Uni Reni, Uni Nur, Uda Dedy dan Uni dan Uda pengurus MAPPAS (oh Yäª  begitu Yäª 
 panggilannya dalam organisasi MAPPAS "ber Uni dan ber Uda..lintas umur)

Terima kasih laporannya, insya Allah saya komit mendukung MAPPAS walau tidak 
bisa ikut kumpul2  Ɣªήğ  boleh dikatakan semua pengurusnya domisilinya ∂ï 
Jabodetabek

Mungkin bernagai cara bisa kita lakukan ∂ï daerah masing2 dalam membantu 
memajukan dunia Parawisata ranah minang kearah Ɣªήğ  lebih baik paling tidak 
akan meningkatkan sektor perekonomian masyarakat banyak ∂ï ranah minang baik 
terlibat lansung ∂ï usaha parawisata maupun dampak berantainya baik lansung 
maupun tidak lansung

Saya mencoba juga disini disektor Kuliner sebagai salah satu bagian Ɣªήğ  tidak 
terpisahkan ∂ï dunia parawisata ranah minang memberi masukan sepanjang Ɣªήğ  
saya amati dan perhatikan

Mungkin sesuatu Ɣªήğ  tidak muluk2 dulu ∂ï MAPPAS Ɣªήğ  kita lakukan 
diantaranya agar lebih nyinyir memberikan masukan, nasihat dan saran kepada 
masyarakat ∂ï ranah minang
dalam pelayanan jasa boga (kuliner) RM dan lapau2 ∂ï kantong tujuan parawisata 
∂ï ranah minang diantaranya

1.Kecepatan dan pelayanan Ɣªήğ  baik

Saya ingat sebuah keluhan Uni Nur ∂ï wall FB nya ketika makan ∂ï sebuah lapau 
sederhana ∂ï Pariaman saat mencicipi gulai kepala ikannya Ɣªήğ  enak, tapi 
pelayanannya behitu lama dan tidak memuaskan dan jauh dari keramahan. Hal 
seperti  ïήï memang sering kita temui dan menjadi diskusi ∂ï alanta RN, banyak 
sekiranya lapau2, RM sederhana ∂ï ranah minang dari segi cita rasa jangan 
ditanya, tapi mutu pelayanan masih lemah dibandingkan RM suku lain (Sunda atau 
Jawa) tapi apaboleh buat terkadang dgn cita rasa orang mau bertahan juga walau 
sedikit mengomel, seandainya cita rasa dan pelayanan Ɣªήğ  prima tentu  ïήï 
akan membawa citra Ɣªήğ  bagus bagi sektor kuliner sebagai penunjang sektor 
parawisata ∂ï ranah minang terutama bagi wisatawan dan wisman non minang, 
pelayanan termasuk "KESAN PERTAMA"

2. Kebersihan

Hampir rata-rata lapau-lapau dan RM sederhana tapi masakannya bercita rasa 
kurang betul dari segi kebersihan  ïήï perlu diedukasi juga, bangunan tidak 
perlu wahh seperti resto Ɣªήğ  telah punya standar higinis, tapi suasana Ɣªήğ  
nyaman, bersih, segala sesuatu rapi seperti Ɣªήğ  saya temui ∂ï Sate Ajo Laweh 
Balikpapan, tempatnya sederhana tapi bersih, toilet bersih, meja kursi dan apa 
Ɣªήğ  diatas meja rapi, selesai pelanggan makan sigap membersihkan meja 
sehingga kering tidak  ä∂ä sisa2 kotoran makanan baik ∂ï meja maupun dilantai 
(dilantai rata2 lapau2 dan RM sederhana ∂ï ranah minang kita suka kurang 
pedulian kebersihannya)

Kebersihan, kenyamaman dan teratur adalak KESAN PERTAMA

3. Harga (hilangkan stigma "main pakua"

Pada umumnya semakin ketatnya persaingan bisnis disektor kuliner dengan aneka 
ragam dan jenis masakan nusantara saat  ïήï rata2 hampir meyajikan tabel menu 
lengkap dengan foto2nya serta harga ber porsinya, perlu kiranya diedukasi juga 
oleh MAPPAS hal  ïήï sudah selayaknya juga RM kita lebih informatif tentang 
harga makanan walau siap saji dengan aneka menu (bukan pesanan sesuai 
pelanggan) tapi ∂ï meja disediakan daftar harganya sehingga pelanggan bisa 
mengukur kantongnya seberapa besar dia membayar jika mengambil.. ïήï itu menu 
yag tersaji ∂ï meja dan tentunya ketika mereka telah tahu kekuatan kantongnya 
dan perkiraan membayar "stigma kanai pakuak" tidak  ä∂ä ℓągȋ̊ 

Sebagai contoh

Saya memang agak ragu menyantap gulai kepala kakap ketika ∂ï hidangkan, enak 
dan menggiurkan memang tapi dalam hati seberapa mahal  ïήï harga kepala Ikan, 
kalau main makan saja saya sempat "kaget mendadak"  ketika ∂ï hitung 80 ribu 
perpors mungkin bisa jadi wajar atau kemahalan tapi ketika tidak  ä∂ä informasi 
harga  ïήï membuat "kaget mendadak"

Jadi logikanya seandainya  ä∂ä daftar menu dan harga  ïήï dicantumkan harga 
gulai kepala ikan kakap Ɣªήğ  besar 80 ribu, Sedang 60 Ribu kecil 40 ribu, 
dagingnya 30 ribu tentunya pelanggan akan bisa mengukur kemampuannya dulu 
"dimakan atau tidak" permasalahan secara "psikologis" karena tidak  ä∂ä harga 
tersebut (mungkin sesuatu Ɣªήğ  wajar harga 80 ribu) tapi ketika membayar 
terasa "seperti kanai pakua" nah kalau  ä∂ä daftar menu sudah tercantum disana 
80 ribu Yäª  "Anda berani makan, berani bayar"

Mungkin begitu dulu dari saya

Berpikir,Bergerak dan Fokus...MAPPAS !!!!

Salam Parawisata

Jepe

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke