Kab. Pesisir Selatan

Batik Tanah Liek Dan Sulam Bayangan Dipatenkan

Padang Ekspres  Berita Budaya  Senin, 08/08/2011 - 17:42 WIB  RPG  421 klik

Batik Tanah Liek dan Sulam Bayangan  kebanggan masyarakat kabupaten
Pesisir Selatan (Pessel) diakui legalitas dan kebaradaanya.

Pengakuan ini ditandai dengan diterimanya hak cipta ekspresi Folklor
Batik Tanah Liek dan hak paten Sulam Aplikasi Timbul dan Sulam
Bayangan oleh ketua Dekranasda Pessel, Wartawati Nasrul.

Penyerahan yang dilakukan melalui bupati Pesisir Selatan Nasul Abit
itu, dilaksanakan  pada  upacara gabungan semua SKPD di halaman kantor
bupati setempat Senin kemarin.

Sertifikat dua jenis kerajinan milik masyarakat kabupaten Pesisir
Selatan yang dilahirkan  oleh kementrian hukum dan HAM RI ini, memang
didasari kerena Sulam Bayangan dengan motif Tanah Liek itu tidak
dimiliki oleh daerah lain. Dua jenis ini sekarang sudah mulai
mendunia, sebab sering tampil diberbagai iven dan pameran baik yang
dilakukan di dalam daerah, nasional maupun luar negeri seperti
Malaysia dan Singapura.

Ketua Dekranasda Pessel, Wartawati Nasrul, usai menerima sertifikat
ini menjelaskan bahwa  dua jenis kerajinan yang memiliki spesifik
tersendiri itu memang  tidak dimiliki oleh daerah lain.

"Motif tanah liek dan sulam bayangan ini, keberadaanya hampir saja
punah atau hilang di telan zaman. Ini sangat terasa ketika tahun 2006
lalu Dekranasda Pessel melakukan inventarisir kekayaan seni buda yang
dimiliki, terutama yang bersifat kerajinan," ungkapnya.

Ditambahkanya, sulam bayangan pada tahun 2006 lalu hanya dilakoni oleh
satu pengrajin saja. Yakni di negari Barung Barung Belantai kecamatan
Koto XI Tarusan.

Tidak berkembangnya usaha kerajinan sulam bayangan saat itu, memang
disebabkan karena kurangnya promosi dan juga bersifat monoton. Karena
persoalan itu, sehingga dijadikanlah sebagai sasaran pembinaan agar
bisa berkembang sebagai mana saat ini.

"Dulu sulam bayangan ini hanya sebagai bahan dasar Mukenah, sekarang
sudah dikembangkan untuk dasar pakaian selendang dan lainya,"
jelasnya.

Kondisi yang tak jauh beda juga dialami motif khasnya Pesisir Selatan
yakni tanah liek. Sebelas jenis motif itu dinilai akan bisa menjadi
duta ranah Pesisir Selatan di masa depan. Sehingga perlu untuk
dibangkitkan kembalai. Upaya ini cukup membuahkan hasil, sebab
permohonan yang diajukan tanggal 11 Agustus 2008 ke Menkum HAM ini
telelah membuahkan hasil. Begitu pula untuk jenis sulam bayangan yang
permohonanya dilakukan tanggal 18 September 2008, satu bulan setelah
permohonan batik tanah liek.

"Proses pangakuan ini memang melalui proses yang cukup panjang, sebab
harus melalui uji dan verifikasi dulu, sebab bila salah dalam membuat
keputusan sebagai mana sertifikat yang diterima saat ini, bisa
mendapat komplain dari daerah lain," terangnya.

Dengan telah diterimanya serifikat ini, maka Pesisir Selatan telah
memiliki dua jenis produk kerajinan rakyat yang akan manjadikan daerah
ini dikenal. Selain itu, juga menjadi peluang baru pula dalam membuka
lapangan kerja baru.

"Jaminan ketersedian produk ini akan menambah kepercayaan konsumen
untuk bekerjasama dalam hal pemasaran. Sebab jenis ini bukan saja
digemari oleh masyarakat lokal, tapi juga dari luar negeri," tutupnya.
(yo)



[ Red/Husnal Hayati

-- 
Sent from my mobile device

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke