Assalamualaikum Wr.Wb. yth. bapak St.Sinaro, sarato para dunsanak. Memang sangat bagus ide2 serta keinginan2 dari bapak St.Sinaro. Tetapi sayang keinginan 2 bapak St.Sinaro tsb, menurut saya adalah sangat utopis alias angan2. Bukannya saya bermaksud dengan niat yang bersifat negativ, tetapi melihat keadaan yang ada saat2 ini. Sedangkan dengan hukum2 ataupun undang2 yang berlaku saat ini saja, tidak bisa terlaksanakan dengan lancar dan merata, konon pula hukum Islam. Lihat Saudi Arabia, Iran, apakah mereka memakai hukum Islam yang bapak St.Sinaro idamkan? Seandainya iya, kenapa banyak tentara Amerika di Arab Saudi? Misalnya... Seingat saya, hukuman bagi yang tidak berpuasa bagi ummat muslim di M'sia itu sudah lama, rasanya seputaran tahun 60an akhir, itu sudah berlaku dan berjalan. Ada sedikit kecanggungan menurut saya, yakni perbedaan diantara berbusana Indonesia atau Minangkabau (baju kurung) yang Islami dan berpakaian model2 misalnya Arabesque, Gujarati dan Pakistan. Apakah itu yang dimaksudkan dengan Islami? Apakah itu bukan menukar kultur budaya berpakaian kita? Sedangkan pakaian itu asal muasalnya adalah kultur budaya daerah setempat yang berkaitan dengan iklim pekerjaan dsb. dsb. Memang Indonesia negara yang menurut angka, berpenduduk Islam terbesar didunia, makanya tidaklah aneh, sekiranya pernah saya dengar export kita terbesar adalah naik Haji. Yang memegang pemerintahan juga orang Islam, aneh ya..... Kenapa bisa begitu? Kenapa tidak bisa begini? Antahlah...............indak jaleh diambo dooo, jawab sein lah surang2.
Wassalam, muljadi -------- Original-Nachricht -------- > Datum: Wed, 3 Aug 2011 07:56:51 -0700 (PDT) > Von: Sutan Sinaro <[email protected]> > An: [email protected] > Betreff: Re: [R@ntau-Net] Hebatnya Malaysia dan Perkembangan Islam di Barat > Assalamu'alaikum. w.w. > > Iyo tu buk, tapi lah bara lamo mulai dari diri surang-surang ko ?, > sajak buya Hamka iduik lai. Lah bara lamo pesantren ramadhan ko ?. > Lai barubah akhlak banso awak di nyo ?. > Islam ko ndak cukuik ibadah-ibadah sajo do buk tanpa perubahan akhlak yang > berarti. Tanpa mempedulikan hukum-hukum yang lah diturunkan Allah swt. > semunya > menjadi tidak berarti. Lai bara usao urang awak (Indonesia) mendesak > pemerintah > supaya menerapkan hukum-hukum Islam ?. > Kemajuan nan dicapai Malaysia tu buk, bukan dicaliak di bidang fisik nyo > (nan iko > pun awak katinggalan) tapi dicaliak dari kemajuan rohani yang mereka > capai. > Apo ukuran kemajuan rohani nan nampak di siko ?, yakni kemauan dan > keinginan > yang kuat memberlakukan hukum-hukum Allah swt. tanda kita menyembah Allah > swt. > Kalau kemajuan fisik, Amerika, Inggreris dan seluruh Eropa alun katakaja > lai do, > tapi kok malah kemajuan rohani mereka mulai bangkit dan nampak mulai > meninggalkan > kita yang notabene mayoritas Islam. Aneh kan ?. > Ataukah kita memang bangsa yang akan diganti dengan bangsa lain karena tak > kunjung > mau dan mampu memperjuangkan hukum Allah ?. Kalau sudah demikian halnya, > celakalah kita buk. Na'udzubillaah. > > Sesungguhnya telah Kami turunkan kepada kamu sebuah kitab yang di dalamnya > terdapat > sebab-sebab kemuliaan bagimu. Maka apakah kamu tiada memahaminya? > Dan berapa banyaknya (penduduk) negeri yang zalim yang teIah Kami > binasakan, dan > Kami adakan sesudah mereka itu kaum yang lain (sebagai penggantinya). > (QS:21:10-11) > > Beko atau bisuak lah buk, kito kaji bana urusan baa menyembah Allah ko jo > kaitan > hukum. > > Wassalam > > St. Sinaro > > > --- On Wed, 3/8/11, Hanifah Damanhuri <[email protected]> wrote: > > > From: Hanifah Damanhuri <[email protected]> > Subject: Re: [R@ntau-Net] Hebatnya Malaysia dan Perkembangan Islam di > Barat > To: [email protected] > Received: Wednesday, 3 August, 2011, 5:25 AM > > > Waalaikum Salam Wr Wb Bapak Sinaro > > Alhamdulillah > Salamo duo hari gon, di mushola kami alah balansuang pesantren Ramadhan. > Kalau pakai prinsip mulai dari nan ketek, dilingkuangan surang dst dst dst > Mako kahadiran pesantren Ramadhan marupokan kamajuan hebat. > > Cubo urang-urang hebat nan pernah disekolkahkan NKRI indak hijrah ka Msia > Mungkin keinginan untuak mancaliak kampuang labiah maju bukanlah suatu > mimpi indah saja, tapi kenyataan. > > Wass > > > Hanifah -- NEU: FreePhone - 0ct/min Handyspartarif mit Geld-zurück-Garantie! Jetzt informieren: http://www.gmx.net/de/go/freephone -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
