Mak Ngah,
cubo pulo cigok berita di bawah iko ttg orang utan di bawah iko:

http://id.berita.yahoo.com/perusahaan-malaysia-bantai-orangutan-kalimantan-003752176.html
Perusahaan Malaysia Bantai Orangutan Kalimantan
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Keberadaan orangutan di Kalimantan Timur 
terancam. Mereka terus dibantai, sebagai dampak dari pembabatan hutan 
untuk membuka perkebunan kelapa sawit.
Balai Konservasi Sumber 
Daya Alam (BKSDA Kaltim) dan Centre for Orangutan Protection (COP) telah 
mengevakuasi sedikitnya empat orangutan dari Muara Kaman, di sekitaran 
kawasan konsesi PT Khaleda, anak perusahaan Metro Kajang Holdings Berhad 
Malaysia dan PT Anugerah?Urea Sakti.
Juru kampanye COP Hardi 
Baktiantoro, mengatakan puluhan ekor orangutan Kalimantan (Pongo 
Pygmaeus) tewas mengenaskan di area perkebunan kelapa sawit di sekitaran Kutai 
Kartanegara. Hardi menuding, meski para pemburu bayaran itu 
mengaku telah membunuh banyak induk orangutan dan para pekerja mengakui 
perbuatan menyebarkan pisang yang sudah disemprot furadan untuk meracuni 
orangutan.
Sayangnya hingga hari ini, polisi tidak juga 
menetapkan seorang pun jadi tersangka dan tidak ada yang dipenjara. "Ini 
mengecewakan dan membahayakan bagi kelangsungan hidup orangutan," ujar 
Hardi dalam siaran pers yang diterima Republika.
Situasi yang sama terjadi di Kecamatan Muara Wahau, Kutai Timur. Pada 26 Juli 
2011, BKSDA dan COP terpaksa mengevakuasi dua orangutan. Satu induk orangutan 
diidentifikasikan dibunuh para pekerja sawit Makin Group. Dikatakan 
Hardi, ketika kuburannya orangutan dibongkar untuk mengetahui penyebab 
kematiannya.
Hasil identifikasi menyatakan, mayat orangutan 
tersebut babak belur seperti terkena pukulan yang dilakukan 
berulangkali, kedua pergelangan tangannya luka dan jarinya putus.
Adapun di Kalimantan Tengah, COP mengidentifikasi satu tengkorak orangutan di 
sekitaran areal konsesi PT TASK dan mengevakuasi tiga anak orangutan 
yang ditangkap pekerja setempat. "COP juga menemukan empat tengkorak 
orangutan di areal konsesi Wilmar Group pada 20 Agustus 2011."
Hardi menilai kematian puluhan orangutan bukan terjadi karena konflik manusia 
dengan jenis binatang primata tersebut, melainkan upaya genocide 
(pembunuhan massal) kelompok tertentu yang rakus untuk meraih keuntungan 
pribadi. Pihaknya menyentil pemerintah yang harusnya berani melihat 
kenyataan bahwa polisi tidak membuat kemajuan apapun untuk mencegah 
kepunahan orangutan di Kalimantan.


NB : Erik Meijaard penulis laporan yang di Suara pembaharuan itu adolah 
berkebangsaan  Balando, ambo pernah berkenalan dengan beliau ketika beliau juga 
melakukan survey  ke Sulawesi atas nama NGO  yang  dibiayai oleh NGO 
International  "The Nature Conservancy" yang penyandang dananya urang-urang 
kayo di Amerika, tapi kelihatannya beliau hanya seorang Volunteer, bukan  
Lembaga Sain atau Perguruan Tinggi yang lebih netral.

Wassalam,
Ramadanil Pitopang
Palu-Indonesia

 


________________________________
Dari: sjamsir_sjarif <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Dikirim: Senin, 14 November 2011 18:20
Judul: [R@ntau-Net] Duo Urang Utan dibunuah Urang tiok hari

Dari Suara Pembaruan kito baco:
http://www.suarapembaruan.com/home/orang-indonesia-bunuh-750-orangutan-setahun/13512
-- MakNgah Nov 14, 2011

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke