Rabu, 28 September 2011 Saya tidak percaya, kalau lokasi yang dirazia Satpol PP di Padang ini adalah tempat-tempat yang bosnya sudah "menyetor uang takut." Saya masih agak yakin, kalau sebahagian perempuan malam yang digaruk petugas ketertiban itu, akan menghilang sementara ketika razia digelar.
Sehari dua hari kemudian, biasanya mereka akan tiba pula. Dan yakin pula saya, bila razia itu diizinkan pemerintah kota. Tapi, saya prihatin, kalau razia-razia itu "hantam kromo," asal menggebrak sembarang tempat saja. Berizin tak berizin. Sata tak sata, angkat saja. Astaga. Mengganggu orang sedang menikmati hiburan di tempat-tempat yang sudah berizin, sungguh, terkesan sebagai tindakan yang "berlantas angan." Untuk diketahui, tindakan seperti itu bukanlah aksi yang bijak dan populer. Padang, sebagai kota besar dan kemajemukan penduduk, selain menyediakan fasilitas kenyamanan dan keamanan, juga membutuhkan fasilitas hiburan, pelerai ketegangan sehari-hari. Saya sering mendengar keluhan dari berbagai kalangan, mencari hidup di Padang, sepertinya ndak ado nan ka elok. Manggalas awak kanai gusur. Bertukang awak, kanai tokok. Menghibur diri, untuk menepis stres, awak ditangkap oleh Satpol PP. Lha? Kalau jelas, tertangkap basah berbuat mesum, itu bisa diterima. Tapi, kalau sekadar duduk-duduk dengan pacar di tepi laut, berpacit tangan, atau duduk di cafe manyanyi-nyanyi dipermalukan dengan menangkap, menggiring orang yang menikmati kesenangan, seperti menggiring maling, tak dapat akal lagi. Kok ada janjang ka langit, tak kan dihuni lagi Kota Padang. (lengkapnya di: http://www.hariansinggalang.co.id/sgl.php?module=detailberita&id=8566) -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
