Assalamualaikum wr wb Pak Muchtar Naim, Tulisan yang Menarik, mengalir seperti mengalirnya mobil yang Bapak kendarai menemani perjalanan dengan kesendirian. Kagum, dengan umur Bapak berkuat hati menyetir sendiri menyusuri bukit-datar-turun menemani perjalanan dari Batipuh kembali ke Batipuh. Memanglah terkenal pula Batipuah ini sebagai salah satu Langgam Nan Tujuah Rang Koto-Piliang, batampek pulo Harimau Champo Rang Koto Piliang. Surau Mahasiswa, yang telah pula kami dengar pada masa Mahasiswa ternyata telah berjadi, dan sudah 25 tahun Pak Muchtar merintisnya. Saya dengar tidak sedikit pula yang 'mencimees' waktu itu, tapi bak batu karang ditengah lautan, pantang beranjak ketepian berdiri kokoh walau kadang dalam kebertapaan, sendiri ditengah badai. Baguslah kiranya Surau Mahasiswa ini terus dikumandang-dengungkan, tidak penting berapa yang akan 'ikut sata', tunggulah para pengikut 'berondoh-pondoh'. InsyaAllah kami dari MAPPAS akan membantu mendengungkannya, melalui kawan-kawan muda di ranah. Apapula hubungannya MAPPAS dengan Urusan Surau. InsyaAllah akan kami jelaskan bila waktunya tiba Ranah kita, dihuni oleh para cendekia, ulama, parewa, urang pasa, pemuda, nan muda-tua, nan ketek-gadang babana. InsyaAllah bahu membahu semuanya sehingga menjadi gerakan yang holistik. Selain untuk Mahasiswa, maka kembali ke Surau juga diperlukan pula oleh para Anak-Pemuda tanggung yang kadang belum bisa bersarung, begitu juga yang tua berumur perlu pula belajar kembali tentang adat-ugamo ke balairung. InsyaAllah bersama-sama pula kita persamakan. 'Daganglah Pulang" seperti isi lagu Uda Ted Ramnez (Pegiat Seni, lamo di rantau sekarang menetap di kampung, pegiat MAPPAS) mendidikasikan dirinya untuk pengembangan rekan muda minang yang terlihat (ia seperti dipinggir tapi sesungguhnya ia ditengah) karena kita, kita dan kita yang kadang mengganggap baik itu yang tampak, tapi bukan tak tersentuh. 'Pulang lah jiwamu ' hai urang rantau begitu tersirat kata Uda Ted dalam lagunya, Seolah berisyarat, kami tidak butuh fisik engku hai dunsanak di ranah ini seperti pelancong yang memakai kacamata rayban besyal sutra, atau bertaluak belango dengan 'peci syarbaini' walau engkau berdiri disekitar kami, tapi engkau hanya bagai melihat ikan di akuarium ranah ini. Biarlah engkau hai urang rantau jauah di belahan bumi Allah yang lain ,tapi pikir dan hatimu, jiwamu suwaktu-waktu melayang ke ranah.. sekali-kali berenang-renang didalm akuarium ranah ini bersama kami, dengan itu kau tinggalkan sedkit asa yang engkau raih di rantau, yang dengan itu ranah ini menjadi bening pula airnya dan bertambah haranya. Begitu pula kata Uda AnwarDjambak sewaktu bertemu kemaren di negeri seribu Dato', Lakukan saja, sedikit saja bicara kerjakan saja apa yang bisa. Pak Muchtar, teruslah berkarya, jadi tempat kami bertanya, InsyaAllah tercapai apa yang menjadi hendak. Akhirulkalam Maaf terlebih tekurang. Wass DY
________________________________ From: AnwarDjambak <[email protected]> To: "[email protected]" <[email protected]> Sent: Tuesday, 4 October 2011, 15:38 Subject: Re: [R@ntau-Net] Re: MOCHTAR NAIM: SEHARI BERKELILING GUNUNG MARAPI Wahai Urang Rantau! Kok Iyo Dulu Marantau dek alun paguno, Dek alun cukuik ilmu di dado, Baa mangko kini lah sukses alun pulang juo, Buktikan anda bukan Marantau Cino.. Sangenek, (Sdang mamulai mambukak langkah di kampuang) Wassalam, AnwarDjambak43+, L Pyk, Kualalumpur, Sent by Maxis from my BlackBerry® smartphone ________________________________ From: Dewis Natra <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 4 Oct 2011 15:14:16 +0700 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [R@ntau-Net] Re: MOCHTAR NAIM: SEHARI BERKELILING GUNUNG MARAPI Pak MN, Alah ambo baco pulo perjalanam bapak kuliliang gunuang marapi. Ambo tertarik jo "Konsep Surau Minangkabau", mudah2an bisa manjadi surau2 masa kini tampaik pendidikan urang minang tempoe doeloe. Saran kegiatan atau mungkin juo alah dilakukan dek Surau Minangkabau, diminta ka dunsanak2 nan alah sukses di bidangnyo apabilo urangko pulang kampuang untuak sharing ilmu, babagi ilmu, point nyo untuak mamacu sumangaik mahasiswa yang ado di surau itu. Diskusi ringan dari dunsanak nan sukses, bagi adiak2 mahasiswa iko mamacu adrenalin sumangaiknyo. Misalnyo, katiko Mak Buyuang "Zubir Amin" pulang kampuang disadiokan wakatunyo agak sa jam dua jam diskusi ringan jo mahasiswa seputar pengalaman diplomatnyo, Kanda Andrinof Chaniago pulang kampuang, disadiokannyo pulo wakatu sa jam duo jam untuak sharing masalah politik dari sisi pengamat, baitu juo pelaku politik sarupo Indra Piliang. Iko baru urang seputar lapau RN sajo, kok diminta pulo komitment dari dunsanak lain nan alah sukses dibidangnyo sekedar untuak sharing atau diskusi ringan. Ambo yakin Surau2 minangkabau pak MN akan manjadi produsen si minangkabau sarupo era kemerdekaan dulu, baitu banyaknyo si minangkabau yg sukses di bidang masiang. Semalam nonton dialog Anies Baswedan dengan Peter F Gonta di TV berita satu yg masih siaran percobaan. Menurut Anis, setiap ditanyo apo kekayaan bangsa indonesiako, hampia sado urang manjawab minyak bumi, gas, batu bara dll. Tanpa pernah tapikiakan salah satu kekayaan bangsa Indonesia iko adolah "MANUSIA" nyo. indak pernah tapikiakan memanfaatkan potensi manusia, potensi manusia notabene dari pendidikan, dari data antaro jumlah urang nan masuak SD jo nan kalua SMA angkonyo sangaik pantastik, labiah dari saparo. masuak SD 1000 nan kalua SMA ndak sampai 500 (angko pastinyo ambo lupo). Pembinaan kekayaan manusiako tantu impact nyo ndak kini. Semoga surau mahasiswa pak MN, pesantren mak lembang, parabek ditangan mak Tan Ameh, bisa bajalan program iko. Salam Is St. Marajo, 42an, sikumbang, Sungai Pua, Tangerang. www.cimbuak.net #KAMPUANG JAUAH DIMATO DAKEK DIJARI# Blog : http://urangminang.wordpress.com http://palantaminang.wordpress.com 2011/10/4 Evy Nizhamul <[email protected]> Subhanallah - Maha suci ya Allah... Dialah yang Maha Pencipta - Maha Kuasa - serta nama - nama terbaik lainnya yang akan kita sampaikan kepada Allah SWT........mungkin begitu ya Pak Mochtar... > > -- -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
