Sanak RN yang sedang berbahagia menunaikan ibadah puasa 

Pulang kampuang di masa masa saya kenek kenek saisuak adalah hal langka.. 
paliang tidak itu yang saya lihat dari lingkungan keluarga saya..
Tak ada yang berani pulang sebelum mampu jadi sinterklas. Kalau ada yang pulang 
karena terpaksa ada keluarga sakit itupun tak berani keluar dari rumah dan 
kabur 
pagi pagi menjelang matahari terbit meninggalkan kampung kembali kerantau. 
"Ndak 
tacaliak muko urang doh" kata salah seorang kerabat saya.
Bahkan tak jarang yang memilih kata "selamat tinggal" kampuang karena tak mampu 
membeli seribu pedati untuk disablon namanya ber-arak menuruni kelok kelok dan 
parkir disepanjang jalan utama.

Kini zaman telah berubah. Untuk sebagian orang pulang kampung sudah menjadi 
kewajiban rutin. Padahal dizaman globalisasi ini kampuang itu hanya diujung 
jari. Nan diambo pribadi pulang kampuang sejak merantau baru  tigo kali.. 1986 
- 
2006 - 2011. ( paling tidak frekuensinyo lah samakin rapek) 


Zulkarnain Kahar (53th-23 hari)
Houston TX

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke