Iseng tapi Sungguhan, lembaran 2:
 
POST SCRIPTUM:
NAN TACICIA DIBUANG SAYANG
 
Mochtar Naim
19/08/11
 
L 
UPA saya menambahkan pengamatan saya ketika menyaksikan Upacara Detik-detik 
Proklamasi di Istana Negara, baik melalui televisi di rumah kemarin ini maupun 
ketika ikut-ikut pula menyaksikan langsung di istana selaku anggota MPR-RI 
maupun DPD-RI sebelumnya selama 10 tahun berturut-turut.
            Apa itu? Itu lho, si gadis pilihan Paskibraka pakai peci kayak 
jejaka yang mau mengibarkan bendera pusaka Sang Saka Merah Putih bersama 
kawan-kawannya, perlu jemput dulu bendera keramat itu melalui tangga istana 
untuk menerimakannya dari tangan Presiden RI yang duduk di atas sana. 
            Apa lalu yang menarik? Itu lho! Ketika lipatan bendera diterimakan 
di atas sebuah baki keramat pula dari tangan Presiden, si gadis sambil menating 
dengan kedua belah tangannya tidak lalu balik-kanan-gerak untuk menuruni tangga 
kembali, tapi sambil membelakang bergerak turun tangga satu per satu, dengan 
ujung jari kakinya menjadi pemandu-perasa untuk tidak terpeleset jatuh. Setelah 
tiba di tanah baru balik-kanan-gerak berjalan menuju tiang bendera bergabung 
dengan kawan-kawannya.
            Apa artinya itu? Hemat saya, tidak lain dari pelestarian dari 
budaya kraton Jawa yang tidak boleh membelakangi si Ndoro ketika berbalik 
surut. Sama dengan si mBok dan siapapun yang meladeni nDoro juragannya di rumah 
yang juga berbuat seperti itu, yang berbaliknya sambil bersisurut kalau sudah 
sampai ke dekat pintu. Dan ini adalah juga cerminan reflektif dari budaya 
birokrasi etatisme Indonesia sekarang ini yang masih kental bau feodalnya. Si 
nDoro maunya dihormati, bukan menghormati. Si nDoro maunya diladeni bukan 
meladeni.  Dan kaitkanlah semua itu dengan praktik-praktik kolusi, korupsi, 
nepotisme, etatisme, feodalisme yang marak berjangkit sekarang ini di Republik 
Tercinta kita ini.
            Pada hal kita sudah 66 tahun merdeka yang praktek demokrasi 
egaliter resiprokal mestinya makin terpakaikan. ***             

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke