Iko potongan Giring2 Peraknyo Makmoer Hendrik yo Salam
Andiko On 6/25/11, Sutan Sinaro <[email protected]> wrote: > "wuuut...", > > hampir saja ujung kaki Palimo menyentuh dadanya ketika terjangan "memecah > rasak" > simpanan Palimo diarahkan ke dirinya. Nasib baik ia masih fasih menggunakan > "gelek > kuciang lia" yang selalu diutamakan gurunya dalam menghindari serang lawan > bagaimanapun besarnya. Ia tidak habis pikir bagaimana Palimo bisa > mementahkan > serangan "Tikam Tuo" andalan nya, padahal semua titik tempat menghindar > sudah > dijangkau oleh ujung jari kakinya, dan lelaki itu mampu menghantarkan > serangan balas > yang sulit diikuti mata. Habis sudah semua pelajaran dari gurunya ia > kerahkan dan > akibatnya ia hanya mampu menghindar kesana kemari dari serangan Palimo. > Rasanya > Palimo berada di atas angin sedikit dari dirinya, dan mungkin hanya menunggu > waktu > sampai ia kehabisan tenaga dan terjilapak. > Namun pikirannya melayang mengingat kejadian 10 tahun yang lalu ketika > gurunya > diserang terjangan "memecah rasak" andalan "Tuo Napa" guru terakhir Palimo. > Ketika itu gurunya bergerak sangat aneh dan akhirnya berhasil mengusir > lawannya. Gurunya pernah bercerita tentang Ngo Cun Sam, seorang sahabat > gurunya > ketika mengunjungi negeri Cina. JurusĀ "Harimau Pulang ke gunung" yang > pernah > diajarkan sahabatnya itu adalah jurus "gelek" yang aneh dan dapat berbalik > tanpa diduga > lawan. Dan serangan balik itu sangat sesuai jika memakai jurus "Menebarkan > angin > membelah mega" untuk membalas. Ia sendiri tidak pernah mencoba kedua jurus > itu, > akan tetapi ia sering melihat bagaimana gurunya memainkannya hingga ia hafal > di luar > kepala. Dalam keterdesakannya itu mau tak mau ia harus mencoba warisan > gurunya, > kalau tidak ia akan tetap dikejar kesana kemari oleh Palimo sampai ia > kehabisan tenaga. > Dan kesempatan itu ia dapatkan, ketika gumpalan tinju palimo datang hendak > membentur > dadanya. Segera saja ia menghindar dengan gelek, yang diduga Palimo masih > gelek > "Kuciang Lia", tapi kemudian membuat mata Palimo terbelalak karena kaki > pemuda itu > telah mengarah ke lututnya. Gelek harimau pulang ke gunung berhasil membuat > Palimo > terkesima dan selanjutnya serangan tipuan "Menebar angin" mengarah ke lutut > Palimo > tapi kemudian lelaki itu melenguh keras di saat ujung jarinya menyentuh > dada Palimo dan kemudian terlipat menjadi gumpalan tinju yang merupakan > serangan "membelah mega" dan bergendang di dada lelaki ituĀ sebelum > terjerembab dan memuntahkan darah segar. > > "Engkau bukan murid "Tuo Agam", murid siapa engkau ?". > > sergah Palimo dengan serak karena rasa nyeri di dadanya. > Ia tidak menggubris pertanyaan lelaki itu. Dibiarkannya Palimo > berteriak-teriak serak > menanyakan gurunya, sambil melangkah meninggalkan kaki bukit itu. > Yang pasti kejadian hari itu telah membuat lelaki itu jera dan tidak mau > lagi > mengganggu bahkan hampir memperkosa kedua isteri yang dicintainya Maisarah > dan Aisyah. > > Akhir Juni 2011 > > St. Sinaro > > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > -- Sent from my mobile device -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
