Assalamu'alaikum Wr Wb
Saya setuju dengan komentar sdr. Sutan Sinaro itu: 
1. Bubar adalah kata bahasa Indonesia yang berarti selesai berkumpul bersama, 
padahal dalam pesan Dr. Yesi Elsandra itu "Anak Yatin dan Dhuafa Bubar di 
Gubernuran Sumbar" dimaksudkan mereka akan berkumpul bersama untuk berbuka di 
Gubernuran Sumbar.
2. Kata "bareng" itu bahasa Jakarta atau bahasa Jawa bukan bahasa Indonesia. 
Jangan dibiasakan terlalu permisif mencampuradukkan bahasa dalam komunikasi 
tertulis (formal), karena berpotensi merusak bahasa nasional kita.
3. Akan lebih enak dilihat dan dibaca kalau ditulis lengkap saja: "Anak Yatim 
dan Dhuafa Buka Bersama di Gubernuran Sumbar", maksudnya langsung dimengerti 
banyak orang. Kenapa harus berhemat (menyingkat) kata-kata itu, yang berakibat 
membingungkan banyak orang, dan ada yang bereaksi negatif. Jangan sampai 
terjadi: "karena nila setitik, rusak susu sebelanga".
Saya sangat menghargai niat baik dan amal saleh Dr.Yesi Elsandra dan anggota 
SALIMAH (Persaudaraan Muslimah) melaksanakan acara berbuka bersama itu. Semoga 
amal saleh itu dibalas Allah SWT dengan berlipat ganda. Amin ya Rabbal'alamin.
Salam,
Fashridjal M. Noor Sidin
Bdg
 
--- Pada Jum, 19/8/11, Sutan Sinaro <[email protected]> menulis:

Dari: Sutan Sinaro <[email protected]>
Judul: Akronim itu sebaiknya tidak dipakai Re: [R@ntau-Net] Anak Yatin dan 
Dhuafa Bubar di Gubernuran Sumbar
Kepada: [email protected]
Tanggal: Jumat, 19 Agustus, 2011, 4:14 PM

Assalamu'alaikum. w.w.
 
Dr. Yesi, akronim "Bubar" ini sebaiknya tidak dipakai atau disosialisasikan.
Kata bubar itu sendiri sudah punya arti dalam bahasa Indonesia. Tambahan lagi 
kata
"bareng" itu bahasa Jakarta atau bahasa Jawa bukan bahasa Indonesia.
Jadi akronim "Bubar" sebaiknya tidak dipakai atau disosialisasikan. Kalau Buber 
(buka bersama) mungkin masih bisa diterima.
  Sewaktu saya membaca judul postingan Dr. Yesi, saya jadi salah kira,
.... kenapa yaa ?, ada apa dengan Gubernur Sumbar ?, tega-teganya memperlakukan 
anak yatim seperti itu.
...haa... kan.... jadi rusak pula puasa saya.
Jadi akronim Bubar untuk buka bersama sebaiknya tidak dipakai atau 
disosialisasikan.
 
Wassalam
 
St. Sinaro

--- On Thu, 18/8/11, Yesi Elsandra <[email protected]> wrote:


From: Yesi Elsandra <[email protected]>
Subject: [R@ntau-Net] Anak Yatin dan Dhuafa Bubar di Gubernuran Sumbar
To: "rantaunet" <[email protected]>
Received: Thursday, 18 August, 2011, 1:05 PM


Anak Yatim dan Dhuafa merupakan orang-orang yang perlu kita santuni. Dalam 
keberkahan Bulan Suci ini kami SALIMAH (Persaudaraan Muslimah) sebuah 
Organisasi Massa yang Peduli pada perempuan, keluarga dan anak Indonesia 
perwakilan Sumatera Barat akan berbuka bersama dengan anak yatim dan dhuafa di 
Gubernuran Sumbar Jl. Jendral Sudirman padang pada hari Sabtu 20 Agustus 2011. 
Semoga kegiatan BUBAR (Buka Bareng) ini menjadi amal sholeh......

Dr. Yesi Elsandra
Perwakilan SALIMAH Sumbar



-- 

.

* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.

===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. E-mail besar dari 200KB;

  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1

- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting

- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke