Bab 1 : K. Keimanan (Faith) 

Dalam bidang keimanan, seluruh warga dunia harus melepaskan diri dari hal-hal 
yang 
tidak masuk akal (absurditas) dan khayalan para juru dakwah, mubalig, pendeta, 
domine, 
serta pastor yang meracuni kebebasan manusia. Untuk itu, Iluminasi dengan 
kecerdasannya yang tinggi harus mengubah cara pandang pemeluk agama yang ada. 
Ajaran-ajaran konvensional yang diajarkan para juru dakwah agama harus 
direformasi 
secara halus dan rasional. Berbagai argumentasi atau dilema ajaran agama harus 
disuntikkan kepada para generasi muda Isu-isu yang menggoyangkan agama harus 
dikemas dengan cara yang sangat baik, apakah melalui penayangan film, sinteron, 
maupun pembahasan ilmiah di kampus. Salah satu yang mereka kampanyekan adalah 
relativitas ajaran agama. Sikap yang mengabsolutkan sesuatu yang bertentangan 
dengan 
ajaran Iluminasi yang anti-tirani, termasuk ajaran agama yang menurut mereka 
telah 
memenjarakan kebebasan berpikir
 
Mereka akan terus berusaha untuk mencari dalih-lalih yang dapat melemahkan dua 
agama besar, yaitu Kristen dan Islam. Terutama menghancurkan dominasi Gereja 
Roma 
Katolik yang menurut mereka adalah tirani. Mereka berkata, "Tujuan sosial 
politik 
Freemason adalah membebaskan manusia dari tirani gereja katolik dan dari 
kekuasaan 
siapa saja yang tidak demokratis."
 
Sebab itulah, dengan bangga mereka mengaku sebagai anti Kristus, bahkan membuat 
satu peraturan tersendiri yang harus ditaati dan dijadikan ajaran pengikut 
Iluminasi/freemason yang disebut dengan Ordo Antichrist Illuminati (OAI).
 
Ajaran kemanusiaan yang berdasarkan pada kebebasan dan cinta adalah lambang 
dari 
ajaran agama Iluminasi. Sebab itulah, mereka pun menggalang dan mencari 
justifikasi 
untuk mengakui homoseksualisme dan lesbianisme sebagai bentuk dari kemanusiaan 
yang harus dihargai di dunia Barat para homoseksual serta lesbianisme telah 
mempunyai 
organisasinya sendiri.
 
Penafsiran-penafsiran aktual harus digalakkan di kalangan generasi muda 
Kristen. Mereka 
harus berani membongkar segala penafsiran kuno yang menjadi penjara kebebasan 
berpikir, sebagai contoh adalah penafsiran setan, legenda, simbol-simbol 
sebagaimana 
yang ditulis dalam kitab Injil Perjanjian Baru pada Wahyu 13: 1-3:
 
"Lalu aku melihat seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan 
berkepala tujuh; di atas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh mahkota dan pada 
kepalanya 
tertulis nama-nama hujat umpatan. Binatang yang kulihat itu berupa macan tutul 
dan 
kakinya seperti kaki beruang dan mulutnya seperti mulut singa. Dan naga itu 
memberikan 
kepadanya kekuasaannya yang besar. Maka tampak kepadaku kepalanya seperti luka 
yang membahayakan hidupnya, tetapi luka itu kemudian sembuh. Dan seluruh dunia 
heran lalu mengikuti binatang itu dan menyembahnya…"
 
Mereka menafsirkan secara terbalik dan bertentangan dengan konvensi penafsiran 
baku 
yang diajarkan kaum Kristen selama ini. Bagi mereka, binatang yang dimaksud 
tidak lain 
adalah "tuhan yang asli" (kosmik Kristus), yang akan menghancurkan dan 
menghujat 
tuhan-tuhan yang diyakini penganut agama Kristen, misal keyakinan akan sifat 
ke-ilahian 
Yesus. Bagi mereka, keyakinan Yesus sebagai Tuhan (Kristus) adalah bid'ah dan 
sesat. 
Itulah sebabnya mereka yakin bahwa hanya kaum Iluminasi dan para anggota 
freemason 
yang akan membuka mulut binatang tersebut. Dengan pengertian bahwa mereka akan 
mendakwahkan dan menyebarkan agama yang sebenarnya (Jehovah) guna menghujat 
sesembahan manusia yang salah, menghapuskan segala gelar dan nama --Trinitas: 
Tuhan 
Bapa, Anak, dan Roh Kudus-- serta menghancurkan segala gereja atau perkemahan 
sucinya, sebagaimana yang tercantum dalam Injil Perjanjian Baru,
 
"Latu mereka (kaum Iluminasi) membuka mulutnya untuk menghujat Allah, menghujat 
nama-Nya, dan kemah kediaman-Nya...." (Wahyu 13: 6)
 
Kaum Iluminasi menawarkan berbagai argumentasi rasional agar manusia bebas dari 
keimanan agama mereka sebelumnya. Mereka memperkenalkan berbagai falsafah yang 
berawal dari materialisme, perkembangan nilai kemanusiaan, kebebasan, dan 
akhirnya 
menawarkan paham baru yang disebut dengan unitarian universalist. Paham ini 
sudah 
sangat pesat di Amerika Serikat, bahkan sudah berdiri beberapa gereja yang 
mengaku 
sebagai aliran unitarian. 21
 
Untuk mengganti agama yang ada --Kristen, Katolik, dan Islam-- mereka 
memperkenalkan 
ajaran mistik, okultis yang berbau sinkretisasi --seperti aliran kepercayaan-- 
disertai 
dengan argumentasi-argumentasi pseudo ilmiah. Misalnya, memperkenalkan tuhan 
Baphomet, Avatar, Guru, Sanata Dharma, Sion, Hiram Abiff, dan berhala atau 
tokoh-tokoh 
yang merupakan satu pencampuran dari berbagai kebiasaan agama animisme pada 
masa 
lalu, yang dihidupkan kembali dengan kemasan rasionalisme tersebut
 
Penafsiran atas Alkitab, baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, 
ditafsirkan secara 
terbalik atau dikaitkan dengan kepercayaan mistik mereka, terutama tentang 
kadatangan 
Yesus.
 
Dasar falsafah kebebasan, hak azasi manusia yang paling fundamental ditafsirkan 
oleh 
mereka termasuk kebebasan seseorang untuk menentukan dirinya, apakah dia mau 
menjadi seorang lesbian, homoseksual, atau heteroseksual. Semua itu diserahkan 
sepenuhnya kepada manusia. Tidak ada satu pun yang berhak melarang dan 
mengganggu 
hak azasi manusia termasuk cara manusia memilih gendernya sendiri. Perkembangan 
hak azasi manusia, yang saat ini berkembang dan menjadi salah satu primadona 
serta 
tema politik Amerika, sedikit banyak dipengaruhi pula oleh falsafah unitarian 
universalist 
yang merupakan mata rantai dari gerakan Iluminasi tersebut.

Bab 1 : L. Berpikir Bebas (Free Thinkers) 

Kaum Iluminasi memperkenalkan satu metode berpikir yang bebas nilai. Menurut 
pemikiran mereka, manusia tidak pernah akan mencapai puncak kebenaran, kecuali 
manusia membebaskan dirinya dari segala dogma agama. Menurut American Heritage 
Dictionary, orang yang berfikir bebas adalah mereka yang menolak dogma utama 
dari cara 
berfikir yang diajarkan agama.
 
Bahkan, seorang pencari kebenaran yang sejati, haruslah pertama kali membongkar 
dan 
mempertanyakan kebenaran yang diperkenalkan secara sepihak oleh para juru 
dakwah 
agama. Manusia telah terperangkap dalam kelemahan, dikarenakan kebebasannya 
yang 
fitri telah dirampas oleh kekuasaan gereja. Setiap hari Minggu, berjuta-juta 
umat yang 
bodoh telah digiring untuk menerima dogma-dogma, legenda, serta berbagai cerita 
khayalan yang membuat manusia terbuai. Para pengikut Iluminasi dan freemason 
mempercayai akan pentingnya "satu agama".
 
Dan pemahaman manusia terhadap Tuhan diserahkan kepada manusia itu sendiri, 
sepanjang dirinya bebas. Itulah sebabnya freemason tidak berminat terhadap 
segala hal 
yang berbau teologis, karena mereka lebih mementingkan satu kesatuan, yaitu 
satu 
dunia, satu warga negara, dan satu kehidupan. Ha1 ini disebutkan oleh Weishaupt:
 
"Pengikut freemason 'menjual' dogma monoteisme (satu Tuhan). Bahwa pemahaman 
manusia terhadap Tuhan sepenuhnya diserahkan kepada manusia sendiri dalam 
menginterpretasikan-Nya. Freemason tidak berminat terhadap tujuan teologi. 
Inilah basis 
keuniversalitasan."
 
"Monotheism is sole dogma a freemason. Believe in God is required of every 
initiate, but 
his conception of the supreme being is left to his own interpretation. 
Freemason is not 
concerned with theological destination. This is the basis of universalities."
 
Tema serta berbagai isu yang diketengahkannya sangat populer karena merujuk 
pada 
kesatuan, kemanusiaan, kemerdekaan, sebagaimana tiga prinsip yang dibawa oleh 
anggota freemason yang agung, yaitu Hiram Abiff: kebijaksanaan, kekuatan, dan 
keindahan.
 
Ajaran untuk membebaskan pikiran dari tirani agama, dimaksudkan agar manusia 
merasakan keadaan dirinya sendiri yang bersifat alamiah, tanpa tekanan atau 
otoritas dari 
lembaga gereja yang mereka anggap telah memberikan indoktrinasi yang salah 
kepada 
umat manusia. 

Bersambung ke bab 1.13
 
Wassalam
 
St. Sinaro
 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke