Minggu, 23 Oktober 2011 | 02:40 WIB

Apa hubungan antara teknologi, demokrasi, dan ekonomi? Bagi Jusuf Kalla,
duta pemenangan komodo, ketiga hal itu sangat erat hubungannya. Itu sebabnya
belakangan ini beredar luas pesan singkat (SMS) yang mengajak kita mengetik
kata KOMODO kemudian mengirimkannya ke nomor 9818.

Teknologi memang mengubah secara radikal kehidupan dan gaya hidup kita
sehari-hari. Bahkan dalam hal "berdemokrasi" pun, teknologi telah berperan
besar. Seorang peserta idol- idolan bisa juara karena mendapat paling banyak
dukungan SMS, walaupun peserta yang tidak menang mungkin tak kalah bagus
suaranya. Berarti demokrasi itu konsensus.

Sama halnya dengan pemilihan new seven wonders, tujuh keajaiban alam baru.
Karena semua orang setuju bahwa yang terpilih masuk "New 7 Wonders" adalah
yang paling banyak dukungan suaranya melalui SMS dan memilih melalui
www.new7wonders.com, jadilah barang itu sebagai satu di antara tujuh
keajaiban alam yang baru.

"Orang tanya saya mengapa mendukung komodo? Saya bilang inilah cara termurah
untuk mengangkat perekonomian kita, khususnya Nusa Tengara Timur. Komodo
tetaplah komodo, sampai 100 tahun juga tetap binatang. Tetapi berlomba-lomba
mendukung dan memberi suara kepada komodo, berarti kita memperkenalkan salah
satu aset nasional kepariwisataan kepada dunia," katanya.

Dengan memenangi kompetisi ini, berarti Taman Nasional Pulau Komodo akan
terkenal. "Turis pasti berdatangan mengunjungi komodo. Pariwisata NTT
berkembang, uang datang. Inilah ekonomi komodo," kata JK.

Di mana-mana JK bicara komodo dan mengajak masyarakat mendukung komodo.
Bahkan ketika di sela-sela acara penganugerahan gelar doktor honoris causa
dari Universitas Brawijaya, Malang, kepadanya, ia pun mengajak hadirin
mengetik komodo di ponselnya lalu mengirimkannya ke 9818.

"Saya bicara dalam pertemuan dekan fakultas ekonomi, saya bilang ini new
economy, ekonomi komodo, bisa diterapkan pada hal-hal lain. Mengajak
masyarakat berpartisipasi memasarkan kebudayaan dan keindahan alam dengan
biaya murah," katanya.

Ketika diundang menghadiri acara perusahaan produsen kutang atau beha oleh
Apindo, JK pun bicara komodo dan kaitannya dengan beha. "Kalau kesejahteraan
masyarakat NTT meningkat, pasti penjualan beha kalian di sana meningkat
toh...! Nah, supaya penjualan kalian di sana meningkat, mari kita berupaya
meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTT dengan mendukung komodo," katanya.

Seperti biasa, JK mengeluarkan teleponnya, mengajak hadirin mengetik komodo
lalu kirim ke 9818. Kirim sebanyak-banyaknya. Biayanya murah, hanya satu
rupiah per SMS.

Terbukti, setelah JK turun tangan, dukungan SMS melonjak. Hal itu diakui
Emmy Hafild, Ketua Pendukung Pemenangan Komodo. (Andi Suruji)

http://travel.kompas.com/read/2011/10/23/0240067/JK.Komodo.dan.New.Economy.

 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke