Sadakah Jo, bukan sudakah atau sudakoh.

Salam

Syaf AL
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Junaidi Zen <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 22 Aug 2011 15:06:12 
To: [email protected]<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Cc: [email protected]<[email protected]>; 
[email protected]<[email protected]>
Subject: Re: [R@ntau-Net] Kisah anak durhaka dr Singapura

Walaupun curito ko rancak tapi ado beberapo fakta yang agak sulit diterima:
1. di orchard road indak ado/bisa mamintak sudakah doh, kalau ado nan mancubo2 
bisa kanai tangkok dek upeh, kecuali pengamen nan dapek izin. Urang mintak 
sudakah biasono dipinggiran.
2. kalau pengusaha kayono indak mungkin no tingga di apartment, kacuali di 
penthouse di daerah orchard dan sekitarno. Mungkin itu rumah ka sakian bagino.
3. memang disiko ado undang2 bhw kalau anak indak amuah mambantu rang gaekno, 
anak bisa di baok ka pengadilan.
4. Urang gaek lah bungkuak2 karajo disiko bukan karano kesempatan tapi memang 
untuak bertahan iduik, ingek iko bukan welfare state. Itulo antah ka di urus 
LKY, memang ndak do karajono nan lain, nan mauruih tu biasono CC/CDC
5. Siapa bilang anak2 siko dididk utk menghargai pekerjaan kasar sraoman 
mambrasiahan toilet atau manyapu jalan. Urang siko indak amuah karajo di tampek 
nan dark, dirty, dangerous mako banyak pekerja kasar diimpor dari india, 
bangladesh, cino dll.

Salam

Junaidi, 45, kandang singo
Sent from my iPad

On Aug 22, 2011, at 2:04 PM, Julnardi Gadang <[email protected]> wrote:

> terima kasih uda Elthaf alah malewakan postingan ko, bahan introspeksi bagi 
> kami nan masih sarumah jo urang gaek surang.
> 
> salam,
> Julnardi
> 34th, tingga di Jakarta
> asa: Solok
> 
> 
> 2011/8/22 <[email protected]>
> Dari biliak sabalah, sungayang
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
> 
> From: "Rinaldy" <[email protected]>
> Sender: [email protected]
> Date: Mon, 22 Aug 2011 10:47:22 +0700
> To: <[email protected]>
> ReplyTo: [email protected]
> Cc: <[email protected]>
> Subject: [Sungayang] FW: [ikatanalumnimedifarma] Fw: Kisah anak durhaka dr 
> Singapura
> 
>  
> Kisah nyata,
> 
> 
> Berikut ini ada kisah yang sangat mengharukan dari Singapura. 
> Patut menjadi bahan renungan kita semua.
> 
> Rinaldy
> 
>  
> 
> Kiriman Dari Pak Ryanto Susilo... tks P Ryanto
> 
> *Kisah Nyata dari Singapura tentang Penghormatan kepada Orangtua*
> 
> Terlampir di bawah ini adalah Kisah Nyata dari Negeri tetangga beberapa
> dekade lalu yang cukup menghebohkan hingga Perdana Menteri saat itu, Lee
> Kwan Yew senior turun tangan dan mengeluarkan dekrit tentang orang
> lansia di Singapura.
> 
> Dikisahkan ada orang kaya raya di sana mantan Pengusaha sukses yang
> mengundurkan diri dari dunia bisnis ketika istrinya meninggal dunia.
> Jadilah ia single parent yang berusaha membesarkan dan mendidik dengan
> baik anak laki-laki satu-satunya hingga mampu mandiri dan menjadi
> seorang Sarjana.
> 
> Kemudian setelah anak semata wayangnya tersebut menikah, ia minta ijin
> kepada ayahnya untuk tinggal bersama di Apartemen Ayahnya yang mewah dan
> besar. Dan ayahnya pun dengan senang hati mengijinkan anak menantunya
> tinggal ber-sama2 dengannya. Terbayang dibenak orangtua tersebut bahwa
> apartment nya yang luas dan mewah tersebut tidak akan sepi, terlebih
> jika ia mempunya cucu. Betapa bahagianya hati bapak tersebut bisa
> berkumpul dan membagi kebahagiaan dengan anak dan menantunya.
> 
> Pada mulanya terjadi komunikasi yang sangat baik antara
> Ayah-Anak-Menantu yang membuat Ayahnya yang sangat mencintai anak tunggalnya 
> itu tersebut tanpa sedikitpun ragu-ragu menghibahkan seluruh
> harta kekayaan termasuk apartment yang mereka tinggali, dibaliknamakan
> ke anaknya itu melalui Notaris terkenal di sana.
> 
> Tahun-tahun berlalu, seperti biasa, masalah klasik dalam rumah tangga,
> jika anak menantu tinggal seatap dengan orang tua, entah sebab mengapa,
> suatu hari mereka bertengkar hebat, yang pada akhirnya, anaknya tega mengusir 
> sang Ayah keluar dari apartment mereka yang ia warisi dari Ayahnya.
> 
> Karena seluruh hartanya, Apartemen, Saham, Deposito, Emas dan uang tunai 
> sudah diberikan kepada anaknya, mulai hari itu dia menjadi pengemis di 
> Orchard Rd. 
> 
> Bayangkan, orang kaya mantan pebisnis yang cukup terkenal di
> Singapura tersebut, tiba-tiba menjadi pengemis!
> 
> Suatu hari, tanpa disengaja melintas mantan teman bisnisnya dulu dan
> memberikan sedekah, dia langsung mengenali si ayah ini dan menanyakan 
> kepadanya, apakah ia teman bisnisnya dulu. Tentu saja, si ayah malu dan 
> menjawab bukan, mungkin Anda salah orang, katanya.
> 
> Akan tetapi temannya curiga dan yakin, bahwa orang tua yang mengemis di 
> Orchad Road itu adalah temannya yang sudah beberapa lama tidak ada kabar 
> beritanya. Kemudian, temannya ini mengabarkan hal ini kepada teman2-nya
> yang lain, dan mereka akhirnya bersama-sama mendatangi si Ayah.
> 
> Semua mantan sahabat karibnya tersebut langsung yakin bahwa pengemis tua itu 
> adalah mantan pebisnis kaya yang dulu mereka kenal. Dan dihadapan
> para sahabatnya, si ayah dengan menangis ter-sedu2, dia menceritakan
> semua kejadian yang sudah dialaminya. Maka, terjadilah kegemparan di
> sana, karena semua orangtua di sana merasa sangat marah terhadap anak
> yang sangat tidak bermoral itu.
> 
> Kegemparan berita tersebut akhirnya terdengar sampai ke telinga PM Lee Kwan 
> Yew Senior.
> 
> PM Lee sangat marah dan langsung memanggil anak dan menantu durhaka
> tersebut. Mereka dimaki-maki dan dimarahi habis-habisan oleh PM Lee, dan PM 
> Lee mengatakan "Sungguh sangat memalukan bahwa di Singapura ada
> anak durhaka seperti mereka" .
> 
> Lalu PM Lee memanggil sang Notaris dan saat itu juga surat hibah itu
> dibatalkan demi hukum! Dan surat hibah yang sudah baliknama ke atas nama 
> anaknya tersebut disobek-sobek oleh PM Lee. Sehingga semua harta milik yang 
> sudah dihibahkan tersebut kembali ke atas nama Ayahnya, bahkan anak
> menantu itu sejak saat itu dilarang masuk ke Apartment ayahnya.
> 
> Mr Lee Kwan Yew ini ternyata terkenal sebagai orang yang sangat berbakti
> kepada orangtuanya dan menghargai para lanjut usia (lansia). Sehingga, agar 
> kejadian serupa tidak terulang lagi, Mr Lee mengeluarkan
> Kebijakan/Dekrit yaitu "Larangan kepada para orangtua untuk tidak
> menghibahkan harta bendanya kepada siapapun sebelum mereka meninggal.
> 
> Kemudian, agar para lansia itu tetap dihormati dan dihargai hingga akhir 
> hayatnya, maka dia buat Kebijakan berupa Dekrit lagi, yaitu agar semua 
> Perusahaan Negara dan swasta di Singapura memberi pekerjaan kepada para
> lansia. Agar para lansia ini tidak tergantung kepada anak menantunya dan
> mempunyai penghasilan sendiri dan mereka sangat bangga bisa memberi
> angpao kepada cucu-cucunya dari hasil keringat mereka sendiri selama 1 th 
> bekerja.
> 
> Anda tidak perlu heran jika Anda pergi ke Toilet di Changi Airport,
> Mall, Restaurant, Petugas cleaning service adalah para lansia. Jadi selain 
> para lansia itu juga bahagia karena di usia tua mereka masih bisa
> bekerja, juga mereka bisa bersosialisasi dan sehat karena banyak bergerak.
> 
> Satu lagi sebagaimana di negeri maju lainnya, PM Lee juga memberikan 
> pendidikan sosial yang sangat bagus buat anak2 dan remaja di sana, bahwa 
> pekerjaan membersihkan toilet, meja makan diresto dsbnya itu bukan
> pekerjaan hina, sehingga anak2 tsb dari kecil diajarkan untuk tahu menghargai 
> orang yang lebih tua, siapapun mereka dan apapun profesinya.
> 
> Sebaliknya, Anak di sana dididik menjadi bijak dan terus memelihara rasa
> hormat dan sayang kepada orangtuanya, apapun kondisi orangtuanya.
> Meskipun orangtua mereka sudah tidak sanggup duduk atau berdiri,atau mungkin 
> sudah selamanya terbaring diatas tempat tidur, mereka harus
> tetap menghormatinya dengan cara merawatnya.
> 
> Mereka, warganegara Singapura seolah diingatkan oleh PM Lee agar selalu 
> mengenang saat mereka masih balita, orangtua mereka-lah yang
> membersihkan tubuh mereka dari semua bentuk kotoran, memberi pula yang
> memberi makan dan kadang menyuapinya dengan tangan mereka sendiri, dan
> menggendongnya kala mereka menangis meski dini hari dan merawatnya
> ketika mereka sakit
> 
> Go Green for best investment.
> 
>  
> 
> 
>__._,_.___
> Reply to sender | Reply to group | Reply via web post | Start a New Topic
> Messages in this topic (1)
> RECENT ACTIVITY:
> Visit Your Group
> BIJAK BERPIKIR, SANTUN BERKOMUNIKASI, INFORMASI WAJAR DAN LAYAK DIPERCAYA
> MARKETPLACE
> A bad score is 598. A good idea is checking yours, at freecreditscore.com.    
>       
> A bad score is 598. A good idea is checking yours, at freecreditscore.com.    
>       
> Switch to: Text-Only, Daily Digest • Unsubscribe • Terms of Use
> .
>  
>__,_._,___
> -- 
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
> 1. E-mail besar dari 200KB;
> 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
> 3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
> http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
> subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> 
> -- 
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
> 1. E-mail besar dari 200KB;
> 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
> 3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
> http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
> subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
> http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke