Assalamu'alaikum W W Tarimokasih update beritanyo sanak Nofend Tan Mudo. Tarimokasih pulo atas pemuatan berita nyo di HALUAN, untuak Uda Syaf Al (DIRKUMHUM MAPPAS).
Walaupun saketek, dan mungkin indak banyak bisa mambantu. Tanpa harus manyorak ka tangah rang rami, Pengurus MAPPAS lai sato baiyua sakaciak surang untuak kepedulian PESISIR SELATAN. Tarimokasih pulo untuak Uni KETUM dan Uda SEKJEND MAPPAS nan alah manggarik an pengurus untuak sato peduli. Mudah2 an MAPPAS, ke depan tak sekadar mangajuik2 an dunsanak awak untuak peduli terhadap PARIWISATA ranah, tapi juo PEDULI terhadap nasib dunsansak kito di ranah. Pun dak lupo, tarimokasih untuak Adinda Rizky Sikumbang, (DIREKTUR MAPPAS Wilayah SUMBARTENG) nan alah manyampaikan amanah PENGURUS dan simpatisan MAPPAS terhadap dunsanak awak di PESISIR SELATAN. Sakitu... Wassalam w w Salam Pariwisata Arief Rangkayo Mulia (WASEKJEND MAPPAS) Pada 11 Desember 2011 12:18, Nofend St. Mudo <[email protected]> menulis: > Minggu, 11 Desember 2011 00:00 > > JAKARTA, HALUAN – Komunitas perantau Minang seantero dunia yang > tergabung dalam rantaunet, mulai mempertanyakan aktivitas Gebu Minang > dengan 500 orang pengurusnya itu, pascaketerpilihan Juli lalu. > Pertanyaan ini muncul saat terjadinya banjir bandang di Pesisir > Selatan beberapa waktu lalu. “Kok ndak ada ya, gerakan Gebu Minang > untuk membantu sanak saudara di kampung dengan cara menghimpun donasi > dan kebutuhan lainnya,” kata salah seorang anggota komunitas dalam > milis Gebu Minang. > Menurut milis itu yang pernah tampil beberapa waktu lalu pula, dalam > pidato pengukuhan Pengurus Gebu Minang, 12 Oktober lalu, Ketua Umum > Gebu Minang Ermansyah Jamin mengatakan, Pengurus Gebu Minang akan > turun ke ranah secara langsung pada saat keadaan darurat, misalnya > pada saat terjadinya bencana alam. Tetapi, sejauh ini, memang belum > terdengar Gebu Minang turun ke Pesisir Selatan untuk membantu sanak > keluarga yang tengah tertimpa musibah banjir bandang beberapa waktu > lalu. > Dari rantau, gerakan untuk membantu meringankan kondisi korban banjir > bandang, salah satunya dilakukan oleh Masyarakat Peduli Pariwisata > Sumatra Barat (MAPPAS), yang dikoordinasikan oleh Ketua Umumnya > Nuraini B. Prapdanu, Sekjen Dedi Yusmen, Wakil Bendagara Umum Ebby, > dan Direktur MAPPAS Wilayah Wilayah II, Rizky Sikumbang. > Selain uang yang mencapai Rp4,5 juta, MAPPAS juga berhasil menghimpun > bantuan selimut, seprai, dan sandang lainnya sebanyak lima karung. > “Meski kita lebih fokus ke masalah pariwisata, namun hal-hal yang > menyangkut kemanusiaan kami juga tak bisa berlepas tangan,” kata > Nur’aini. (h/sal) > > http://www.harianhaluan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=10884:gebu-minang-diminta-peduli-bencana-&catid=7:rantau&Itemid=72 > -- > > > > Wassalam > Nofend/35 CKRG > -- *Arief Rangkayo Mulia HP : 0813 1600 7756 **Melangkah bersama.... untuk berbagi bersama...* -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
