Saya sudah lama menjadi penikmat pusi-puisi 'balada' Iffah yang mengalir lancar dan subtil menceritakan apa saja yang ada dalam relung hatinya.
Rina, yang awalnya tampil sebagai penutur yang terampil dan detil, ternyata juga mampu menampilkan puisi altuirtik yang menggigit, menjadikan Palanta semakin indah. Dan sekarang saya rindu puisi pada Rina yang lain. Kembali ke Iffah, ketika mengisahkan dirinya berkecimpung di tabek gadang, yang terbayang oleh saya adalah sebuah tarian angsa Angsa putih yang dengan anggun melaju membelah air sembari mengelapakkan sayapnya dengan lembut, selembut puisi Iffah Iffah, tetaplah menulis Depok, 12-06-11 11:38 PM HDB-SBK -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
