Dek kapatang ado rang Lapau nan batanyo kondisi Pilkada Ulang di Pakanbaru

Berikut ambo sampaikan berita lain soal PSU itu


Walau seluruh camat jo lurah alah dituka sesuai keinginan sponsor. 
Tampaknyo suaro alun berpihak sesuai keinginan itu


---------------------------


Ternyata, Gubri Belum Bisa Terima Kemenangan PAS

Setelah sebelumnya menghimbau agar masyarakat bisa menerima hasil PSU 
Pekanbaru, kini Gubri M Rusli Zainal berbalik sikap, ternyata ia belum bisa 
menerima kemenangan PAS.

Riauterkini-PEKANBARU- Gubernur Riau M Rusli Zainal menunjukkan sikap yang 
kurang bijaksana ketika ditanya wartawan tanggapannya terhadap hasil pemungutan 
suara ulang (PSU) Pemilukada Pekanbaru. Jika saat meninjua pencoblosan di 
sejumlah TPS, ia menghimbau masyarakat untuk bisa menerima apapun hasil PSU, 
ternyata sampai saat ini ia belum bisa menerima indikasi kemengan Firdaus-Ayat 
Cahyadi, pasangan yang mengusung slogan Profesional Amanah dan Santun (PAS).

"Ini kan, belum selesai prosesnya. Masih ada tahapan lain," ujar gubernur 
menjawab pertanyaan sejumlah wartawan usai menjadi inspektur upacara peresmian 
Operasi Lilin 2011 untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru 2012 di halaman 
kantornya, Kamis (22/12/11).

Ketika didesak mengenai tanggapannya terhadap hasil PSu, gubernur berusaha 
menghindar. Ia justru memilih untuk menyebutkan adanya sejumlah kecurangan yang 
ditemukan Panwaslu. "Penyelenggaraan (PSU.red) kemarin kita lihat ada 
kecurangan-kecurangan yang terjadi. Seperti ada penjokian yang tertangkap 
Panwaslu. Kita harap ke depan bisa lebih baik," tuturnya.

Tidak hanya mempermasalahkan adanya kecurangan dalam pelaksanaan PSU, gubernur 
juga mengungkit adanya keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pekanbaru yang 
menyebutkan ada salah satu peserta Pemilukada yang tidak memenuhi persyaratan. 
"Kemarin kita lihat ada beberapa hal yang belum diselesaikan. Misalnya 
keputusan KPU yang menyatakan adanya peserta yang tidak memenuhi syarat."

Bahkan ketika didesak untuk memberi tanggapan hasil PSU secara pribadi, 
gubernur juga menolak. "Saya kalau ditanya gimana, ya. Tetapi itu kan, bukan 
domain saya," tukasnya seraya meninggal wartawan. ***(mad)


 


Syamsurizal Tolak Komenteri Hasil PSU Pekanbaru

Pejabat Walikota Pekanbaru Syamsurizal memilih bungkam. Ia menolak menjawab 
pertanyaan wartawan soal hasil PSU kota yang dipimpinnya.

Riauterkini-PEKANBARU- Pejabat (PJ) Walikota Pekanbaru Syamsurizal, selalu 
menghindar dan menolak berkomentar, mengenai hasil Pemungutan Suara Ulang 
(PSU). Bahkan wajah tidak senang langsung terlihat begitu sejumlah wartawan, 
menanyakan perihal hasil pelaksanaan PSU. Namun meski Syamsurizal menolak 
berkomentar, justru hasil pelaksanaan PSU, menjadi bahan perbincagan hangat 
dikalangan PNS Pemko Pekanbaru. 

Berbeda ketika wartawan, mengalihkan pertanyaanya diluar mengenai hasil PSU. 
Syamsurizal dengan semangat menjawab setiap pertanyaan wartawan. Namun ketika 
kembali disinggung mengenai hasil PSU, sontak Syamsurizal menolak berkomentar. 
Hanya mengatakan dengan singkat sambil berusaha berlalu dari wartawan, “ Saya 
tidak perlu menanggapi hal itu, dan tidak perlu dibahas soal itu, sudah ya saya 
terburu-buru, “ ujarnya singkat dengan dana kurang suka. 

Padahal sejumlah wartawan hanya, bertanya sikap Pemko, terkait hasil PSU 
kemarin, serta ada tidak himbaun dari PJ Wako. Untuk seluruh masyarakat agar 
menghargai apapun hasil pelasanaan PSU, upaya antisipasi adanya keributan. 
Melihat sikap Syamsurizal tersebut, sejumlah pegawai PNS dilingkungan Pemko, 
nyeletuk, “ Sudahlah jangan lagi ditanya-tanya soal itu, pastilah dia gak mau, 
tapi coba kalau yang menang jagoanya pasti, tanpa diminta langsung berkomentar, 
“ ujar mereka sambil tertawa. 

Berbeda dengan sikap Syamsurizal, hampir seluruhnya diruangan kerja pegawai 
dilingkungan Pemko Pekanbaru. Heboh pembincangkan soal hasil suara PSU, bahkan 
ada yang sambil histeris, dan tertawa-tawa keras. Sabil berkata, “ Siap-siap 
lurah dan camat baru, sepertinya bakal ada pergantian, suara rakyat tidak bisa 
dibohongi 100 x pun diulang hasilnya akan sama, ujar salah seorang PNS Edo (32) 
yang bekerja dibagian umum. 

Secara keseluruhan terlihat mereka, menyambut gembira hasil suara PSU, kemarin. 
Dengan harapan akan membawa Pekanbaru kembali damai, tentram tidak terjadi 
kekisruhan lagi. “ Kita menyambut gembira atas hasil PSU kemarin, harapan kita 
Pekanbaru kembali damai. Serta pemimpin baru dapat lebih mensejahterakan 
pegawai dan rakyatnya, “ ujar Heri (38) salah satu pegawai Humas Pemko.***(yunk)


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke