Sanakmbo TR nan tacinto, basarato komunitas r@ntau-net di-Rakhmati Nan Kuaso.
Mambaco barita-barita nan dipalewakan TR-PKU ko ---barita "biangkerok" lumpur lapindo nan ka maagihan duopuluahjuta bisa mamundurkan ukatu sumbayang jumaik, dan... ado korupsi di bulan suci ramadhan--- sabana mambuek awak jadi geleang-geleang kapalo. Apokoh urang-urang nantun lai yakin bahaso satiok nan dipabueknyo satiok datiak tu ado nan mancataik suok jo kida, yo? Tampak-2-nyo dunia ko iyo lah samakin tuo, dan samakin dakek lai ka salasai. Ambo hanyo mancocokan barita-barita manyasak-an dado urang nan baiman ko sabuah hadist nabi nan tampaknyo indak bisa diago-ago lai kadatangganyo : Idzaa wusidal amru 'alaa ghairi ahlihi falyantazhiris saa'ata.. (Hadits Hasan) "Apabila sesuatu dikerjakan oleh bukan ahlinya maka tunggulah kehancuran". Mudah-mudahan kito tajauh dari siksa Nan Maha Kuaso nan sangaik padiah dan tanpa ampun tu. Allahu Akbar. Salam................., mm*** “ Shalat dalah tiang agama, barangsiapa yang mengerjakan shalat berarti ia menegakan agama, dan barangsiapa yang tidak melaksakan shalat berarti ia telah mengancurkan agama”.(HR.Bukhari-Muslim). ________________________________ From: "[email protected]" <[email protected]> To: [email protected] Sent: Sunday, August 21, 2011 10:17 PM Subject: [R@ntau-Net] OOT- Bulan Puaso Masih Korupsi ? Dana Bantuan Masjid dari Pemprov Riau Disunat, Warga Pasrah Minggu, 21/08/2011 21:14 WIB Chaidir Anwar Tanjung : detikNews detikcom - Pekanbaru, Pemprov Riau memberikan dana bantuan masjid untuk masyarakat. Namun sayang, dana bantuan tidak bisa diterima utuh masyarakat karena terpaksa disunat dengan alasan administratif. Warga penerima bantuan tak bisa berbuat apa-apa. Inilah sepenggal cerita soal dana bantuan masjid dari Pemprov Riau. Adalah masjid Al Jihad, di Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tampan, Pekanbaru yang menerima bantuan. Boim, pengurus masjid kepada detikcom, Minggu (21/8/2011) bercerita baru saja menerima dana bantuan masjid dari Pemprov Riau. Pihak pengurus masjid setempat, memang mengajukan dana bantuan untuk perbaikan masjid yang membutuhkan perbaikan di sana sini. Pengurus telah melayangkan surat bantuan ke Pemprov Riau dan setelah dua bulan menunggu, dana bantuan itu pun cair. Menurut Boim, pihaknya diberitahukan untuk segera mengambil dana bantuan tersebut. Bergegaslah pengurus masjid mengambil dana tersebut. Sesampainya di Kantor Gubernur Riau, pihak pengurus masjid diberitahukan dari staf bagian keuangan dana bantuan masjid dicairkan sebanyak Rp 7,5 juta. Namun saat uang itu akan terima, pihak bagian keuangan menyebutkan ada potongan biaya administrasi. Walhasil, mereka hanya membawa pulang dana bantuan sebesar Rp 5 juta. "Kata staf di kantor gubernur itu, ada dana potongan sebagai biaya administrasi. Dan masjid kami dipotong sebanyak Rp 2,5 juta," kata Boim. Pihak pengurus masjid tidak kuasa untuk menolak pemotongan dana tersebut. Sehingga pihak pengurus masjid menandatangani dana bantuan itu sebesar Rp 7,5 juta. "Yang kita tanda tangani dananya tidak sama dengan yang kita terima. Katanya pemotongan itu sebagai dana administrasi. Ya akhirnya kita terima saja, kalau memang itu aturannya," kata Boim -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
