Walikota Solo Jokowi, memang sangat beda, berani menentang gubernur dalam pembangunan mal di Solo, sehingga dikatakan oleh Gubernur Jateng Bibit Waluyo sebagai "pribadi bodoh".
Padahal kalau ditelisik lebih lanjut sebenarnya yang "bodoh" itu siapa. UU Pemerintahan Daerah menetapkan provinsi boleh masuk ke kabupaten/kota kalau ada "urusan" yang mencakup dua kabupaten/kota atau lebih. Itu pun untuk urusan yang "gawat" yang "menyangkut kepentingan orang banyak , bukan urusan "permalan" yang diributkan Pak Gubernur Jateng, yang justru dapat merugikan pedagang di pasar-pasar tradisional. Jokowi yang sedang menjalani periode kedua jabatannya sebagai memang konsisten dalam menjalankan kebijakan pro-rakyat. "Kota Solo unggul tak hanya karena menjadi rumah paling nyaman bagi para pedagang kaki lima dan surga bagi perajin batik, serta punya keberanian membatasi mal besar dan minimarket, tapi juga karena inovasi di bidang demokratisasi" tulis TEMPO 26/XXXVIII 17 Agustus 2009, yang memilih Kota Solo satu dari sembilan kabupaten/kota yang menjadi "bintang otonomi daerah" di tahun tersebut. Mudah-mudahan berita detikNews tersebut terbaca oleh Pak Walikota Solok yang konon sedang menimbang-nimbang untuk membangun mal di kota yang khas dengan becak motornya itu, dan membatalkan rencana beliau tersebut, karena kalau diteruskan hampir dipastikan akan merupakan ancaman serius bagi para pedagang di pasar tradisonal di kota tersebut. Apalagi Pak Walikota sudah berani pula mengambil kebijakan pro-rakyat, seperti mengasuransikan kesehatan seluruh warganya dan memfasilitasi kredit murah bagi para pedagang kecil. Khan tinggal melanjutkan saja. Tapi siapa pula lah awak ini. Wassalam, HDB St Bandaro Kayo (L, 68-), asal Padangpanjang, tinggal di Depok (seorang "tukang sorak", tidak lebih dan tidak kurang) ====================================== Dibilang Bodoh Oleh Gubernur Jateng, Walikota Solo Santai Muchus Budi R. - detikNews Senin, 27/06/2011 18:35 WIB http://us.detiknews.com/read/2011/06/27/183532/1669880/10/dibilang-bodoh-ole h-gubernur-jateng-walikota-solo-santai?n990102mainnews Solo - Gubernur Jateng Bibit Waluyo mengatakan Walikota Solo Joko Widodo sebagai pribadi bodoh karena berani menentang gubernur dalam pembangunan mal di Solo. Lantas apa reaksi Joko Widodo dikatakan demikian? Pria yang akrab dipanggil Jokowi ini tetap kalem. "Iya, saya itu memang masih bodoh. Masih harus banyak belajar ke banyak orang. Dibilang begitu ya nggak apa-apa," kata Jokowi di Balaikota Surakarta, Senin (27/6/2011). Dia juga mengaku tidak akan memberikan reaksi berlebihan atas penilaian Bibit terhadap dirinya itu. Menurut dia, Pemkot Solo akan mengumpulkan aneka berkas untuk bisa menjelaskan sikap Pemkot Solo kepada Pemprov Jateng. "Nanti kami akan kumpulkan semua data-data yang ada. Selanjutnya saya akan segera bertemu beliau (Bibit Waluyo-red) untuk berkoordinasi membahas masalah ini. Dengan begitu diharapkan akan bisa mendinginkan suasana yang sedang panas ini," ujar Joko. Lebih lanjut dia mengatakan penolakan Pemkot Surakarta terhadap pendirian mal di lokasi bekas pabrik es Saripetojo adalah untuk membatasi maraknya pasar modern. Dia mengatakan sebelumnya telah ada 12 kali pengajuan pendirian mal dari sejumlah pihak yang tidak disetujui karena memang Pemkot Surakarta berkomitmen membatasi keberadaan mal di Solo. "Kita itu ingin membatasi keberadaan mal di Solo karena kita harus memikirkan keberadaan pasar tradisional. Kalau itu terbuka sama sekali, sebelumnya sudah ada rencana 12 mal tapi tidak kita izinkan," ujar dia. Sebelumnya usai peresmian jembatan di Magelang, Gubernur Jateng Bibit Waluyo mengatakan Jokowi bodoh. Jokowi dianggap melawan gubernur dalam pembangunan mal di Solo. Rencana mal yang ditentang Pemkot Solo dibangun di bekas gedung bersejarah pabrik es Saripetojo. Namun pabrik es ini dinilai sebagai aset Pemprov Jateng, sehingga Pemkot Solo dianggap tidak bisa memprotesnya. (mbr/fay) -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
