Assalamulaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Bung Taufiq sarato Bapak dan Ibu para dunsanak pengunjung palanta nan ambo 
hormati.

Labiah kurang ampia samo jo Bung Taufiq, ambo pun buliah dikatokan atau 
dimasuakkan ka dalam kalompok nan kurang mangarati (ataupun mungkin tidak 
mengerti) dengan apa yang disebut dengan istilah Padangngitis atau Minangitis 
itu.

Nan ambo ketahui adalah bahwa imbuhan kata itis itu adalah istilah dalam ilmu 
kedokteran. Misalnya; parringitis artinya radang tenggorokan, gastritis artinya 
radang usus dua belas jari, sinusitis artinya radang rongga hidung, miningitis 
artinya radang selaput otak, dan seterusnya........ 

(mohon kepada dunsanak nan baprofesi sebagai dokter atau mendalami ilmu 
kedokteran pengetian istilah yang kami tulis tersebut untuk dikoreksi agar 
menjadi lebih tepat, terima kasih terlebih dahulu)

Dalam hal penggunaan kata imbuhan itis (dan ataupun mengadopsi kata imbuhan 
itis) terhadap penyakit sosial di tengah masyarakat, dengan melekatnya dan 
ataupun menyebutkannya untuk dan kepada etnis tertentu seperti Padangitis atau 
Minangitis itu, ambo kiro kepada yang pertama kali menggunakan istilah ini 
perlu kita minta dan kita beri kesempatan untuk menjelaskan dan menafsirkannya 
secara ilmiah sehingga dapat dipertanggungjawabkan.

Kalau misalnya yang dimaksudkan dengan Minangitis atau Padangitis itu misalnya 
dengan penyakit sosial sms (susah mancaliak urang sanang ~ sanang mancaliak 
urang susah) di tengah komunitas urang awak, pemalas, ujub (agak kurang randah 
hati), kurang ridha / kurang ikhlas, kurang ramah kepada tamu / kurang menonjol 
dalam pelayanan dan lain-lain sebagainya, hal sama juga ditemui pada etnis atau 
daerah yang lain. Lantas kenapa kita menggunakan kosa kata yang seharusnya kita 
banggakan itu Minang dan Padang, untuk sebuah sebutan yang bersifat penyakit 
kronis Minangitis atau Padangitis itu?

Agak khawatir ambo kalau-kalau kita manapuak aia di dulang ~ mamacik (memercik) 
ka muko awak juo.

Menjadi harapan bagi ambo dan mungkin juga dunsanak palanta nan lain, ndak 
usahlah awak manggunokan istilah yang nampaknya diilmiah-ilmiahkan itu, tapi 
tidak dapat dijelaskan secara etimologis dan akademis.

Akhirulkalam, mohon maaf kalau ada kurang berkenan atau yang kurang terletak 
pada tempatnya. Billahitaufiq walhidayah.


Wassalam,


Ambiar Lani,
L/59/Jkt-Bekasi.




________________________________
From: "[email protected]" <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Monday, November 21, 2011 3:51 AM
Subject: Re: Bls: [R@ntau-Net] SUMBAR terbanyak no 3 Urang Gilo
 

Ambo indak tau pasti baa nan sabananyo Padangitis iko

Tapi perkiraan ambo adolah salah satu side effect urang awak nan marasai pasca 
PRRI
Mereka lari ka Rantau dan bertungkus-lumus menuju sukses

Ketika harapan itu mulai agak terbuka, mereka keburu napsu untuk 
mengaktualisasikan diri

Akibatnya kondisi yg berangsur lumayan bukan difocuskan untuk meningkatkan 
performance dan asset. Tapi utk remeh-temeh kebanggan diri terutama kekampung

Akibatnya  bisnis mulai goyang, parasaan pun ilang-ilang timbua. Akhirnyo 
stress berat

Iyo baitu ??

--TR
Sent from my BlackBerryŽ
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke