Memang idealnya para Lurah selalu dekat dan membina warganya Tapi ada juga tawuran itu TKPnya berada diluar domisili kedua pihak yang berseteru. Sehingga peran Lurah untuk menghentikan jadi tidak berarti
Yang mengherankan kita kenapa pihak yang berwajib maupun LSM adem ayem aja dengan berbagai kebrutalan para OKP yang sudah sangat sering berseteru dalam memperebutkan pengaruh ini. Paling mereka ditangkap sebentar, nanti udh tawuran lagi Coba kalau FPI yang merazia tempat remang2. Semua ribut karena telah melanggar HAM Mana yang banyak Manfaat atau Mudharatnya para OKP yg berebut lahan dengan FPI ?? ---TR Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
