*DIALOG NABI MUHAMAD DENGAN IBLIS dirangkum oleh : Riston Putra Bale
(Kiriman Bapak Mustafa Alamy)*

Dengan asma Allah, Yang Maha Rahman, Yang Maha Rahiim. Segala puji bagi
Allah, Tuhan semesta alam. Shalawat dan salam bagi Muhammad SAW, serta salam
bagi keluarganya yang suci juga bagi semua sahabat Rasulullah yang mulia.
Tidakkah kamu perhatikan bagaima...na Allah telah membuat perumpamaan
kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya tertancap kuat dan
cabangnya (menjulang tinggi) ke langit, (QS. 14:24) Topik Renungan : NGERI
!!, KHAWATIR !! TAKUT !! WASPADA !! ISTIGHFAR, TAUBAT, DZIKIR, TAFAKKUR
Kisah Dialog Rasulullah SAW Dengan Iblis Diriwayatkan oleh Muadz bin Jabal
r.a. dari Ibn Abbas r.a., ia berkata : " Kami bersama Rasululah SAW berada
di rumah seorang sahabat dari golongan Anshar dalam sebuah jamaah.
Tiba-tiba, ada yang memanggil dari luar : " Wahai para penghuni rumah,
apakah kalian mengizinkanku masuk, karena kalian membutuhkanku ". Rasulullah
SAW bertanya kepada para sahabat :" Apakah kalian tahu siapa yang menyeru
itu ?". Para sahabat menjawab , " Tentu Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui
". Rasulullah berkata : " Dia adalah Iblis yang terkutuk - semoga Allah
senantiasa melaknatnya". Umar bin Khattab r.a. berkata :" Ya, Rasulullah,
apakah engkau mengijinkanku untuk membunuhnya?". Nabi SAW berkata pelan :"
Bersabarlah wahai Umar, apakah engkau tidak tahu bahwa dia termasuk mereka
yang tertunda kematiannya sampai waktu yang ditentukan [hari kiyamat]?.
Sekarang silakan bukakan pintu untuknya, karena ia sedang diperintahkan
Allah SWT. Fahamilah apa yang dia ucapkan dan dengarkan apa yang akan dia
sampaikan kepada kalian ! ". Ibnu Abbas berkata : " Maka dibukalah pintu,
kemudian Iblis masuk ke tengah-tengah kami. Ternyata dia adalah seorang yang
sudah tua bangka dan buta sebelah mata. Dagunya berjanggut sebanyak tujuh
helai rambut yang panjangnya seperti rambut kuda, kedua kelopak matanya
[masyquqatani] memanjang [terbelah ke-atas, tidak kesamping], kepalanya
seperti kepala gajah yang sangat besar, gigi taringnya memanjang keluar
seperti taring babi, kedua bibirnya seperti bibir macan / kerbau [tsur]. Dia
berkata, " Assalamu 'alaika ya Muhammad, assalamu 'alaikum ya
jamaa'atal-muslimin [salam untuk kalian semua wahai golongan muslimin]".
Nabi SAW menjawab :" Assamu lillah ya la'iin [Keselamatan hanya milik Allah
SWT, wahai makhluq yang terlaknat. Aku telah mengetahui, engkau punya
keperluan kepada kami. Apa keperluanmu wahai Iblis". Iblis berkata :" Wahai
Muhammad, aku datang bukan karena keinginanku sendiri, tetapi aku datang
karena terpaksa [diperintah]." Nabi SAW berkata :" Apa yang membuatmu
terpaksa harus datang kesini, wahai terlaknat?". Iblis berkata," Aku
didatangi oleh seorang malaikat utusan Tuhan Yang Maha Agung, ia berkata
kepada-ku 'Sesungguhnya Allah SWT menyuruhmu untuk datang kepada Muhammad
SAW dalam keadaan hina dan bersahaja. Engkau harus memberitahu kepadanya
bagaimana tipu muslihat, godaanmu Dan rekayasamu terhadap Bani Adam,
bagaimana engkau membujuk dan merayu mereka. Engkau harus menjawab dengan
jujur apa saja yang ditanyakan kepa-damu'. Allah SWT bersabda," Demi
kemulia-an dan keagungan-Ku, jika engkau berbohong sekali saja dan tidak
berkata benar, niscaya Aku jadikan kamu debu yang dihempas oleh angin dan
Aku puaskan musuhmu karena bencana yang menimpamu". Wahai Muhammad, sekarang
aku datang kepadamu sebagaimana aku diperintah Tanyakanlah kepadaku apa yang
kau inginkan. Jika aku tidak memuaskanmu tentang apa yang kamu tanyakan
kepadaku, niscaya musuhku akan puas atas musibah yang terjadi padaku. Tiada
beban yang lebih berat bagiku daripada leganya musuh-musuhku yang menimpa
diriku". Rasulullah kemudian mulai bertanya :" Jika kamu jujur,
beritahukanlah kepada-ku, siapakah orang yang paling kamu benci ?". Iblis
menjawab :" Engkau, wahai Muhammad, engkau adalah makhluq Allah yang paling
aku benci, dan kemudian orang-orang yang mengikuti agamamu". Rasulullah SAW
:" Siapa lagi yang kamu benci?". Iblis :" Anak muda yang taqwa, yang
menyerahkan jiwanya kepada Allah SWT". Rasulullah :" Lalu siapa lagi ?".
Iblis :" Orang Alim dan Wara [menjaga diri dari syubhat] yang saya tahu,lagi
penyabar". Rasulullah :" Lalu, siapa lagi ?". Iblis :" Orang yang terus
menerus menjaga diri dalam keadaan suci dari kotoran". Rasulullah :" Lalu,
siapa lagi ?". Iblis :" Orang miskin [fakir] yang sabar, yang tidak
menceritakan kefakirannya kepada orang lain dan tidak mengadukan
keluh-kesahnya ". Rasulullah :" Bagaimana kamu tahu bahwa ia itu penyabar
?". Iblis :" Wahai Muhammad, jika ia mengadukan keluh kesahnya kepada
makhluq sesamanya selama tiga hari, Tuhan tidak memasukkan dirinya ke dalam
golongan orang-orang yang sabar ". Rasulullah :" Lalu, siapa lagi ?". Iblis
:" Orang kaya yang bersyukur ". Rasulullah bertanya :" Bagaimana kamu tahu
bahwa ia bersyukur ?". Iblis :" Jika aku melihatnya meng-ambil dari dan
meletakkannya pada tempat yang halal". Rassulullah :"Bagaimana keadaanmu
jika umatku mengerjakan shalat ?". Iblis :"Aku merasa panas dan gemetar".
Rasulullah :"Kenapa, wahai terlaknat?". Iblis :" Sesungguhnya, jika seorang
hamba bersujud kepada Allah sekali sujud saja, maka Allah mengangkat
derajatnya satu tingkat". Rassulullah :"Jika mereka shaum ?". Iblis : " Saya
terbelenggu sampai mereka berbuka puasa". Rasulullah :" Jika mereka
menunaikan haji ?". Iblis :" Saya menjadi gila". Rasulullah :"Jika mereka
membaca Al Qur'an ?'. Iblis :' Aku meleleh seperti timah meleleh di atas
api". Rasulullah :" Jika mereka berzakat ?". Iblis :" Seakan-akan orang yang
berzakat itu mengambil gergaji / kapak dan memotongku menjadi dua".
Rasulullah :" Mengapa begitu, wahai Abu Murrah ?". Iblis :" Sesungguhnya ada
empat manfaat dalam zakat itu. Pertama, Tuhan menurunkan berkah atas
hartanya. Kedua, menjadikan orang yang bezakat disenangi makhluq-Nya yang
lain. Ketiga, menjadikan zakatnya sebagai penghalang antara dirinya dengan
api neraka. Ke-empat, dengan zakat, Tuhan mencegah bencana dan malapetaka
agar tidak menimpanya". Rasulullah :"Apa pendapatmu tentang Abu Bakar?".
Iblis :" Wahai Muhammad, pada zaman jahiliyah, dia tidak taat kepadaku,
bagaimana mungkin dia akan mentaatiku pada masa Islam". Rasulullah :" Apa
pendapatmu tentang Umar ?". Iblis :" Demi Tuhan, tiada aku ketemu dengannya
kecuali aku lari darinya". Rasulullah :"Apa pendapatmu tentang Utsman ?".
Iblis :" Aku malu dengan orang yang para malaikat saja malu kepadanya".
Rasulullah :"Apa pendapatmu tentang Ali bin Abi Thalib ?". Iblis :" Andai
saja aku dapat selamat darinya dan tidak pernah bertemu dengannya [menukar
darinya kepala dengan kepala], dan kemudian ia meninggalkanku dan aku
meninggalkannya, tetapi dia sama sekali tidak pernah melakukan hal itu".
Rasulullah :" Segala puji hanya bagi Allah yang telah membahagiakan umatku
dan menyengsarakanmu sampai hari kiamat". Iblis yang terlaknat berkata
kepada Muhammad :" Hay-hata hay-hata [tidak mungkin- tidak mungkin]. Mana
bisa umatmu bahagia sementara aku hidup dan tidak mati sampai hari kiamat.
Bagaimana kamu senang dengan umatmu sementara aku masuk ke dalam diri mereka
melalui aliran darah, daging, sedangkan mereka tidak melihatku. Demi Tuhan
yang menciptakanku dan membuatku menunggu sampai hari mereka dibangkitkan.
Akan aku sesatkan mereka semua, baik yang bodoh maupun yang pandai, yang
buta-huruf dan yang melek-huruf. Yang kafir dan yang suka beribadah, kecuali
hamba yang mukhlis [ikhlas]". Rasulullah :"Siapa yang mukhlis itu menurutmu
?". Iblis dengan panjang-lebar menjawab :" Apakah engkau tidak tahu, wahai
Muhammad. Barangsiapa cinta dirham dan dinar, dia tidak termasuk orang
ikhlas untuk Allah. Jika aku melihat orang tidak suka dirham dan dinar,
tidak suka puji dan pujaan, aku tahu bahwa dia itu ikhlas karena Allah, maka
aku tinggalkan ia. Sesungguhnya hamba yang mencintai harta, pujian dan
hatinya tergantung pada nafsu [syahwat] dunia, dia lebih rakus dari orang
yang saya jelaskan kepadamu. Tak tahukah engkau, bahwa cinta harta termasuk
salah satu dosa besar. Wahai Muhammad, tak tahukan engkau bahwa cinta
kedudukan [riyasah] termasuk dosa besar. Dan bahwa sombong, juga termasuk
dosa besar. Wahai Muhammad, tidak tahukan engkau, bahwa aku punya tujuh
puluh ribu anak. Setiap anak dari mereka, punya tujuh puluh ribu syaithan.
Diantara mereka telah aku tugaskan untuk menggoda golongan ulama, dan
sebagian lagi menggoda anak muda, sebagian lagi menggoda orang-orang tua,
dan sebagian lagi menggoda orang-orang lemah. Adapun anak-anak muda, tidak
ada perbedaan di antara kami dan mereka, sementara anak-anak kecilnya,
mereka bermain apa saja yang mereka kehendaki bersamanya. Sebagian lagi
telah aku tugaskan untuk menggoda orang-orang yang rajin beribadah, sebagian
lagi untuk kaum yang menjauhi dunia [zuhud]. Setan masuk ke dalam dan keluar
dari diri mereka, dari suatu keadaan ke keadaan yang lain, dari satu pintu
ke pintu yang lain, sampai mereka mempengaruhi manusia dengan satu sebab
dari sebab-sebab yang banyak. Lalu syaithan mengambil keikhlasan dari
mereka. Menjadikan mereka menyembah Allah tanpa rasa ikhlas, tetapi mereka
tidak merasa. Apakah engkau tidak tahu, tentang Barshisha, sang pendeta yang
beribadah secara ikhlas selama tujuh puluh tahun, hingga setiap orang yang
sakit menjadi sehat berkat da'wahnya. Aku tidak meninggalkannya sampai dia
dia berzina, membunuh, dan kafir [ingkar]. Dialah yang disebut oleh Allah
dalam Qur'an dengan firmannya [dalam Surah Al Hasyr] :" (Bujukan orang-orang
munafik itu adalah) seperti (bujukan) syaitan ketika mereka berkata pada
manusia:"Kafirlah kamu", maka tatkala manusia itu telah kafir ia
berkata:"Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu karena sesungguhnya aku
takut kepada Allah, Rabb semesta alam". (QS. 59:16). Apakah engkau tidak
tahu wahai Muhammad, bahwa kebohongan itu berasal dariku. Akulah orang yang
pertama kali berbohong. Barangsiapa berbohong, dia adalah temanku, dan
barangsiapa berbohong kepada Allah, dia adalah kekasihku. Apakah engkau
tidak tahu, bahwa aku bersumpah kepada Adam dan Hawa, " Demi Allah aku
adalah penasihat kamu berdua". Maka, sumpah palsu merupakan kesenangan
hatiku, ghibah, membicarakan kejelekan orang lain, dan namimah, meng-adu
domba adalah buah kesukaanku, melihat yang jelek-jelek adalah kesukaan dan
kesenanganku. Barangsiapa thalaq, bersumpah untuk cerai, dia mendekati
perbuatan dosa, meskipun hanya sekali, dan meskipun ia benar. Barangsiapa
membiasakan lisannya dengan ucapan cerai, istrinya menjadi haram baginya.
Jika mereka masih memiliki keturunan sampai hari kiyamat, maka anak mereka
semuanya adalah anak-anak hasil zina. Mereka masuk neraka hanya karena satu
kata saja. Wahai Muhammad, sesungguhnya diantara umatmu ada yang
meng-akhirkan shalat barang satu dua jam. Setiap kali mau shalat, aku temani
dia dan aku goda dia. Kemudian aku katakan kepadanya:" Masih ada waktu,
sementara engkau sibuk". Sehingga dia mengakhirkan shalatnya dan
mengerjakannya tidak pada waktunya, maka Tuhan memukul wajahnya. Jika ia
menang atasku, maka aku kirim satu syaithan yang membuatnya lupa waktu
shalat. Jika ia menang atasku, aku tinggalkan dia sampai ketika mengerjakan
shalat aku katakan kepadanya,' Lihatlah kiri-kanan', lalu ia menengok. Saat
itu aku usap wajahnya dengan tanganku dan aku cium antara kedua matanya dan
aku katakan kepadanya,' Aku telah menyuruh apa yang tidak baik selamanya'.
Dan engkau sendiri tahu wahai Muhammad, siapa yang sering menoleh dalam
shalatnya, Allah akan memukul wajahnya. Jika ia menang atasku dalam hal
shalat, ketika shalat sendirian, aku perintahkan dia untuk tergesa gesa.
Maka ia 'mencucuk' shalat seperti ayam mematuk biji-bijian dengan
tergesa-gesa. Jika ia menang atasku, maka ketika shalat berjamaah aku cambuk
dia dengan 'lijam' [cambuk] lalu aku angkat kepalanya sebelum imam
mengangkat kepalanya. Aku letakkan ia hingga mendahului imam. Kamu tahu
bahwa siapa yang melakukan itu, batal-lah shalatnya dan Allah akan mengganti
kepalanya dengan kepala keledai pada hari kiyamat nanti. Jika ia masih
menang atasku, aku perintahkan dia untuk mengacungkan jari-jarinya ketika
shalat sehingga dia mensucikan aku ketika ia sholat. Jika ia masih menang,
aku tiup hidungnya sampai dia menguap. Jika ia tidak menaruh tangan di
mulutnya, syaithan masuk ke dalam perutnya dan dengan begitu ia bertambah
rakus di dunia dan cinta dunia. Dia menjadi pendengar kami yang setia.
Bagaimana umatmu bahagia sementara aku menyuruh orang miskin untuk
meninggalkan shalat. Aku katakan kepadanya,' Shalat tidak wajib atasmu.
Shalat hanya diwajibkan atas orang-orang yang mendapatkan ni'mat dari
Allah'. Aku katakan kepada orang yang sakit :" Tinggalkanlah shalat, sebab
ia tidak wajib atasmu. Shalat hanya wajib atas orang yang sehat, karena
Allah berkata :" Tidak ada halangan bagi orang buta, tidak (pula)bagi orang
pincang, tidak (pula) bagi orang sakit, ......... Demikianlah Allah
menjelaskan ayat-ayat(Nya) bagimu, agar kamu memahaminya. (QS.24:61) Tidak
ada dosa bagi orang yang sakit. Jika kamu sembuh, kamu harus shalat yang
diwajibkan". Sampai dia mati dalam keadaan kafir. Jika dia mati dan
meninggalkan shalat ketika sakit, dia bertemu Tuhan dan Tuhan marah
kepadanya. Wahai Muhammad, jika aku bohong dan ngawur, maka mintalah kepada
Tuhan untuk membuatku jadi pasir. Wahai Muhammad, bagaimana engkau bahagia
melihat umatmu, sementara aku mengeluarkan seper-enam umatmu dari Islam.
Nabi berkata :" Wahai terlaknat, siapa teman dudukmu ?". Iblis :" Pemakan
riba". Nabi :" Siapa teman kepercayaanmu [shadiq] ?". Iblis :" Pe-zina".
Nabi :" Siapa teman tidurmu ?". Iblis :" Orang yang mabuk". Nabi :" Siapa
tamumu ?". Iblis :" Pencuri". Nabi:" Siapa utusanmu ?". Iblis :"Tukang
Sihir". Nabi :" Apa kesukaanmu ?". Iblis :" Orang yang bersumpah cerai".
Nabi :"Siapa kekasihmu ?". Iblis :"Orang yang meninggalkan shalat Jum'at".
Nabi :"Wahai terlaknat, siapa yang memotong punggungmu ?". Iblis :"Ringkikan
kuda untuk berperang di jalan Allah". Nabi :" Apa yang melelehkan badanmu
?". Iblis:"Tobatnya orang yang bertaubat". Nabi:"Apa yang menggosongkan
[membuat panas] hatimu ?". Iblis:" Istighfar yang banyak kepada Allah
siang-malam. Nabi:" Apa yang memuramkan wajahmu (membuat merasa malu dan
hina)?". Iblis:" Zakat secara sembunyi-sembunyi". Nabi:" Apa yang membutakan
matamu ?". Iblis :" Shalat diwaktu sahur [menjelang shubuh]". Nabi:" Apa
yang memukul kepalamu ?". Iblis:" Memperbanyak shalat berjamaah". Nabi:"
Siapa yang paling bisa membahagiakanmu ?". Iblis :" Orang yang sengaja
meninggalkan shalat". Nabi:" siapa manusia yang paling sengsara [celaka]
menurutmu?". Iblis:"Orang kikir / pelit". Nabi:" Siapa yang paling menyita
pekerjaanmu [menyibukkanmu] ?". Iblis:" Majlis-majlis ulama". Nabi:"
Bagaimana kamu makan ?". Iblis:"Dengan tangan kiriku dan dengan
jari-jariku". Nabi:"Dimana kamu lindungkan anak-anakmu ketika panas ?".
Iblis:" Dibalik kuku-kuku manusia". Nabi:" Berapa keperluanmu yang kau
mintakan kepada Allah ?". Iblis:" Sepuluh perkara". Nabi:" Apa itu wahai
terlaknat ?". Iblis :" Aku minta kepada-Nya untuk agar saya dapat berserikat
dalam diri Bani Adam, dalam harta dan anak-anak mereka. Dia mengijinkanku
berserikat dalam kelompok mereka. Itulah maksud firman Allah : Dan hasunglah
siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan kerahkanlah
terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki dan
berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak dan beri janjilah
mereka. Dan tidak ada yang dijanjikan oleh syaitan kepada mereka melainkan
tipuan belaka. (QS. 17:64) Setiap harta yang tidak dikeluarkan zakatnya maka
saya ikut memakannya. Saya juga ikut makan makanan yang bercampur riba dan
haram serta segala harta yang tidak dimohonkan perlindungan kepada Allah
dari setan yang terkutuk. Setiap orang yang tidak memohon perlindungan
kepada Allah Dari syaithan ketika bersetubuih dengan istrinya maka syaithan
akan ikut bersetubuh. Akhirnya melahirkan anak yang mendengar dan taat
kepadaku. Begitu pula orang yang naik kendaraan dengan maksud mencari
penghasilan yang tidak dihalalkan, maka saya adalah temannya. Itulah maksud
firman Allah :" ....... , dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda
dan pasukanmu yang berjalan kaki ...... (QS. 17:64) . Saya memohon
kepada-Nya agar saya punya rumah, maka rumahku adalah kamar-mandi. Saya
memohon agar saya punya masjid, akhirnya pasar menjadi masjidku. Aku memohon
agar saya punya al-Qur'an, maka syair adalah al-Qur'anku. Saya memohon agar
punya adzan, maka terompet adalah panggilan adzanku. Saya memohon agar saya
punya tempat tidur, maka orang-orang mabuk adalah tempat tidurku. Saya
memohon agar saya punya teman-teman yang menolongku, maka maka kelompok
al-Qadariyyah menjadi teman-teman yang membantuku. Dan saya memohon agar
saya memiliki teman-teman dekat, maka orang-orang yang menginfaq-kan harta
kekayaannya untuk kemaksiyatan adalah teman dekat-ku. Ia kemudian membaca
ayat : Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan
syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Rabbnya. (QS. 17:27) Rasulullah
berkata :" Andaikata tidak setiap apa yang engkau ucapkan didukung oleh
ayat-ayat dari Kitabullah tentu aku tidak akan membenarkanmu". Lalu Iblis
meneruskan :" Wahai Muhammad, saya memohon kepada Allah agar saya bisa
melihat anak-cucu Adam sementara mereka tidak dapat melihatku. Kemudian
Allah menjadikan aku dapat mengalir melalui peredaran darah mereka. Diriku
dapat berjalan kemanapun sesuai dengan kemauanku dan dengan cara
bagaimanapun. Kalau saya mau, dalam sesaatpun bisa. Kemudian Allah berfirman
kepadaku :" Engkau dapat melakukan apa saja yang kau minta". Akhirnya saya
merasa senang dan bangga sampai hari kiamat. Sesungguhnya orang yang
mengikutiku lebih banyak daripada yang mengikutimu. Sebagian besar anak-cucu
Adam akan mengikutiku sampai hari kiamat. Saya memiliki anak yang saya beri
nama Atamah. Ia akan kencing di telinga seorang hamba ketika ia tidur
meninggalkan shalat Isya. Andaikata tidak karenanya tentu ia tidak akan
tidur lebih dahulu Sebelum menjalankan shalat. Saya juga punya anak yang
saya beri nama Mutaqadhi. Apabila ada seorang hamba melakukan ketaatan
ibadah dengan rahasia dan ingin menutupinya, maka anak saya tersebut
senantiasa membatalkannya dan dipamer-kan ditengah-tengah manusia sehingga
semua manusia tahu. Akhirnya Allah membatalkan sembilan puluh sembilan dari
seratus pahala-Nya sehingga yang tersisa hanya satu pahala, sebab, setiap
ketaatan yang dilakukan secara rahasia akan diberi seratus pahala. Saya
punya anak lagi yang bernama Kuhyal. Ia bertugas mengusapi celak mata semua
orang yang sedang ada di majlis pengajian dan ketika khatib sedang
memberikan khutbah, sehingga, mereka terkantuk dan akhirnya tidur, tidak
dapat mendengarkan apa yang dibicarakan para ulama. Bagi mereka yang
tertidur tidak akan ditulis pahala sedikitpun untuk selamanya. Setiap kali
ada perempuan keluar pasti ada syaithan yang duduk di pinggulnya, ada pula
yang duduk di daging yang mengelilingi kukunya. Dimana mereka akan menghiasi
kepada orang-orang yang melihatnya. Kedua syaithan itu kemudian berkata
kepadanya,' keluarkan tanganmu'. Akhirnya ia mengeluarkan tangannya,
kemudian kukunya tampak, lalu kelihatan nodanya. Wahai Muhammad, sebenarnya
saya tidak dapat menyesatkan sedikitpun, akan tetapi saya hanya akan
mengganggu dan menghiasi. Andaikata saya memiliki hak dan kemampuan untuk
menyesatkan, tentu saya tidak akan membiarkan segelintir manusia-pun di muka
bumi ini yang masih sempat mengucapkan " Tidak ada tuhan selain Allah dan
Muhammad adalah Utusan-Nya", dan tidak akan ada lagi orang yang shalat dan
berpuasa. Sebagaimana engkau wahai Muhammad, tidak berhak memberikan hidayat
sedikitpun kepada siapa saja, akan tetapi engkau adalah seorang utusan dan
penyampai amanah dari Tuhan. Andaikata engkau memiliki hak dan kemampuan
untuk memberi hidayah, tentu engkau tidak akan membiarkan segelintir
orang-pun kafir di muka bumi ini. Engkau hanyalah sebagai hujjah
[argumentasi] Tuhan terhadap makhluq-Nya. Sementara saya adalah hanyalah
menjadi sebab celakanya orang yang sebelumnya sudah dicap oleh Allah menjadi
orang celaka. Orang yang bahagia dan beruntung adalah orang yang dijadikan
bahagia oleh Allah sejak dalam perut ibunya, sedangkan orang yang celaka
adalah orang yang dijadikan celaka oleh Allah sejak dalam perut ibunya.
Kemudian Rasulullah SAW membacakan firman dalam QS Hud : Jikalau Rabbmu
menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka
senantiasa berselisih pendapat, (QS. 11:118) kecuali orang-orang yang diberi
rahmat oleh Rabbmu. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka. Kalimat
Rabbmu (keputusan-Nya) telah ditetapkan; sesungguh-nya Aku akan memenuhi
neraka jahanam dengan jin dan manusia (yang durhaka) semuanya. (QS. 11:119)
dilanjutkan dengan : Tidak ada suatu keberatanpun atas Nabi tentang apa yang
telah ditetapkan Allah baginya. (Allah telah Menetapkan yang demikian)
sebagai sunnah-Nya pada nabi-nabi yang telah berlalu dahulu. Dan adalah
ketetapan Allah itu suatu ketetapan yang pasti berlaku, (QS. 33:38)".
Kemudian Rasulullah berkata lagi kepada Iblis : " Wahai Abu Murrah [Iblis],
apakah engkau masih mungkin bertaubat dan kembali kepada Allah,sementara
saya akan menjamin-mu masuk surga". Ia iblis menjawab :" Wahai Rasulullah,
ketentuan telah memutuskan dan Qalam-pun telah kering dengan apa yang
terjadi seperti ini hingga hari kiamat nanti. Maka Maha Suci Tuhan, yang
telah menjadikanmu sebagai tuan para Nabi dan Khatib para penduduk surga.
Dia, telah memilih dan meng-khususkan dirimu. Sementara Dia telah menjadikan
saya sebagai tuan orang-orang yang celaka dan khatib para penduduk neraka.
Saya adalah makhluq celaka lagi terusir. Ini adalah akhir dari apa yang saya
beritahukan kepadamu dan saya mengatakan yang sejujurnya". Segala puji hanya
milik Allah SWT , Tuhan Semesta Alam, awal dan akhir, dzahir dan bathin.
Semoga shalawat dan salam sejahtera tetap selalu diberikan kepada seorang
Nabi yang Ummi dan kepada para keluarga dan sahabatnya serta para Utusan dan
Para Nabi. Hikmah dari Kisah tersebut di atas Sebagai upaya mencari hikmah
dalah kisah di atas, rangkuman ini barangkali berguna untuk direnungkan :
*Kita perlu semakin menancapkan keyakinan, bahwa syaithan tidak punya kuasa
sedikitpun bagi orang-orang yang disucikan-Nya. *Jadi upaya kita adalah
memohon kepada Allah Ta'Ala agar Dia ridho dan berkenan membersihkan segala
dosa baik sengaja maupun tidak untuk mendapatkan ampunan-Nya. *Bila kita
simak, perbedaan mendasar keyakinan Iblis adalah tidak ada keinginannya
untuk bertaubat, walau Rasulullah SAW telah menghimbaunya bahkan dengan
menawarkan jaminan untuk mendapatkan ampunan. Dengan tegas Allah berfirman :
Dan sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi orang yang bertaubat, beriman,
beramal saleh, kemudian tetap di jalan yang benar. (QS. 20:82). *Bila kita
cermati hadangan dan rintangan yang akan dilakukan oleh Iblis dari kisah
tersebut membuat kesadaran bahwa upaya untuk menjalani kehidupan sungguh
tidak mudah. *Hanya karena Maha Rahman dan Maha Rakhiim-Nya sajalah kita
akan selamat dalam menjalani kehidupan ini hingga akan selamat dari
jebakan-jebakan syaithan. Namun perlu juga di-ingat, Rasulullah juga pernah
mengata-kan bahwa Jihad Terbesar adalah Mengalahkan Hawa Nafsu Kita Sendiri.
Mohon terus sebarkan berita ini kepada saudara kita seiman!!   Naskah ini
disarikan dari dua rujukan. Terdapat beberapa perbedaan Kecil atas
terjemahan , kami mencoba merangkumnya. Source -I : Bab-II POHON SEMESTA /
Pustaka Progressif / Cetakan-I/Oktober 1999. Dari Kitab Sajaratul Kaun oleh
Muhyiddin Ibnu Arabi / Darul 'Ilmi al-Munawar asy-Syamsiyah, Madinah.
Translated by : Nur Mufid, Nur Fu'ad.. Source-II: Dari Judul Asli :
Syajaratul Kaun dan Hikayah Iblis. Risalah MuhyiddinIbnu al-'Arabi [Mesir :
Mushthafa al-Babi al-Halabi wa Auladuh, 1360/1941 ] Translated By :
Wasmukan, Risalah Gusti / Cetakan-II, Mei 2001Lihat Selengkapnya

Oleh: Mustafa Alamy

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke