Kok ka  rasaki, dari Jao bareh datang................. Kok ka udi lah di muko 
lapeh ka balakang

---TR

----------------------

Singgalang, 13 Agustus 2011

MESKI REKENING TELAH DITUTUP 

Nenek Diimpok Pitih Rp100 Juta

SAWIR PRIBADI 

Kata orang bijak, rezeki itu memang tidak akan ke mana. Rezeki tak berpintu, 
kata sio bijak lainnya.
Setidaknya itu dialami nenek bernama Mariana, 73. Walau rekeningnya di Bank BRI 
Unit Simpang Haru, Padang telah ditutup, namun ia ketiban rezeki Rp100 juta. 
Nenek ini benar-benar diimpok pitih. Berkat dan lezat benar berpuasa terasa 
olehnya. 
Suatu nilai yang tidak sedikit tentunya. Apalagi sekarang menjelang lebaran, 
pastilah uang sebanyak itu sangat membantu dia bersama anak cucunya menghadapi 
Lebaran nanti.
Ya, nenek Mariana mendapat uang Rp100 juta setelah keluar sebagai pemenang 
utama undian Simpedes dalam Pesta Rakyat Simpedes periode II 2010 yang 
diselenggarakan di salah satu hotel berbintang pada Maret lalu. Setelah melalui 
pengundian yang disaksikan pihak Dinas Sosial, Kepolisian dan notaris, 
keluarlah nomor undian nenek belasan cucu itu. Penyerahan hadiah telah 
dilangsungkan di ruang Kepala Cabang BRI Padang, Jumat (12/8).
Pimpinan Cabang BRI Pa-dang, Syamsurizal menjelaskan, keterlambatan penyerahan 
hadiah kepada pemenang utama undian Simpedes itu lantaran rekening yang 
bersangkutan telah tutup pada Februari 2011 atau satu bulan sebelum pelaksanaan 
undian. “Otomatis rekeningnya kosong. Karena itu kita melakukan pengurusan dulu 
ke kantor pusat di Jakarta, supaya rekening Ibuk Mariana diaktifkan kembali. 
Ini bukti komitmen BRI melayani nasabahnya,” katanya, didamping Asisten Manejer 
Bisnis Mikro (AMBM), Martias Kasim kepada Singgalang.
Tidak percaya
Kepada Singgalang, Nenek Mariana bercerita, awalnya ia tidak percaya keluar 
sebagai pemenang utama Simpedes di Padang dengan hadiah bersih Rp100 juta 
tersebut. “Sampai pagi ko awak juo indak picayo doh. Kini karano lah tibo di 
kantua BRI, baru awak picayo (Sampai pagi tadi saya tidak percaya. Kini karena 
sudah di kantor BRI baru saya percaya),” kata pensiunan RS M. Djamil itu.
Ketika ditanya kenapa rekeningnya ditutup? Nenek Mariana menceritakan, awalnya 
rekening di BRI Simpang Haru tersebut untuk menampung kiriman uang dari anaknya 
yang bekerja di Malaysia. Namun setelah anaknya pulang, otomatis tidak ada lagi 
aliran uang masuk. “Itu sababnyo awak tutuik (itu sebabnya saya tutup),” 
katanya.
Itu pula yang membuat ia tidak percaya bisa keluar sebagai pemenang undian 
Simpedes. Namun begitu, suatu malam sekitar Maret itu ia pernah bermimpi ada 
yang meledak di sampingnya. Antara percaya dengan tidak diperiksanya ke samping 
kiri tempat tidurnya, namun tidak ada. “Sudah itu awak Sumbayang Tahajud 
(setelah itu saya Shalat Tahajud),” katanya lagi mencari tafsir dari mimpinya 
itu.
Hadiah untuk Nenek Mariana diserahkan Pimpinan Cabang BRI Padang, Syamsurizal 
didampingi Asisten Manejer Bisnis Mikro Martias Kasim dan Kepala Unit BRI 
Simpang Haru, Femilia Yulianti. Sedangkan Nenek Mariana didamping dua 
putra-putrinya.
Mau diapakan uang sebanyak itu Nek? “Sabagian untuak pambayia utang, sabagian 
lai disimpan se di rekening (Sebagian buat bayar utang, sebagian lagi disimpan 
saja di rekening),” jawabnya sambil memperlihatkan buku rekening barunya yang 
dibuatkan pihak BRI. (*



Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke