdycHNwSWQDMTcwNTczOTIwMwRzZWMDZnRyBHNsawNmaWxlcwRzdGltZQMxMzA3Njk4MDYx>
  | Photos 
<http://groups.yahoo.com/group/aipi_politik/photos;_ylc=X3oDMTJmbG44bnJxBF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzE2Nzk1NTAwBGdycHNwSWQDMTcwNTczOTIwMwRzZWMDZnRyBHNsawNwaG90BHN0aW1lAzEzMDc2OTgwNjE->
  | Links 
<http://groups.yahoo.com/group/aipi_politik/links;_ylc=X3oDMTJnYzMxMzJrBF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzE2Nzk1NTAwBGdycHNwSWQDMTcwNTczOTIwMwRzZWMDZnRyBHNsawNsaW5rcwRzdGltZQMxMzA3Njk4MDYx>
  | Database 
<http://groups.yahoo.com/group/aipi_politik/database;_ylc=X3oDMTJkMzAwMnJwBF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzE2Nzk1NTAwBGdycHNwSWQDMTcwNTczOTIwMwRzZWMDZnRyBHNsawNkYgRzdGltZQMxMzA3Njk4MDYx>
  | Polls 
<http://groups.yahoo.com/group/aipi_politik/polls;_ylc=X3oDMTJnN2oxdGk4BF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzE2Nzk1NTAwBGdycHNwSWQDMTcwNTczOTIwMwRzZWMDZnRyBHNsawNwb2xscwRzdGltZQMxMzA3Njk4MDYx>
  | Members 
<http://groups.yahoo.com/group/aipi_politik/members;_ylc=X3oDMTJmcW03bjhrBF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzE2Nzk1NTAwBGdycHNwSWQDMTcwNTczOTIwMwRzZWMDZnRyBHNsawNtYnJzBHN0aW1lAzEzMDc2OTgwNjE->
  | Calendar 
<http://groups.yahoo.com/group/aipi_politik/calendar;_ylc=X3oDMTJlYTNsZW0wBF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzE2Nzk1NTAwBGdycHNwSWQDMTcwNTczOTIwMwRzZWMDZnRyBHNsawNjYWwEc3RpbWUDMTMwNzY5ODA2MQ-->
  
  
<http://groups.yahoo.com/;_ylc=X3oDMTJlZWtwbmJxBF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzE2Nzk1NTAwBGdycHNwSWQDMTcwNTczOTIwMwRzZWMDZnRyBHNsawNnZnAEc3RpbWUDMTMwNzY5ODA2MQ-->
  
 Change settings via the Web 
<http://groups.yahoo.com/group/aipi_politik/join;_ylc=X3oDMTJncGc5Y2kwBF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzE2Nzk1NTAwBGdycHNwSWQDMTcwNTczOTIwMwRzZWMDZnRyBHNsawNzdG5ncwRzdGltZQMxMzA3Njk4MDYx>
  (Yahoo! ID required) 
 Change settings via email: Switch delivery to Individual 
<mailto:[email protected]?subject=Email Delivery: Indiviual 
Email>  | Switch format to Traditional 
<mailto:[email protected]?subject=Change Delivery 
Format: Traditional>  
 
      Visit Your Group     
<http://groups.yahoo.com/group/aipi_politik;_ylc=X3oDMTJldnI0dGV2BF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzE2Nzk1NTAwBGdycHNwSWQDMTcwNTczOTIwMwRzZWMDZnRyBHNsawNocGYEc3RpbWUDMTMwNzY5ODA2MQ-->
  | 
      Yahoo! Groups Terms of Use     <http://docs.yahoo.com/info/terms/>  | 
      Unsubscribe     
<mailto:[email protected]?subject=Unsubscribe>     
<http://geo.yahoo.com/serv?s=97359715/grpId=16795500/grpspId=1705739203/msgId=1690/stime=1307698061/nc1=1/nc2=2/nc3=3>
  

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke