Assalamu'alaikum WW

Sabananyo dek sanak Jepe lah berbicara (nan memang ahli hutan) ambo ndak ingin 
menanggapilai karano dipandang dari sudut ekologi dan bahaya membukak kawasan 
hutan apo nan disampaikan Pak Jepe itu memang bana, namun apo nan disampaikan 
sanak Muhammad Zuhrizul paralu juo di pertimbangkan karano juo diatur oleh 
undang-undang.

Menurut UU 41 tahun 1999 Fungsi Hutan itu ado 3, yaitu 1. Fungsi Konsefasi 
untuk 
ekologi, 2. Fungsi Sosial untuk masyrakat sekitar, penelitian dll, dan 3. 
Fungsi 
Ekonomi untuk pemasukan bagi rakyat dan negara.

Hutan memang sebagai penyangga kehidupan namun hutan kalau tidak di kelula maka 
nilai ekonominya jadi mati, jadi nan paliang tapek adolah hutan di lestarikan 
melalui pengelolaan nan profesional supayo nilai sisial dan ekonominyo juo 
dapek 
bagi masyarakat dan negara.

sekian sekedar tambahan

 
Terima kasih
 
Afrijon Ponggok
Katik Basa Batuah
44,L,Pisang,Batipuah Baruah, Luahak Nan Tuo, Pekanbaru




________________________________
Dari: muhammad zuhrizul <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Sel, 14 Juni, 2011 19:12:03
Judul: Bls: Bls: [R@ntau-Net] BUAT JALAN KE GUNUNG MERAPI/TALANG


Sanak sadonyo 
apapun yang disampaikan dunsanak tu batua sadonyo.. baitu pulo yang 
dibahas/diperdebatkan saat membuat jalan ke kawah gunung Bromo yang terjal dan 
malah masih aktif. Tuhan menciptakan alam yang indah untuk di jaga dan 
dinikmati 
agar manusia selalu mensyukuri ciptaaNYA, konsep Hutan Lindung itu bukan tidak 
boleh di apa-apakan, tapi Hutan Lindung itu Konsepnya LESTARI DAN BERMANFAAT. 
MELESTARIKAN HUTAN BUKAN BERARTI TIDAK BOLEH DI APA-APAKAN.. , tapi LESTARI DAN 
BERMANFAAT dari  keberadaan  Hutan why Not ?  makanya tidak ada salahnya wacana 
ini kita kembangkan sebab sudah ada daerah yang berhasil dan mendatangkan 
dampak 
ekonomi seperti Penjual makanan, sewa bus, sewa jeep, sewa kuda, homestay dll. 
dan jelas akan menjadi wisata andalan sumbar nantinya.kalaulah terlalu terjal 
ke 
gunung Merapi mungkin bisa di fikirkan ke Gunung Talang yang agak landai, sebab 
view kebun teh, danau Talang dan telaga yang menabjubkan akan dapat dinikmati 
setiap orang...menurut ambo tidak ada salahnya kita berikan pemikiran ini 
...wassalam

--- Pada Sel, 14/6/11, jupardi andi <[email protected]> menulis:


>Dari: jupardi andi <[email protected]>
>Judul: Bls: Bls: [R@ntau-Net] BUAT JALAN KE GUNUNG  MERAPI/TALANG
>Kepada: [email protected]
>Tanggal: Selasa, 14 Juni, 2011, 6:51 PM
>
>
>Dunsanak nan dilapau
>
>Betul  Pak TR
>
>Pengalaman berbicara kalau lah tabukak akses jalan disekirar atau membelah 
>hutan 
>lidung suaka margasatwa yang rata-rata topographinya berat (salah satu 
>indikator 
>menetapkan sebuah kawasan hutan) maka kecendurangan hutan kiri kanan di 
>seputar 
>G Merapi (M), Singgalang (S) dan Talang (T) itu akan terjadi pembalakan liar 
>serta okupasi lahan untuk pertanian oleh masyarakat  yang terkadang jauh dari 
>kaidah cara pengeloloaannya konservasi tanah dan air dan berpotensi longsor 
>dan 
>erosi sedikit demi sedikit suatu saat akan terakumulasi (jika tanah terkelupas 
>lonsor sedikit  saja kecendrungannya akan selalu bergerak (labil) dan tentunya 
>akan menyengsarakan sebuah komunitas masyarakat yang  dilembah atau di daratan 
>(fenomena Galodo) yang rata-rata hidup secara agraris
>
>Secara awam dan sederhana coba kita ambil peta top daerah sekitar M,S dan T 
>tersebut juga peta citra landsat terkini (untuk melihat penutupanvegetasi) 
>bagaimana alur/badan jalan yang akan dibuat itu, masih adakah punggung bukit 
>atau puncak bukit yang saling sambung menyambung tanpa terputus pada 
>ketinggian 
>yang sama atau jika mendaki keatas dengan kemiringan yang bisa ditoleransi 
>buat 
>kendaraan motor begitu juga radius belokannya, jika terpotong dan perlu di 
>hubungkan berapa lebar jurang tersebut dan kedalamannya berapa tinggi dan 
>banyak 
>tonggak beton kokok (seperti di kelok sembilan akan dibuat), belum lagi sungai 
>dan anak sungai berapa banyak.
>
>Dipeta jantop yang diterbitkan bakosurtanal TNI AD kita bisa lihat garis-garis 
>kontur dan kemiringan mulai dari dataran sampai kepuncak kedua gunung 
>tersebut, 
>jika masih mengandalkan pembuatan jalan mengikuti kontur itu  artinya akan ada 
>pemapasan tebing gunung dan penimbunan yang rawan lonsor dan erosi, badan 
>jalan 
>di papas dan dikupas agar datar tapi sebelah kiri atau kanannyo adalah tebing 
>sisilainnya pasti jurang yang dalam  menganga (bisa lihat jalan alternatif 
>dari 
>Sicincin, Malalak tembus ke Padang Luar yang sedang di bangun sekarang) jika 
>tidak memapas dan mengikuti kontur maka siap-siap menghubungkan suatu tempat 
>yang terpisah dengan beton2 penopang jalan seperti kelok 9 (jika ini yang 
>dilakukan maka memang diperlukan uang yang banyaknya kalau di bakar bisa 
>menghanguskan satu ekor kerbau besar) banyak lagi kajian2nya secara teknis 
>yang 
>saya sampaikan itu hanya kulit2nya saja.
>
>
>Dijaman "Pitih samakin sarik, nan rokok samakin lamak juo diisok" memang perlu 
>skala Prioritas membangun ini walau secara teknis bisa saja membangun jalan 
>kendaraan keatas gunung M.S, dan T banyak lagi skala prioritas dari pada 
>membuat 
>jalan layang yang sangat indah seperti  maket2 serta animasi-animasi yang 
>membuat kita berdecak kagum dalam membangun sarana dan prasarana jalan buat 
>yang 
>katanya buat parawisata seperti didearah Agam yang topografinya cukup berat 
>menuju Bukit Tinggi dengan jalan2 layang dan tonggak beton yang tinggi dengan 
>jumlahnya ratusan buah dan menurut saya tidak ada gunanya karena parawisata 
>ranah minang berbasis alam dengan keindahan apa adanya, bukan parawisata 
>sebuah 
>industri yang lengkap dari hulu ke hilir seperti genting hihgland yang 
>dicontohkan Pak Taufik, ada alam, ada judi, ada sek, dan lain sebagainya tentu 
>mereka melengkapi sarana dan prasarana yang canggih2.
>
>Jadi orang luar yang berkata "orang sumbar bodoh itu" memang Terrrlaaalluuuu 
>kurang ajar, utaknyo di ampu kaaakkiiii
>
>Wass-Jepe
>
>
>
>
>
________________________________
Dari: "[email protected]" <[email protected]>
>Kepada: [email protected]
>Terkirim: Sel, 14 Juni, 2011 18:21:57
>Judul: Re: Bls: [R@ntau-Net] BUAT JALAN KE GUNUNG MERAPI/TALANG
>
>Ambo satuju jo Jepe...
>
>Jan samokan Merapi- Singgalang jo Tangkuban Perahu
>Iko meliputi medan maupun kandungan Flora-Faunanyo
>
>Kok medannyo tantu labiah barek dari Tangkuban Perahu, baitu juo pengaruh/ 
>gangguan pada Ecosystemnya akan lebih beresiko
>
>Jadi manuruik ambo bia sajolah sesuai dengan kondisi kini ko
>
>Baitu juo kok ka di buek kereta gantung bantuak dari bawah KL ka Genting 
>Highland
>
>Itu raminyo kan dek urang bajudi, kalau sekadar jalan2 indak baitu banyak
>
>Kok dibuek jalan group nan naiak tantu bukan Mapala/Wanadri lai, tapi club  
>racing
>
>---TR
>
>
>Sent from my BlackBerry®
>powered by Sinyal Kuat INDOSAT
>
>-- 
>.
>* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
>wajib 
>mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
>http://groups.google.com/group/RantauNet/~
>* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>===========================================================
>UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
>- DILARANG:
>  1. E-mail besar dari 200KB;
>  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
>  3. One Liner.
>- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
>http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
>- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap  posting
>- Hapus footer & seluruh  bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
>subjeknya.
>===========================================================
>Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
>http://groups.google.com/group/RantauNet/
>
-- 
>.
>* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
>wajib 
>mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
>http://groups.google.com/group/RantauNet/~
>* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>===========================================================
>UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
>- DILARANG:
>1. E-mail besar dari 200KB;
>2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
>3. One Liner.
>- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
>http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
>- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
>subjeknya.
>===========================================================
>Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
>http://groups.google.com/group/RantauNet/
>  
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib 
mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke