Yäª  Bu Nur

Mudah2an MAPPAS akan selalu menjaga Momentum  ïήï

Jangan sampai kehilangan Momentum

Momentum itu adalah sebuah Gaya/Usaha, kalau  ƍäª  salah dalam ilmu fisika yg 
saya pelajari dulu adalah : mV (masa kali kecepatan) :-)

So mudah2an MAPPAS selalu menjaga. Gaya/Usahanya dalam memajukan sektor 
parawisata ranah minang tentunya salah satu faktor V tadi yaitu selalu bergerak 
dan tanggap

Kalau tidak bergerak (V) Yäª  berarti kehilangan Momentum

Salam Parawisata
Insya Allah saya komit bergerak sesuai dengan Gaya saya mendukung MAPPAS

Wass-Jepe
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "Nur'Aini B.Prapdanu " <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 29 Aug 2011 21:55:19 
To: <[email protected]>; MAPPAS<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] LAYANI PERANTAU SEBAGAI WISATAWAN-GUBERNUR JEMPUT 
PERANTAU

Dunsanak kasadonyo nan ambo hormati,

Tarimo kasih dan apresiasi ambo sampaikan ateh namo MAPPAS raso bangga
ternyata Gubernur Sumbar cukuik sensitif dan tanggap akan situasi menyambuik
momentum Hari Raya Idul Fitri .seperti yg kami ungkapkan melalui tulisan Uda
Syaf Al Dirkomhum Mappas di harian Singgalang dan Haluan ,ternyata harapan
Mappas terkabul .

Alhamdullilah beliau berkenan meluangkan waktunya untuk manjapuik para
perantau pulang kampuang .budaya melayani dengan bijak beliau
tampilkan.mudah -mudahan dapek menggugah pihak - pihak terkait untuk tanggap
.dan mensuri tauladani yg telah beliau lakukan.indak paralu dihimbau dan
kegiatan iko dapek dijadikan program rutin tahunan.penyambutan terhadap
perantau yang pulang kampuang.ini bukan suatu hal nan biaso -biaso
sajo.rasonyo semua alah tahu seberapa besar dampak yang menguntungkan bagi
ranah .ketika para perantau pulang kampung.

Uda Sekjen MAPPAS Dedy Yusmen yang telah lebih dahulu berada di Sumbar juga
telah memasang Spanduk selamat datang para perantau di kampuang halaman
tercinta .dipasang di  titik strategis pintu masuk Sumbar.diantaranya
BIM.Padang.Pariaman.Bukik tinggi.kegiatan sapta pesona himbauan dan salam
hangat untuk masyarakat perantau mudah -mudahan .berdampak juga terhadap
masyarakat setempat merupakan ajakan sekadar mengingatkan dan mereka
sadar.bahwa saudara -saudara mereka akan segera datang mengunjungi ranah.
Agar mereka juga turut larut menyambut dengan penuh kehangatan dan keramah
tamahan.sehingga merupakan suatu kenangan pulang kampuang nan indak
talupokan. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi MAPPAS dengan Kemenbudpar
yang cukup tanggap dengan potensi perantau yang sangat besar,memajukan
Pariwisata Sumbar. . Semoga saja, . .

Salam Pariwisata.
NURAINI
KETUM MAPPAS

Pada 24 Agustus 2011 18:07, <[email protected]> menulis:
> Kasubdit Promosi Wisata I, Raseno Arya:
>
> Layani Perantau Sebagai Wisatawan
>
> JAKARTA – Kasubdit Promosi Wisata Wilayah I, Direktorat Promosi Dalam
Negeri, Ditjen Pemasaran, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Raseno
Arya, meminta pemda dan masyarakat Sumatra Barat agar dapat melayani
perantau Minang yang mudik lebaran tahun ini sebagai wisatawan.
>
> “Meski orang kampung sendiri, namun layani mereka sebagai wisatawan karena
sesungguhnya potensi perantau sangat besar dalam memajukan pariwisata Ranah
Minang,” kata Raseno kepada wartawan di Jakarta, kemarin.
>
> Bentuk-bentuk pelayanan yang bias diberikan, kara putra kelahiran Padang
dan alumnus Fekon Unand ini, adalah dengan memberikan informasi tentang
obyek wisata di ranah secara detail, menjaga citra yang baik di lokasi obyek
wisata dengan tidak menaikkan harga secara tidak wajar dan tidak melakukan
pungutan liar secara preman.
>
> “Demi citra pariwisata Ranah Minang ke depan, Pemda provinsi, kota dan
kabupaten harus mengawasi betul praktek-praktek premanisme di lokasi obyek
wisata,” katanya, sembari mengingatkan, sering terjadi keluhan pungutan liar
dan kebiasaan pedagang yang main “pakuak” harga.
>
> Untuk Kota Bukittinggi yang selalu diserbu oleh perantau selama lebaran,
Pemda dan seluruh unsure terkait agar bias berkoordinasi dalam memberikan
pengamanan, terutama terhadap lalu lintas. “Mungkin dari sekarang sudah bisa
ditata system lalu lintas, seperti memberlakukan satu arah, serta menata
perparkiran yang lebih baik,” ujarnya.
>
> Kocek Rantau
>
> Sejalan dengan Raseno, Ketua Umum Masyarakat Peduli Pariwisata Sumatra
Barat (MAPPAS), Nur’aini B. Prapdanu, mengemukakan bahwa perantau Minang
yang jumlahnya justru melebihi penduduk di kampung halaman, adalah potensi
besar untuk memajukan pariwisata Ranah di masa mendatang.
>
> Bila tiap tahun daerah ini bias menggaek perantaunya pulang kampung hingga
1 juta orang saja dengan perkiraan belanja mereka Rp1 juta/orang, maka akan
ada Rp1 triliun uang perantau yang beredar di kampung halaman.
>
> Untuk lebaran ini saja, kata dia, diperkirakan lebih 100.000 perantau
Minang yang pulang kampung dari berbagai penjuru nusantara, baik melalui
udara, laut dan terbesar lewat darat. Bila masing-masing menghabiskan dana
di kampung halaman Rp2 juta selama lebaran ini, maka ada Rp2 miliar lebih
pula dana yang beredar di Sumatra Barat.
>
> Karena itu, kata Nura’ani, sewajarnya Pemda dan masyarakat di Ranah
memberikan pelayanan terbaik kepada perantaunya. “Saya sangat senang kalau
Pak Gubernur bersama pejabat di daerah ini mau meluangkan waktunya untuk
berbagi cerita, atau bias menjemput mereka secara seremonial di pintuk masuk
Sumatra Barat seperti di BIM, Teluk Bayur dan bahkan di perbatasan,” ujar
Nur’aini didampingi Sekjen MAPPAS, Dedy Yusmen.
>
> Ia mengingatkan, momentum lebaran ini harus digunakan oleh Pemda
sebaik-baiknya dalam membangun silaturahim dengan perantau. “Jadikanlah
mereka sebagai duta wisata Ranah Minang di masa mendatang,” katanya. --*
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>  1. E-mail besar dari 200KB;
>  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>  3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke