Rumah Gadang Akan Dibangun di Malaysia | Kistyarini | Dibaca : 9747 kali
Senin, 7 November 2011 | 09:03 AM  Ilustrasi Photo: KOMPAS/AGNES RITA SULISTYAWATI KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Masyarakat Minang di Malaysia berencana membangun Rumah Gadang yang lokasinya di sekitar Gombak, Kuala Lumpur, Malaysia, sebagai wujud kepedulian untuk melestarikan budaya Minangkabau di perantauan. "Hasrat untuk membangun rumah gadang itu diwujudkan dengan membeli tanah seluas 2 hektardi Gombak," kata Ketua Persatuan Ikatan Kebajikan Masyarakat Minangkabau (PIKMM), Haji Buchari Ibrahim, di sela-sela silahturahim warga Minang di Kuala Lumpur, Minggu (6/11/2011) malam. Menurut dia, saat ini pihaknya sedang mengurus surat-surat tanah dari pemilik sebelumnya kepada PIKMM yang nantinya akan dikeluarkan oleh kantor pembuat akte tanah di Gombak, Kuala Lumpur, Malaysia. PIKMM, kata dia, memiliki dana sekitar 20.000 ringgit untuk keperluan mengurus surat-surat dan administrasi lainnya terkait dengan pembangunan rumah gadang tersebut. Pembangunan rumah gadang ini tentunya akan berjalan lancar melalui dukungan yang kuat dari masyarakat Minang yang berada di Malaysia dan termasuk pula masyarakat Minang di Indonesia. "Warga Minang di Jakarta, Surabaya ataupun bahkan di Sumatera Barat sangat mendukung keberadaan rumah gadang di Malaysia. Bahkan seorang bupati dari Tanah Datar, Sumatera Barat, berharap pembangunannya segera dilaksanakan," ungkap dia. Sementara itu, silahturahim yang dilaksanakan di sekitar stasiun Jelatek, pada Minggu malam dihadiri oleh sejumlah tokoh Minang yang sudah lama tinggal dan menjadi warga negara Malaysia termasuk juga dihadiri oleh Atase Pendidikan Kedutaan Besar Republik Indonesia, Rusdi MA, serta ratusan warga Minang yang tinggal dan bekerja di negara ini. Acara silahturahmi semakin menarik sebab diramaikan oleh dua artis yang didatangkan langsung dari Sumatera Barat yaitu Lepay dan Bunda (Rafflesia) yang berupaya memuaskan para penontonnya yang rindu kampung halaman. "Lagu-lagu dan pantun-pantun Minang yang dibawakan oleh Lepay dan Bunda sedikitnya bisa mengobati kerinduan pada kampung halaman," kata Uni penjaga rumah makan di bilangan Raja Alang, Kuala Lumpur yang sengaja datang ke sana untuk menyaksikan artis kesayangannya itu. Salah satu pengurus PIKMM, Syafrinaldi Sa’ad menjelaskan jumlah warga Minang di Malaysia sangatlah banyak dan tersebar di banyak wilayah Malaysia. "Masyarakat Minang di sini sudah turun temurun dan jumlahnya mungkin mencapai puluhan ribu," katanya dengan menyebutkan bahwa anggota PIKMM saat ini hampir 1000 keluarga. -- Sent from my mobile device Wassalaamu'alaikum Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta), suku Mandahiliang, lahir 17 Agustus 1947. nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman. rantau Deli, Jakarta, kini Sterling, Virginia-USA ------------------------------------------------------------ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
