Bapak Kemal Anas urang Piaman nan di Bekasi.

Berita nan Bapak langsir ini sudah tersebar sejak bulan Juli lalu dan tidak ada 
yang tahu sumber jelasnya termasuk siapa sebenarnya Prof. Ed Suyanto.

Bapak sebenarnya sudah meragukan berita ini karena pada kata pembuka yang Bapak 
tulis terdapat "... kalau memang benar...". Dari cara menuliskan logo J.CO pun 
kita sudah dapat menduga kemungkinan besar berita ini tidak benar.

Kalau Bapak Googling banyak sekali berita simpang-siur tentang ini.  Sayang 
sekali Bapak telah turut pula menyebarkannya.

Saya bukanlah penasehat hukum J.CO apalagi kerabatnya, atau pemilik.  Namun 
berdasarkan bincang-bincang dengan orang lab, dapat saya berikan tanggapan 
sebagai berikut.

Tidak ada senyawa kimia yang namanya melanium. Pada tabel susunan unsur berkala 
pun tidak ada. Sudah dicari di Google juga tidak ada.  Yang ada adalah melamin. 
Tapi itu bukan pengawet. Kalau pengawet makanan itu banyak:  benzoat, sorbat, 
propionat, antioksidan sintetis (TBHQ, BHA, BHT) Nitrit, dll. Untuk setiap 
makanan dan minuman dapat berbeda.
Pengawet itu fungsinya supaya tidak lekas rusak oleh jamur/oksidasi.
Biasanya yang dipakai J.CO/donat/roti adalah Ca propionat. Kadang biskuit pun 
menggunakannya. Pada batas tertentu diperbolehkan oleh BPOM. Yang tahan lama 
tidak hanya J.CO, tapi juga Sari Roti, juga Dunkin. Biskuit malah lebih tahan 
lagi.

Adalah keliru jika dikatakan yang membuat lunak itu bahan pengawet. Awet dapat 
terjadi bisa dari penambahan rombuter yang banyak atau emulsifier seperti 
TBM/ovalet/Sp yang memang diperbolehkan untuk kue.

J.CO sebelum dipasarkan tentu sudah dapat izin BPOM dan sertifikat komposisi 
nutrisinya hingga logam beratnya harus diregister setiap 3 bulan.
Sertifikat nutrisi itu yg menerbitkan lab-lab yang terakreditasi.  Bukan dibuat 
oleh si pemilik makanan itu.
Yang disertifikasi itu tidak hanya dalam bentuk sudah jadi tapi juga bahan 
bakunya seperti tepung, gula, air, margarine/mentega, pewarna, dll.

Pelembut kue yang bagus dan alami ada tapi mahal. Itu dibuat dari enzim yang 
fungsinya melunakkan gluten sehingga donat lembut dan tahan lama.

J.CO juga memiliki cabang di Singapura yang sangat ketat dalam hal makanan.  
Jika J.CO ada di sana tentu sudah melalui screening yang ketat.  J.CO juga di 
temukan di mal-mal di Kuala Lumpur, setidaknya di Sunway.

Semoga ada berita resmi dari pihak J.CO kelak.

Salam,
ZulTan, L, 51, Bogor


If you don't know where you are going, any road will take you nowhere - Henry 
Kissinger

-----Original Message-----
From: Kemal Anas <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Tue, 1 Nov 2011 15:09:57 
To: rantaunet<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [R@ntau-Net] Never Give Up ! Always do the Best

 dari milis tetangga....

Apakah ini persaingan  perdagangan atau kalau memang benar berarti BPOM
kecolongan

Salam
Kemal Anas(59th)
Bekasi -Pariaman

Never Give Up! Always do the Best !: JCo donuts telah dites kadar obat
pengawetnya,ternyata seperti  racun. Prof. Ed Suyanto  menganalisa resep
pembuatan donat JCo, terdeteksi bahan kimia melanium yg sangat banyak
supaya donat nya lunak & enak dimakan(disimpan 3 hari pun masih lunak). Zat
Melanium itu dpt meningkatkan resiko penyakit kanker tulang. Kalau tidak
percaya, coba simpan donat dr JCo tsb sampai 5 hari ttp tdk keras wkt
dimakan,coba bandingkan dgn donat lain yg tanpa bahan pengawet pasti sdh
keras kalau dimakan lebih dari sehari. Dan donuts JCo juga blm ada label
halal.Tolong sebarkan kepada teman2 semua, agar org2 yg kamu cintai
terselamatkan.

__

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke