Pak Jacky, Terima kasih banyak, Bagi saya alam takambang jadi guru. Mulailah dari diri kita dulu kalau hasilnya bagus pasti dicontoh orang kalau gagal ya kita sendiri toh tak ada orang lain yang dirugikan.
Wassalam Zulkarnain Kahar ________________________________ From: Jacky Mardono Tjokrodiredjo <[email protected]> To: [email protected]; Polri <[email protected]>; Polda Kaltim Milis <[email protected]>; VCM <[email protected]>; [email protected]; [email protected]; [email protected]; Saafroedin Bahar <[email protected]>; RN St Sinaro <[email protected]> Cc: [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected] Sent: Wed, June 29, 2011 9:48:21 AM Subject: Re: [R@ntau-Net] PEREDARAN DAN PENGGUNAAN NARKOBA DI INDONESIA-"uu ri tantang narkoba,banci-jb" Bapak Zulkarnain Kahar yg bijaksana. Ada kalimat bapak yang saya sangat-sangat setuju, dalam kita berperang melawan narkoba. Saya setuju bahwa perang terhadap narkoba dimulai dari rumah kita. Dua peluru tangguh adalah kasih sayang dan rasa peduli. Kalimat bapak, dapat dijadikan doktrin, dalam berperang melawan narkoba. Bagi mereka yang peduli terhadap anggota keluarganya, inilah ciri-ciri pengguna narkoba: 1. F I S I K - Berat badan turun drastis. - Mata terlihat cekung dan merah, muka pucat, dan bibir kehitam-hitaman. - Tangan penuh dengan bintik-bintik merah, seperti bekas gigitan nyamuk dan ada tanda bekas luka sayatan. Goresan dan perubahan warna kulit di tempat bekas suntikan. - Buang air besar dan kecil kurang lancar. - Sembelit atau sakit perut tanpa alasan yang jelas. 2 E M O S I - Sangat sensitif dan cepat bosan. - Bila ditegur atau dimarahi, dia malah menunjukkan sikap membangkang. - Emosinya naik turun dan tidak ragu untuk memukul orang atau berbicara kasar terhadap anggota keluarga atau orang di sekitarnya. - Nafsu makan tidak menentu. 3. P E R I L A K U - Malas dan sering melupakan tanggung jawab dan tugas-tugas rutinnya. - Menunjukkan sikap tidak peduli dan jauh dari keluarga. - Sering bertemu dengan orang yang tidak dikenal keluarga, pergi tanpa pamit dan pulang lewat tengah malam. - Suka mencuri uang di rumah, sekolah ataupun tempat pekerjaan dan menggadaikan barang-barang berharga di rumah. Begitupun dengan barang-barang berharga miliknya, banyak yang hilang. - Selalu kehabisan uang. - Waktunya di rumah kerapkali dihabiskan di kamar tidur, kloset, gudang, ruang yang gelap, kamar mandi, atau tempat-tempat sepi lainnya. - Takut air, jika terkena akan terasa sakit, karena itu mereka jadi malas mandi. - Sering batuk-batuk dan pilek berkepanjangan, biasanya terjadi pada saat gejala “putus zat”. - Sikapnya cenderung jadi manipulatif dan tiba-tiba tampak manis bila ada maunya, seperti saat membutuhkan uang untuk beli obat. - Sering berbohong dan ingkar janji dengan berbagai macam alasan. - Bicara cedal atau pelo. - Jalan sempoyongan - Mengalami jantung berdebar-debar. - Sering menguap. - Mengeluarkan air mata berlebihan. - Mengeluarkan keringat berlebihan. - Sering mengalami mimpi buruk. - Mengalami nyeri kepala. - Mengalami nyeri/ngilu sendi-sendi. ----------- Untuk lebih mendalami, ciri-ciri pengguna narkoba, silahkan klik: http://www.google.com/search?q=ciri+ciri+pengguna+narkoba&ie=UTF-8&oe=UTF-8&hl=en&client=safari Dalam hal ada anggota keluarga, yang memiliki ciri-ciri tsb di atas, jangan segan-segan segera berkonsultasi dengan dokter keluarga. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan iman kepada keluarga kita masing-masing, dalam berperang melawan narkoba. Wass, Jacky Mardono ======= --- Pada Rab, 29/6/11, Zulkarnain Kahar <[email protected]> menulis: Dari: Zulkarnain Kahar <[email protected]> Judul: Re: [R@ntau-Net] PEREDARAN DAN PENGGUNAAN NARKOBA DI INDONESIA-"uu ri tantang narkoba,banci-jb" Kepada: [email protected] Tanggal: Rabu, 29 Juni, 2011, 12:38 PM ===== Bapak bapak yang terhormat, Belum ada satupun negara didunia ini yang mampu bebas dari narkoba. Takana kata Pak JB, setiap negara punya peraturan yang berbeda. Triliyunan duit hijau sudah terkuras untuk perang terhadap narkoba yang hasilnya tetap saja nol besar. Mau pakai cambuk 1000 kali kata Pak Sutan biar terkelupas seluruh daging dan tinggal tulang pun narkoba tak kan hilang didunia. Saya jadi teringat curhat seorang ayah di Kuala lumpur th 82 an . ."Saya lebih memilih anak saya jadi perampok dari pada pencandu". Saya melihat dengan mata saya satu persatu orang ketiang gantung karena memiliki >15 mg di KL, saya juga melihat orang tak mampu berjalan akibat sayatan cambuk sibenggali.. atau cacat yang tak pernah hilang akibat cambuk. Maka tak heran kalau ada beberapa negara menghalalkannya dengan melokalisasi.. Yang paling parah. didalam kandang situmbin pun, terjadi transaksi. Kalau kita bertanya pada pencandu nan maharam didalam kadang situmbin "Kalau keluar nanti setelah dua tahun menggemukan badan apa masih mau coba lagi?" Jawaban mereka rata rata adalah "setiap detik yang kulalui disini kuhabiskan menghayal akan kenikmatan sang narkoba" badan yang sudah gemuk dan sehat setelah dua atau tiga tahun di kandang situmbin, keluar satu bulan kempes lagi.. Saya setuju bahwa perang terhadap narkoba dimulai dari rumah kita. Dua peluru tangguh adalah kasih sayang dan rasa peduli. Zulkarnain Kahar -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
