Selasa, 13 Desember 2011 08:26 WIB PROSES kreatif seorang koreografer agar lebih bisa mumpuni sekiranya perlu ditunjang penguasaan pengalaman dan latar belakang pendidikan. Tanpa dua unsur itu, korografer hanya akan menghadirkan karya tanpa sesuatu yang terbilang 'wah'. Untuk itulah, koreografer Hartati tetap menghadirkan unsur tari-tarian tradisi, terutama Minangkabau, dalam beberapa karyanya. Tujuannya sebagai amunisi untuk bisa melambung ke jagat tarian kontemporer dunia.
"Sekarang ini saya sering menggunakan tiga penari dalam karya koreografi saya. Unsur etnik, terutama Asia, sudah menjadi kiblat tari kontemporer di Eropa," ujarnya saat ditemui Media Indonesia di Jakarta, pekan lalu. Perempuan kelahiran Jakarta, 27 Februari 1966 yang lama tinggal dan tumbuh dewasa di Muaralabuh, Solok Selatan, Sumatra Barat, ini semenjak remaja menyukai dunia tari tradisional. Ketekunan dan eksistensinya di dunia tari telah membawanya menjadi salah satu koreografer ternama. Pada pembukaan SEA Games 2011 di Palembang, Sumatra Selatan, belum lama ini, yang disebut-sebut termewah dan terbaik, Hartati punya andil besar dengan ikut menyajikan karyanya yang sangat spektakuler. Hartati menghadirkan dua pertunjukan tari kolosal, yaitu Musi Heart of the City dan Reach of the Dream. Musi Heart of the City menampilkan secara simbolis tanah retak. Saat itu, ada 850 penari--menyimbolkan masyarakat--berlarian dan kepayahan mulai menyemai bibit. Di saat itulah, muncul air dan mengalir menjadi Sungai Musi, sungai yang menyimbolkan sebuah kehidupan baru. Tanah menjadi subur dan hijau. Para nelayan sukacita menangkap ikan hingga gedung-gedung megah berdiri, tetapi tetap dinaungi pepohonan hijau. Pada pertunjukan Reach of the Dream, kanvas elektrik berubah menjadi miniatur lapangan hijau sepak bola. Sebanyak 800 anak dilibatkan. Pertunjukan tersebut mengisahkan impian seorang anak dan perjuangannya sehingga berhasil mewujudkan impian itu. "Saya juga membuat defile kontingen peserta dari 11 negara Asia Tenggara. Terkadang, saya merasa belum puas dengan apa yang saya suguhkan," ucapnya, sedikit merendah. Eksis Ciri khas Hartati dalam setiap karyanya ialah selalu mengedepankan unsur tradisi. Sepanjang karier, ia telah banyak bekerja sama dengan berbagai koreografer kenamaan, seperti Sardono W Kusumo, Deddy Luthan, dan Retno Maruti. Sebagai penari ia sering kali tampil dalam karya koreografer Indonesia, di antaranya Deddy Luthan, Tom Ibnur, Wiwiek Sipala, Yulianti Parani, Farida Oetoyo, Sentot, dan mantan suaminya, Boi G Sakti. Pengalaman dan eksistensi Hartati di dunia internasional juga tidak diragukan lagi. Pernah ia diundang mengikuti Asia Pacific Performance Exchange (Appex) Program di UCLA, Amerika Serikat pada 1997. Pemahaman seni tari Hartati semakin mantap dan lebih dinamis. Semisal ia selalu memasukkan persoalan sisi lain perempuan ke karya-karyanya, di antaranya In (Side) Sarong, Sayap-Sayap Patah, dan Membaca Meja. "Tari Membaca Meja saya buat saat menikah dulu. Saat menjadi ibu muda saya banyak menemukan hal baru. Itu semua saya tuangkan dalam tarian ini," ujarnya, santai. Kini, sebagai kelanjutan dalam sebuah proyek pementasan Musikal Laskar Pelangi, Hartati sedang sibuk melakukan persiapan kembali kepada para penarinya. Dalam karyanya di proyek itu, Hartati menekankan pada perpaduan tingkah gerak dinamis, harmonis, dan penuh penjiwaan, terutama unsur koreogradi dalam sosok Ikal, Lintang, Mahar, Bu Muslimah, Pak Harfan, dan warga Kampong Gantong lainnya dari kisah tersebut. Pementasan Musikal Laskar Pelangi akan hadir kembali di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, pada 24 Desember hingga 7 Januari 2012. Konsep panggung jauh lebih megah. Hal itu sengaja dihadirkan untuk merangsang pengunjung di hari-hari libur ini. "Unsur tarian sedikit berbeda dengan pementasan sebelumnya. Pasti ada kreasi terbaru," pungkasnya.(M-1) http://www.mediaindonesia.com/read/2011/12/12/283483/270/115/Menari_dengan_Hati -- Wassalam Nofend/35 CKRG -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
