Padang Ekspres  Berita Sosial  Senin, 24/10/2011 - 06:15 WIB  RPG  49 klik
Akhir-akhir ini cukup banyak kasus pemerkosaan maupun pelecehan seksual yang rata-rata dilakukan para remaja. Tingkah para remaja ini sudah tidak lagi mencerminkan adat budaya Minangkabau yang selama ini hidup berdasarkan filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Menurut Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabu (LKAAM) Sumbar, M Sayuti, selain disebabkan iman remaja saat ini yang lemah, juga dipicu kurangnya pengawasan bersama semua pihak, terutama orangtua dan keluarga. Apakah itu pengawasan dari segi adat dan agama yang lemah, sambungnya, terjadinya kasus pemerkosaan dan pelecehan seksual juga disebabkan karena lemahnya hukum yang diterapkan di negara ini karena tak memberikan efek jera kepada pelaku. Seharusnya, kata mantan anggota DPRD Sumbar ini, selain diberlakukan hukum pidana, juga harus diberlakukan hukum adat. “Harusnya antara hukum pidana juga dibarengi dengan hukum adat. Sehingga mereka (pelaku, red) bisa dipulihkan kembali,” kata Sayuti. Kendati demikian, tak hanya cukup sampai disitu saja. Kata Sayuti, peran orangtua dan ninik mamak (keluarga) juga sangat menentukan prilaku para remaja. Pengawasan dirumah sangat memberikan pengaruh yang besar terhadap perubahan prilaku anak, remaja hingga dewasa. Yang terjadi saat ini, Sayuti tak menafikan jika peran orangtua dan keluarga itu yang tidak lagi maksimal terhadap anak-anak mereka. Untuk mengatasi permasalahan itu, LKAAM dan pemerintah saat ini, terus berupaya memperkuat pemberlakuan hukum-hukum lokal. hukum-hukum adat. “Kini kita sedang menyetujui dengan pemda bagaimana memperkuat adat kedepan,” ujarnya. (bis) [ Red/Husnal Hayati ] http://padang-today.com/?mod=berita&today=detil&id=32329&utm_source=twitterfeed&utm_medium=twitter Wassalam Nofend | 34+ | Cikasel Sent from Pinggiran JABODETABEK® -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
