Dalam menjalani kehidupannya manusia dihadapkan pada beberapa pilihan

Ada yang melihat sesuatu secara hitam-putih. Sehingga dia dengan tegas memilih 
atau menolak sesuatu sesuai ideologi, kepercayaan dan imannya

Dalam berpolitik pun berlaku istilah : mereka yang punya lawan yang sama adalah 
kawan. Walau kenyataannya nanti antar sesama mereka yang bersatu melawan pihak  
yang sama ini terjadi pula gontok2an

Ada pula yang karena memperoleh iming2 tertentu terpaksa bermain di gray-area

Sebagian mereka yang tersadar, cepat hidup kembali secara lurus apa adanya. 
Kadang mereka yang berani membuka borok  ini disebut pula sebagai kelompok 
Whistle Blowers. 

Sejumlah yang lain tetap berada disana bahkan bisa terjerumus makin dalam. 

E -GE-PE , emang gua pikirin kata mereka
MTW, ma tau awak , awak mabuak.  Kecek rang awak

Saya tidak tau apakah : Bialah tanduak kumuah, asa muncuang panuah (?). Masih 
bisa dipakai untuk hal yang berkonotasi negatif ini

Hal lain adalah  mereka yang dengan sadar menerima ideologi baru ini dengan 
mengorbankan agamanya

Kembali pada Gadhafi ini, terlepas dari track-recordnya selama ini. 
Kita harus melihat juga tangan yang berperan sebagai polisi dunia dalam 
menghancurkannya

Apakah itu memang murni demi demokrasi dan kemanusian. Atau ada maksud lain ?

Karena sekarang Pemerintah Baru Libya akan ditagih Biaya Operasi oleh Negara2 
yang membantu selama ini. Belum lagi berbagai konsesi yang harus diberikan 
negeri kaya ini pada "penolong mereka". Seperti yang terjadi di Irak sekarang. 


Dalam kondisi begini apa bedanya mereka yang katanya membantu itu dengan VOC di 
Hindia Belanda dan berbagai Kongsi/Pemerintah Eropa tempo dulu dalam 
menggerogoti Asia-Afrika-Amerika masa itu ?

Jadi sebaiknya hal ini kita lihat dan analisa secara jernih. 

Apalagi media dan opini dunia dikuasai oleh yang berseberangan dengan agama kita


Untuk ideologi, dalam agama kita ada dinyatakan ;

Mereka yang berani menentukan sikap dan benar akan memperoleh dua. Sedang yang 
menentukan sikap kemudian ternyata tidak benar masih dapat satu faedah. Tentu 
hal ini sudah punya berbagai dasar pemahaman sebelumnya. Bukan berijtihad tanpa 
dasar yang jelas
 
Sedangkan bagi  kita yang  tidak bersikap apa2, hasilnya adalah nol besar

Jadi dimana posisi kita ?

E GE PE, MTW ha...ha..ha

---TR
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke