quote :
"Nan membeku tu dalam soal ko iyo Myah tu......"

membeku karena belum ada yang bisa mencairkannya, kalau yg ditawarkan
rukyah dan hisab-imkanur rukyah 2 derajat jelas ia akan membeku terus
Sebenarnya Muhammadiyah tidak sekaku yg digambarkan TDj itu
Md bbrp kali melakukan koreksi atas metode hisabnya dan Md setahu
saya siap juga membuang konsepnya saat ini jika memang ada konsep
hisab hakiki yang lain. Hisab-imkanur rukyat  2 derajat yg digadang2kan itu
juga kan ga nyunnah sama tidak nyunnah nya hisab bagi mereka yang 
menganut rukyah?? Paling tidak, jika bulan purnama dijadikan sebagai
pembuktian,  bulan ini dan bulan2 sebelumnya masih menempatkan hisab 
wujudul hilal mendekati kebenaran.
Bukan hanya NU tapi juga Persis, Muhammadiyah, Al-Irsyad mereka 
juga punya ahli falak, tapi itu bukan berarti yang banyak berarti yang
benar / menang. nah, klo kyai kemungkinan besar NU yang paling
banyak :D

Kalau menurut saya T. Djamaludin tidak layak jadi rujukan lah
dia malah menyarankan 4 derajat, kalau itu yg digunakan berarti
akan banyak istikmalnya, padahal Rasulullah lebih sering berpuasa
29 hari.

wassalam,
harman


________________________________
From: Fitrianto <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Monday, September 12, 2011 3:45 PM
Subject: Re: [R@ntau-Net] Bulan Purnama


AslmWrWb
 
Pak Anzori,
hetong2an teori di ateh karateh/komputer tu baru bisa dipacayo kalau lah 
didukuang data2 observasi.
Untuak bisa mengobservasi, iyo harus dicaliak bulan tu.
Indak bisa diangan2kan sajo doh...:))
 
Prof Thomas Djamaluddin tu adolah profesor di bidang astronomi nan lah puluahan 
tahun menggeluti bidang tu. 
Apo alun layak beliau dianggap ulama nan pantas jadi rujukan?
 
NU pun punyo banyak ahli hisab dan mereka lah namuah maubah posisi dari rukyat 
mutlak (mato talanjang) manjadi rukyat teknologi (mato taropong). Persis pun 
namuah barubah.
Nan membeku tu dalam soal ko iyo Myah tu......
 
Wassalam
fitr


2011/9/12 Anzori <[email protected]>

Assalamualaikum ww.
>He..he..he, kalau nan diliek bulan panuah yo tu sanak, namun kalau diliek 
>bulan awal, yo indak tampak, makonyo ilmu astronomi tu pantiang pantiang bana. 
>Masyak awak urang Islam  masiah suko maliek-liek bulan baru ka rayo, digalakan 
>awak dek nan mudo2.
>Alam takambang jadi guru, tapi baguru ka ilmu pengetahuan labiah rancak.
>
>
>
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke