(catatan: ini catatan di fb yg saya teruskan. semoga maklum. yurnaldi, 
wartawan, penulis, seniman)
Mengetuk Hati Para Peduli Kebudayaan Minangkabau (khususnya) dan Indonesia 
(umumnya0oleh Lusi Maira Cece Nazir pada 26 November 2011 jam 16:32Semangat dan 
Pengorbanan anak  yang tidak di hargai Facebookers...Tulisan
 ini sengaja saya buat dikarenakan keprihatinan dan kekecewaan kami 
terhadap ketidak pedulian dari pimpinan, wakil rakyat dari berbagai 
kalangan.13 orang anak2 kami yang tergabung dalam Sanggar Tari Sofyani 
(Syofiani Kids Club) diundang untuk mengikuti Ryan
 Foundation Presents                                                      
                                                                        
         International Childrens Festival of Performing Arts (ICFPA) 
yang akan berlansung di New Delhi dari tanggal 6 - 12 Desember 2011. 
(http://www.ryanicfpa.com/internationaparticipants-upcoming.htm ) Apakah
 ICFPA.INTERNATIONAL CHILDREN of PERFORMING ART FESTIVAL 
(ICFPA) pertama kali dimulai pada tahun 2000 yang di selengarakan oleh 
Ryan Foundation. Bertujuan menyatukan anak-anak dari seluruh dunia dan 
bersama-sama menampilkan ide dan  bakat  dalam berbagai bentuk seni 
pertunjukan baik tari, nyanyi, drama, pertujukan musik dan sebagainya.  Setiap 
tahun selalu ada peningkatan jumlah peserta dari seluruh dunia, baik sebagai 
peserta maupun sebagai pengamat.Festival
 ini sebelumnya telah diikuti oleh negara-negara antara lain Australia, 
Canada, Denmark, Belanda, Jerman, Malaysia, Singapore, Turki, Inggris, 
Sri langka, Russia, dan lain-lain.India sebagai salah satu 
negara yang kaya dengan kebudayaan, menjadi salah satu tempat yang 
menarik bagi peminat seni. Kehadiran ICFPA merupakan salah satu festival
 yang paling diminati turis-turis mancanegara yang berkunjung ke India.Mengapa 
Sofyani Kid's Club (SKC) dan apa prestasi mereka?Sanggar
 Syofyani sebagai Sanggar tertua di Sumatera Barat, yang telah berdiri 
sejak tahun 1962 cukup disegani baik di tingkat nasional maupun 
Internasional. Sanggar Syofyani selalu berupaya untuk terus-menerus 
melestarikan kebudayaan Sumatera Barat terutama bidang tari dan musik. 
Tanggung jawab ini menjadi motivasi bagi kami untuk selalu berusaha 
untuk menggali dan mencari bakat-bakat baru yang nantinya bisa menjadi 
ujung tombak pelestarian budaya Minangkabau.Salah satu upaya 
yang dilakukan adalah dengan meregenerasi dan menyalurkan bakat 
anak-anak. Sanggar Syofyani mendirikan Sanggar Syofyani Yunior yang 
berkiprah mendidik penari dan pemusik cilik.  Dalam perjalanannya 
berkembang menjadi  Syofyani’s Kids Club yang sampai sekarang telah 
mendidik ribuan anak di Sumatera Barat, yang mana beberapa  alumninya 
tetap eksis sebagai penari dan pencinta seni di mancanegara.Bagaimana
 Prestasi SKC ????. SKC cukup memiliki pengalaman dalam bidang seni baik
 di dalam maupun di luar negeri. Anak-anak dalam asuhan SKC telah sering
 membuat pertunjukan dan pargelaran dalam dan luar negeri, serta telah 
beberapa kali mengisi acara di Taman Mini Indonesia Indah, Televisi 
Daerah dan TVRI Program Nasional.Melihat video dan colase foto 
anak SKC mendorong pihak Ryan Foundation untuk mengundang anak2anak kita
 tampil dan hadir dalam acara ICFPA tahun 2011 sebagai wakil dari Negara
 Indonesia. Akan tetapi Semangat dan Pejuangan anak-anak 
kita ini dalam bidang Seni dan Budaya kurang mendapat perhatian dan 
tanggapan dari berbagai kalangan. Alhamdulillah ada sedikit bantuan dari
 Pemda melalui Bpk Wakil Gubernur sebanyak Rp. 10 juta dan ditambah 
demham sumbangan orang tua. Akan tetapi kebutuhan rombongan ini masih 
masih sangat banyak terutama sekali untuk tranportasi dan ticket pesawat.
 Kami masih kekurangan dana sebanyak Rp. 75 juta (Tujuh puluh lima juta 
rupiah). Akomodasi dan tranportasi anak-anak kita selama di India telah 
dipersiapkan oleh pihak Ryan Foundation. Setelah kami coba ke berbagai pihak 
untuk mendapatkan sokongan dana tapi rata-rata mereka menjawab tidak ada 
peruntukan dana kami untuk hal ini....
 (How come?) Suatu Misi kebudayaan dan yang menjadi dutanya adalah 
anak-anak (di bawah umur) yang masih punya semangat dan peduli dengan 
kesenian Daerah tidak didukung baik oleh pihak pemerintah maupun pihak 
swasta dan BUMN. Bahkan hal ini pernah kami tanyakan kepada beberapa 
para wakil Rakyat di DPRD Tk I (Komisi II)... mereka menjawab bahwa hal 
itu adalah tugas PEMDA.... Memang kami tahu kalau DPRD tidak memiliki uang 
untuk mendukung kebudayaan tapi banyak uang untuk reses  dan studi banding 
(???????) ke luar negeri. tetapi kami hanya ingin tolonglah difasilitasi... 
Kami memang terlihat seperti pengemis. Dalam kondisi terkini anak-anak kami 
terancam batal untuk berangkat padahal mereka telah berlatih dan mempersiapkan 
diri  sedemikian rupa. Berdasarkan
 hal ini kami mengetuk hati nurani Masyarakat Minangkabau atau para 
Perantau yang masih peduli dengan Kebudayaan Minangkabau (khususnya) dan
 Indonesia (umumnya) untuk membantu dan mendukung delegasi kita ini 
dengan memberikan sedikit sumbangan dan materil. Karena Delegasi kita 
ini selain mewakili Sumatera barat juga mewakili Indonesia. Bila
 ada Facebookers yang masih peduli dengan Delegasi ini Kami akan sangat 
berterimakasih sekali. Mohon juga untuk membagikan kepada teman yang 
masih peduli. Semoga hal ini akan menjadi amal ibadah bagi kita semua. 
Amiin Ya Rabbil Alamin. Sumbangan dari Bapak/ Ibu sangat berarti bagi 
kami. Sumbangan dapat dikirim melalui rekening atas nama Lusi Maira (BCA 
Padang) no rekening 0320564212Lusi Maira (Bank Syariah Mandiri)  no. rekening 
2117025991 contact person +6281374228575 "Janganlah
 kita mengklaim orang lain sebagai Maling kebudayaan sedangkan kita 
sendiri tidak menghargai dan memberikan dukungan untuk Kebudayaan kita 
tersebut" Wassalam

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke