-------Original Email-------
Subject :[R@ntau-Net] Baca dan komentarilah!
>From :mailto:[email protected]
Date :Tue Sep 27 12:30:34 Asia/Bangkok 2011
Satpol-PP Padang amankan penari striptis
Selasa, 27 September 2011 06:54 WIB | Dibaca 923 kali
Padang (ANTARA News) - Satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kota Padang,
Sumatera Barat, Senin, sekitar pukul 22.45 WIB mengamankan dua orang penari
striptis di salah satu tempat hiburan malam di daerah itu.
Kepala Kantor Satpol PP Kota Padang Yadrison, di Padang, membenarkan
penangkapan yang dilakukan jajaranya di Fellas Cafe jalan Diponegoro, Kota
Padang.
"Kita dalam razia tempat hiburan malam malam tadi berhasil mengamankan dua
orang penari striptis, di salah satu ruangan karaoke di cafe itu, dimana mereka
tertangkap tangan sedang tidak memakai satu helai benangpun di depan tiga orang
tamu laki-laki," kata Yadrison.
Dia menjelaskan, kedua penari striptis (telanjang) yang diamankan tersebut
adalah SS (21) warga dari Kabupaten Sawahlunto, serta NA (21) warga dari Kota
Bukittinggi, yang kos di daerah Tanah Broyo, Kecamatan Padang Selatan, Kota
Padang.
Dua penari striptis tersebut mengaku telah terjun menjadi penari telanjang itu,
karena tertarik dengan bayaran yang didapat serta berawal dari hobi mereka
berkaraoke.
Menurut pengakuan SS pada ANTARA, dia telah bekerja selama tujuh bulan di Kota
Padang, sebagai penari Striptis, di dua kafe berbeda, yaitu di Fellas dan Happy
Family.
"Saya sudah tujuh bulan bekerja di dua cafe, yaitu di Fellas ini, dan juga
sebelumnya di Happy Family, saya cuma menari, setelah itu pelanggan pulang,
karena ada sistem tarif per jamnya," kata SS.
Setiap kali melakukan atraksi striptisnya, SS mengaku menerima bayaran Rp500
ribu sampai Rp1 juta.
Sama dengan pengakuan SS, NA yang mengaku baru terjun dua bulan yang lalu
setelah berpisah dengan suaminya, menyatakan jika tamu yang langsung
menghubungi tidak ada persenan bagi pemilik cafe, namun jika yang menyediakan
pihak cafe maka Rp50 ribu setiap satu jam melakukan atraksi.Satpol-PP Padang
amankan penari striptis
Selasa, 27 September 2011 06:54 WIB | Dibaca 923 kali
Padang (ANTARA News) - Satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kota Padang,
Sumatera Barat, Senin, sekitar pukul 22.45 WIB mengamankan dua orang penari
striptis di salah satu tempat hiburan malam di daerah itu.
Kepala Kantor Satpol PP Kota Padang Yadrison, di Padang, membenarkan
penangkapan yang dilakukan jajaranya di Fellas Cafe jalan Diponegoro, Kota
Padang.
"Kita dalam razia tempat hiburan malam malam tadi berhasil mengamankan dua
orang penari striptis, di salah satu ruangan karaoke di cafe itu, dimana mereka
tertangkap tangan sedang tidak memakai satu helai benangpun di depan tiga orang
tamu laki-laki," kata Yadrison.
Dia menjelaskan, kedua penari striptis (telanjang) yang diamankan tersebut
adalah SS (21) warga dari Kabupaten Sawahlunto, serta NA (21) warga dari Kota
Bukittinggi, yang kos di daerah Tanah Broyo, Kecamatan Padang Selatan, Kota
Padang.
Dua penari striptis tersebut mengaku telah terjun menjadi penari telanjang itu,
karena tertarik dengan bayaran yang didapat serta berawal dari hobi mereka
berkaraoke.
Menurut pengakuan SS pada ANTARA, dia telah bekerja selama tujuh bulan di Kota
Padang, sebagai penari Striptis, di dua kafe berbeda, yaitu di Fellas dan Happy
Family.
"Saya sudah tujuh bulan bekerja di dua cafe, yaitu di Fellas ini, dan juga
sebelumnya di Happy Family, saya cuma menari, setelah itu pelanggan pulang,
karena ada sistem tarif per jamnya," kata SS.
Setiap kali melakukan atraksi striptisnya, SS mengaku menerima bayaran Rp500
ribu sampai Rp1 juta.
Sama dengan pengakuan SS, NA yang mengaku baru terjun dua bulan yang lalu
setelah berpisah dengan suaminya, menyatakan jika tamu yang langsung
menghubungi tidak ada persenan bagi pemilik cafe, namun jika yang menyediakan
pihak cafe maka Rp50 ribu setiap satu jam melakukan atraksinya diserahkan pada
pihak cafe.
Sehubungan dengan terungkapnya kegiatan di kafe tersebut, pihak Satpol PP Kota
Padang berjanji akan lebih mengintensifkan razia terhadap tempat hiburan malam.
"Kita akan semakin intensif melakukan razia, dan bagi kedua penari yang
tertangkap malam ini, akan kita tunggu pihak keluarga, sedangkan untuk kafe
akan kita serahkan pada KP2T yang membidangi perizinan, untuk diminta segera
dicabut izinnya," jelas Yadrison. (ANT-276/Z002)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
Saafroedin Bahar Taqdir di tangan Allah, nasib di tangan kita.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/