Angku Afrijon yth. Maliek kasus di nagari ambo mungkin iko paralu pulo disisipkan Pak, yaitu *bahaya pemakaian herbicida dan insecticida* yang tidak pada tempatnya.
Entah karena tiadanya informasi atau tak adanya pengawasan dari pemerintah (Dinas Pertanian) atau karena promosi yang berlebihan dari produsen, mako penggunaan kaduo jenis racun itu di kampuang ambo batue batue alah merusak lingkungan. Hanya untuak mambarasiahkan rumpuait-rumpuik di pakarangan rumah sajo, urang kampuang mamakai herbicida -----> menghancurkan plasma nuftah (diantaranya sangat berguna untuk tanaman obat). Salam AI -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
