Awal Desember 2010 kabatulan ambo pulang kampuang. Tabatiak barito angeknyo 
Sekitar Jam Gadang di Tahun Baru, ambo datang cubo maatur reservasi di Hotel 
Hill Bukittinggi untuak Tahun Baru 2011 kok dapek lalok sinan marasokan bara 
pulo angeknyo suasana dakek Jam Gadang tu. 

Lah panuah Pak, keceknyo. Urang alah maatur reservasi jauah sataun labiah 
sabalunnyo. Oiyyaiyyai kecek ambo. Baa untuak tahun datang 2011. Untuak Tahun 
Datang pun Lah Panuah, idak ado tampek lai...

-- MakNgah

--- In [email protected], Afda Rizki <afdarizki@...> wrote:
>
> Gubernur Sumbar: Jam Gadang Tidak Akan Ditutup
> http://travel.kompas.com/read/2011/12/22/16311413/Gubernur.Sumbar.Jam.Gadang.Tidak.Akan.Ditutup
> 
> *PADANG, KOMPAS.com* - Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno 
> menyatakan kawasan Jam Gadang di Kota Bukittinggi tidak akan di tutup 
> dalam menyambut pergantian malam Tahun Baru 2012.
> 
> 
> Jam Gadang di Bukittinggi pada malam tahun baru 2012 tidak akan ditutup 
> seperti pada pergantian tahun lalu.
> -- Irwan Prayitno
> 
> Hal ini dikatakan Irwan Prayitno usai gelar pasukan pengamanan Operasi 
> Lilin dalam rangka menyambut Natal dan pergantian malam Tahun Baru 2012 
> di lapangan Imam Bonjol, Padang, Kamis (22/12/2011). "Jam Gadang di 
> Bukittinggi pada malam tahun baru 2012 tidak akan ditutup seperti pada 
> pergantian tahun lalu," kata Irwan Prayitno.
> 
> Tahun lalu Pemerintah Kota Bukittinggi menyelubungi Jam Gadang dengan 
> kain pada malam pergantian tahun mulai pukul 16.00 WIB pada 31 Desember 
> hinggga 1 Januari pagi harinya. Penutupan dilakukan dengan alasan agar 
> masyarakat tidak melakukan maksiat. Aksi peyelubungan Jam Gadang itu 
> banyak menuai protes masyarakat.
> 
> Menurut Irwan, sudah ada kesepakatan Jam Gadang pada malam tahun baru 
> 2012 tidak akan diselubungi kain lagi. "Ini permintaan masyarakat yang 
> mau menikmati pergantian malam tahun di obyek wisata yang terkenal 
> tersebut," katanya.
> 
> Menurut Gubernur Sumbar, Jam Gadang merupakan ikon Kota Bukittinggi, 
> masyarakat kecewa jika obyek wisata yang terkenal ini ditutup kain. 
> "Jadi tidak ada alasan Jam Gadang ditutup, sehingga pengunjung pada 
> detik-detik pergantian tahun baru bisa dinikmati lagi jarum Jam Gadang 
> ada angka romawi kuno," katanya.
> 
> Irwan mengimbau, para pengunjung agar tetap menjaga keamanan dan 
> ketertiban di obyek wisata Jam Gadang tersebut.
> 


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke