Mana yg betul ini ?

Apa JK juga takicuah ?

 News » 

Selasa, 01/11/2011 10:44 WIB

KBRI Bern Ragukan Kredibilitas New7 Wonders, Publik Diminta Hati-hati

Indra Subagja : detikNews

detikcom - Jakarta, Sebuah peringatan disampaikan KBRI Bern, Swiss. Isinya 
menyangkut panitia New7 Wonders yang dinilai meragukan kredibilitasnya. Publik 
diminta berhati-hati.

"KBRI Bern meragukan kredibilitas panitia atau yayasan tersebut, dan mengimbau 
agar publik di Tanah Air berhati hati," kata Dubes RI Djoko Susilo dalam surat 
elektronik yang diterima detikcom, Selasa (1/11/2011).

Dalam versi New7 Wonders, Pulau Komodo menjadi salah satu tujuh keajaiban 
dunia. Nah, hal ini yang kemudian memancing publik bersimpati. Padahal, 
sejumlah bukti dan fakta dibeberkan KBRI Bern mengenai keberadaan Yayasan New7 
Wonders.

"Tim dari Jakarta yang dibantu oleh staf KBRI Bern, mengadakan kunjungan ke 
alamat yang tertulis sebagai kantor Yayasan N7W: Höschgasse 8, P.O. Box 1212, 
8034 Zurich, ternyata kode pos dari alamat yang diberikan tidak sesuai, 
seharusnya alamat itu adalah: Höschgasse," jelas Djoko.

Bukan hanya itu saja, setelah dicek, P.O. Box 1212, 8008 Zurich, di mana 
terdapat museum Heidi Weber yang diarsiteki oleh Le Corbusier dan selesai 
dibangun pada tahun 1967, musium itu hanya buka pada musim panas (Juni, Juli, 
Agustus) dari pukul 14.00-17.00.

"Sebagai yayasan, keberadaan N7W cukup unik. Yayasan ini tak jelas alamatnya, 
kecuali alamat email-nya, hanya tertulis N7W berdiri di Panama, berbadan hukum 
Swiss, dan pengacaranya berada di Inggris," tutur Djoko.

Keberadaan New7 Wonders memang mengundang kontroversi. Baru-baru ini setelah 
diputus pemerintah karena meminta biaya besar, panitia New7 Wonders menggelar 
vote melalui SMS, setelah sebelumnya melalui akses situs. New7 Wonders 
menggandeng mantan Wapres Jusuf Kalla untuk mengkampanyekan SMS voting bagi 
Pulau Komodo agar ditetapkan New7 Wonders sebagai keajaiban dunia.



Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke