Sanak ambo Zultan,
Komentar saketek tantang Sragen, apo nan dilakukan Wiyono bupati Sragen tu
mungkin rancak tapi nan nampak kini baliau tu lah masuak kandang situmbin
pulo.
Untung Wiyono ko dulu cukuik dakek jo ambo wakatu ano masih manjalankan usao
konstruksi minyak jo gas bumi.

Wassalam
Tan Ameh

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of ZulTan
Sent: Friday, July 29, 2011 3:08 PM
To: RN
Subject: Re: [R@ntau-Net] Oto pribadi gubernur Sumbar


Dunsanak NAH,

Tagarik lo saketek untuak manukuak'i.

Setiap gubernur memiliki hak dan kewajiban terkait dengan jabatannya.  Apa
yang dikisahkan baru seputar hak yang tidak diambil.  Tentu saja ini sangat
baik dan berbeda dengan perilaku kebanyakan pejabat.  

Namun....
Kesederhanaan beliau mungkin tak berdampak banyak bagi masyarakat yang
dipimpinnya kecuali bila sikap bijak ini ditularkan kepada seluruh jajaran
di bawahnya.  Apalah artinya jika seorang gubernur naik pesawat kelas
ekonomi sementara ratusan bawahannya tetap menggunakan kelas bisnis.  Apalah
artinya tetap menggunakan mobil "lama" sementara yang lain pakai mobil baru.


Semuanya ini baru terasa manfaatnya jika penghematan di seluruh lini ini
digunakan semuanya bagi kemaslahatan umat seperti:

1.  Gratiskan (tanpa kecuali) sekolah hingga SMA seperti yang dilakukan I
Gede Winasa Bupati Jembrana.
2.  Kirim 100 lulusan terbaik ke universitas-universitas ternama lokal dan
luar negeri atas penghematan biaya tadi.
3.  Lengkapi 1 puskesmas 1 desa.
4.  Bangun jaringan komputer di seluruh desa atau kecamatan.  Contohlah
Untung Wiyono Bupati Sragen menyediakan 2 unit komputer untuk 208 desa dan
20 kecamatan.  Dengan cara ini hanya perlu 2 (dua) menit membuat KTP.
5.  Permudah urusan membangun usaha (PT/CV).  Di Sragen juga ada program
pinjam dana usaha hingga Rp 500 juta tanpa agunan.
6.  Adakan bis kota gratis bagi anak sekolah.

Pitihnyo dari ma?  Tantu penghematan atas kesederhanaan pejabat-pejabat
secara kolektif tadi.  Misalnyo dari sisi kendaraan, gubernur cukup pake
Innova, DPRD, bawahannya gunakan mobil lebih murah: Rush, Terios, Avanza,
Xenia, Karimun dll.

Dunsanak sapalanta NAH,

Dek ambo ndak tingga di Padang dan saumua hiduik baru sakali lo ka sinan,
sajak kepemimpinan baliau ingin ambo batanyo hal-hal barikut:

1.  Apokah perai sakolah (tanpa kecuali sarupo ekskul, komputer, dll) dari
SD sd SMA?

2.  Apokah batambah jumlah puskesmas sajak nagari di "tangan" baliau?

3.  Apokah ado komputerisasi di setiap kalurahan di seluruh SB sarupo nan
dibuek oleh Bupati Untung Wiyono. Mereka sering rapat secara maya sehingga
menghemat banyak hal.  Bahkan ada CCTV untuk memantau lalu-lintas.

4.  Apokah pengemis/pengamen/anak jalanan bakurang?

5.  Apakah kondisi pasa semakin tertata sehingga tidak tumpah ke jalan raya?

6.  Apakah kemacetan bakurang?

7.  Apakah masyarakat tahu apo nan ingin dicapai di bawah kepemimpinan
baliau?  
Saya teringat ketika Chairul Tanjung ingin mencapai target penjualan iklan
Rp 1 T dari Trans TV pada tahun-tahun awal TV ini mengudara.  Mulai karyawan
paling bawah hingga direktur tahu target ini.  Bahkan setiap berpapasan
beliau selalu menyapa dengan "jangan lupa 1 T tahun ini!"

8. Mungkin bisa pula ditiru Evo Marales Presiden Bolivia.  Dia mengurangi
haknya dengan cara memotong gajinya hingga 57% menjadi kurang dari 2000
dolar/bulan.  Penghematan yang diikuti kabinet serta jajaran di bawahnya
bisa meningkatkan jumlah guru dari 2200 menjadi 6000 ditambah 2000 sekolah
baru.

9.  Bagaimana dengan tingkat pengangguran?

10. Apakah birokrasi menjadi lebih efisien dan tidak batele-tele?

Dan banyak hal lain, kalau ingin ditulis.

Tapi apopun jawaban dari partanyaan di atas, ambo sabana salut jo gubernur
"awak" ko karano baliau lah punyo modal untuak mamajukan SB nan dimulai dari
pesona diri nan positif.

Bagi saya:
Mengurangi HAK perkara mudah karena bisa dilakukan hari ini, 
memenuhi KEWAJIBAN ini soal lain, karena perlu dilakukan kemarin, hari ini,
dan esok tanpa henti.


Banyak maaf... Kalau taraso agak balain.

Salam,
ZulTan, L, 50, Bogor


~ Genius is ninety percent perspiration and ten percent inspiration. -
Thomas Edison ~

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke