Menarik sekali laporannya, Sanak Hendra. Dan...di Minangkabau dan Indonesia pada umumnya orang2 saling baku hantam dalam ide (sampai ke fisik juga) bahwa perayaan tahun baru adalah produk orang kafir. Suryadi
Dari: Hendra Messa <[email protected]> Kepada: rantaunet <[email protected]> Dikirim: Selasa, 3 Januari 2012 7:13 Judul: [R@ntau-Net] kembang api di langit dubai Menjelang tengah malam, Orang2 berduyun duyun menuju jalanan dan lapangan terbuka, Seputar gedung tertinggi sedunia, burj khalifa, Orang berbagai bangsa bisa kita temui disini, Mulai dari expat bule eropa, security dari sudan afrika, Pekerja bangunan dari india, sampai penjaga toko Filipino, Representasi dari hampir 200 kebangsaaan di negeri gurun pasir ini Banyak orang menggelar tikar di hamparan pasir, Duduk bersama keluarga dan teman , Kami sekeluarga dari pelosok dusun di Palembayan, di ranah minang sana , ikut menggelar tikar juga , menemani anak2 yg menikmati suasana unik tsb, ( biasa khas gaya org awak, gelar tikar di lapangan , duduk bersama sambil makan pisang goreng & minum teh manis ) langit gelap malam kota dubai, hening sejenak, tiba2 dari puncak gedung setinggi 800 meter itu, terdengar dentuman, berhamburan bunga api beraneka warna, tersebar berurutan dari lantai teratas sampai lantai terbawah, kemudian naik lagi sampai ke atas , orang2 pun bersorak sorai, berdecak kagum orang2 yg narsis, sibuk berfoto2 di sekitar tempat tsb, dan mengirimkan statusnya ke seluruh penjuru dunia maya orang2 teknik, bertanya tanya, gemana yah caranya mereka memasang kembang api di gedung setinggi 800 meter tsb, mungkin mereka memasang kabel panjang setinggi gedung tsb, yg menghubungkan sumbu2 kembang api tsb, pasti ada instrument control, timer, interlock dll yg mengendalikan nya semuanya, canggih amat, siapa yg buatnya yah ? ahli ekonomi , bilang pasti mahal sekali nih biayanya, padahal semuanya gratis, apa keuntungan ekonominya yah ? Aktivis sosial bilang, pasti besar sekali nih biayanya, coba deh duit nya, disumbangkan utk org2 miskin, buat sekolah, klinik dll, banyak sekali hasilnya, Teman sy org lokal bilang, ya akhi, ini semua hanyalah bisnis belaka, dg ada acara spt ini, banyak orang datang ke kota ini, ekonomi pun berputar kencang, orang2 senang, negeri pun jadi makmur. Dari kemakmuran tsb , kami pun tak lupa memberikan sumbangan pada negeri2 lain yg ditimpa musibah, kelaparan dll. Namun sumbangan2, hal spt itu tak perlu lah di besar2kan, biarkan itu semua jadi amal yg ikhlas. Ahli politik bilang, Saat negeri timur tengah lain nya bergolak , ekonomi eropa & amerika gonjang ganjing, mungkin negeri gurun pasir ini ingin menunjukkan pada dunia, bahwa era hegemoni kapitalis eropa & amerika, sudah diambang senja, kini saatnya kekuatan ekonomi baru muncul. Ahli antropologi sosial bilang, pesta kembang api di tahun baru ini, adalah pola modern dari kepercayaan eropa kuno thd dewa api dan dewa matahari, Ahli psikologi bilang, di tengah tekanan berbagai masalah kehidupan yg menimbulkan stress, sekali waktu perlu juga kita utk mencari “katarsis”, rehat sejenak melepas kepenatan batin tsb, ahli hikmah bilang, orang2 bersorak sorai menyambut tahun baru, tapi mereka tak faham hakikat dari waktu, sebuah nikmat yg harusnya disyukuri tapi malah sering dilupakan, waktu yg tersia sia kan. Dan banyak komentar2 lain nya, tapi lieur lah, kita syukuri saja apa yg ada , Alhamdulillah ditakdirkan berada di negeri gurun pasir yg penuh berkah ini. Semoga keberkahan terhampar juga pada negeri2 lainnya, khususnya negeri nyiur melambai nun jauh di seberang sana. usai kembang api warna warni, yg tersisa adalah asap putih yg menutupi langit gelap dibanding kemeriahan kembang api warna warni , sebenarnya sisa asap putih tebal di langit tersebut, yang lebih bermakna , karena hakikatnya setelah sekian banyak kemeriahan, kesenangan, dll akan sampai pada sisa keheningan putih yg akan sirna pula tertiup angin malam, gelap malam akan mewarnai langit , sampai mentari pagi menjelang esok pagi, hanya orang yg melakukan perjalanan jiwa di malam gelap, akan bisa mendapatkan hakikat harapan mentari pagi Demi masa. Sesungguhnya (kebanyakan) manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran ( QS ; Al Ashri ) Kisah gemerlap malam langit dubai, silakan lihat di link berikut ; <http://www.youtube.com/watch?v=QxueEPFA5B0> Salam HM http://hdmessa.wordpress.com-- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
