1. Bantah, apa yang salah dengan catatan pinggir Goenawan Mohamad. Apakah ada hadis yang salah kutip, atau apakah ada pendapatnya mengenai bagaimana memperlakukan hewan qurban yang bertentangan dengan pesan-pesan Al Quran dan hadis?
Atau apakah karena yang menulisnya seorang Goenawan Mohamad? Sekedar mengingatkan, Allah SWT menyuruh kita selalu berlaku adil, bahkan kepada golongan/kelompok yang kita benci. 2. Saya terbuka terhadap nasihat dari siapapun, karena saya hanya manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan. Tegur saya bila ada ucapan saya yang menghasut, menebar fitnah atau kebencian, tegur saya bila ada perbuatan saya yang menzalimi atau mengambil hak orang lain. Namun soal siapa yang saya kagumi, siapa yang tidak, siapa yang saya bela, siapa yang tidak; pokoknya bagaimana saya mengaktualisasi keimanan dan keislam saya, adalah sepenuhnya urusan saya dengan Allah SWT; Allah SWT yang memberikan saya kehidupan, rezeki kasih sayang, dan tiada henti-henti memeliharanya, Allah yang Asma-Nya saya lafazkan dalam tarikan nafas saya dengan permohonan ampunan dan pengharapan, TIDAK SEORANG PUN YANG AKAN SAYA BIARKAN MENGATUR-ATURNYA. 3. Saya sudah 10 tahun lebih berada di sini. Insya Allah saya paham filosofi dan adat salingka Palanta ini. Dan Insya Allah saya paham apa yang patut dan apa yang tidak dilewakan. Bahwa ada yang suka ada yang tidak adalah sah-sah saja. Kalau tidak suka lewatkan saja. Saya juga begitu. Sebagai tambahan, saya tidak hanya aktif dan menulis di Surau, di mana saya jadi anggota hampir bersamaan dengan keanggotaan saya di RN. Saya juga bertahun-tahun aktif dan menulis di Proletar, Apakabar dan Minangnet (ketika milis yang pernah dijuluki Proletar Minang itu sedang rame-ramenya). Tentu tidak perlu saya ceritakan apa yang saya lakukan di milis-milis keras tersebut, karena hanya akan membawa kepada keriyaan, kecuali satu hal, yang pernah saya tulis suatu ketika di milis Apakabar: "Apabila anda menanam kebencian kepada seseorang atau kelompok orang,sebenarnya anda menyalakan bara yang akan membakar kehidupan anda sendiri". Tulisan itu saya tujukan kepada seseorang yang benci setengah mati terhadap Islam, yang tidak perlu saya sebut namanya. Sekian, mohon maaf jika ada kata-kata yang tidak berkenan, termasuk penggunaaan huruf-huruf kapital yang sengaja saya lakukan untuk memberikan penekanan khusus. Wassalam, HDB St Bandaro Kayo (L, 68+), Asal Padangpanjang, suku Panyalai, tinggal di Depok, Jawa Barat. Bls: [R@ntau-Net] OOT - Caping Goenawan Mohamad: Hewan Posted by: "Sri Yansen" [email protected] Wed Nov 16, 2011 5:19 pm (PST) Assalamualaikum, Dari milis Surau dan milis yang lain saya tahu Bapak adalah salah seorang "penggagum" Gus Dur dan konco2nya dan juga pembela Ahamadiyah...sebaiknya tulisan2 dari para golongan tsb indak usahlah di masukkan ka RN ko... ado biliak lain nan mambahas hal2 sarupo iko.. wasslam Yansen/39+/Lk/tanjuang >________________________________ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
