maaf, pak Zultan,

hampie kadaso media manyadiokan ruang untuak berita2 samacam iko...jan lah 
sampai palanta wak ko ikuik2pulo... memang OOT tapi lah jauh bana dari baminang 
ria dan ciek lai perbuatan ko bukan malangga hukum.

wassalam,
yansen



>________________________________
>Dari: ZulTan <[email protected]>
>Kepada: [email protected]
>Dikirim: Minggu, 26 Juni 2011 15:23
>Judul: [R@ntau-Net] OOT:  Wali Kota Bogor Nikahi ABG?
>
>
>
>Syahdan, ada kisah dari negeri kami
>Sang raja menambah permaisuri
>Inikah yang dinamakan poligami bak Nabi
>Sementara yang tua mungkin sakit hati
>
>Salam,
>ZulTan L, 50, Bogor
>
>
>
>REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR - Isu soal Walikota Bogor, Diani Budiarto, 
menikah kembali dengan seorang remaja , berinisial SI, 18, warga Jakarta 
merebak di Bogor. Resepsi pernikahan, menurut banyak sumber, dilakukan 
di di Cluster Panorama, Perumahan Elit Bogor Nirwana Residence (BNR), 
Bogor Selatan.
>Berdasar pantauan, di lokasi itu memang tengah 
berlangsung hajatan. Semua tamu undanganĀ  mengenakan batik dan sebagian 
besar menggunakan bus pariwisata.
>Bila benar, maka ini adalah 
pernikahan keempat Budiarto. Fauziah Budiarto, istri pertamanya, sedangĀ  
terbaring sakit disalah satu rumah sakit di Jakarta."Bapak dari 
sekarang sampai Jum'at (24/6) tidak bisa diganggu karena sangat sibuk," 
ujar Erry, petugas protokoler yang sehari-hari bertugas di kediaman 
rumah pribadi Wali Kota Diani Budiarto di Cluster Panorama, BNR, Bogor 
Selatan, saat ditemui wartawan, kemarin.
>Ketua LSM Barisan 
Monitoring Hukum (BMH) Bogor, Irianto, menyayangkan hal ini, karena 
posisi Budiarto sebagai pejabat publik. "Apalagi menikah untuk empat 
kali dan diduga telah memalsukan surat-suratnya alias tanpa restu 
istri-istri sebelumnya," kata Irianto kepada wartawan.
>Tak hanya 
itu, menurutnya, sangat tidak etis seorang kepala daerah menikahi 
seorang gadis remaja yang sebelumnya sempatĀ  bekerja di sebuah cafe itu. "Kalau 
seperti ini, sifatnya bukan menolong tapi sudah nafsu semata 
yang dikedepankan dan ini bisa dikategorikan pelanggaran kode etik 
pejabat pemerintah," ungkapnya.
>
> 
-- 
>.
>* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
>wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
>http://groups.google.com/group/RantauNet/~
>* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>===========================================================
>UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
>- DILARANG:
>1. E-mail besar dari 200KB;
>2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
>3. One Liner.
>- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
>http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
>- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
>subjeknya.
>===========================================================
>Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
>http://groups.google.com/group/RantauNet/
>
>
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke