Pak Saaf  sarato adi dusanak nan ambo hormati,

Assalamualaikum, wr.wb

Iyo baitulah sarancaknyo Pak Saaf. Jiko awak masuak ka ilmu manajemen, mangko 
unsur yang terpenting gerakan dan penggeraknya yaitu Pemimpin. 
Pemimpinlah yang akan menggerakkan : bagaimana memanfaatkan peluang, melalui 
koordinasi -  kerja bersama sama - bukan bersama sama kerja - saling mengisi 
satu sama lain (sinergi), sehingga ada perencanaan dan strategi memanfaat 
peluang itu. 
Ilmu yang digunakan adalah alam rasa (raso) dan alam pikir (pareso). Bukan 
karena dibebani vested interest. 

Jiko kita datangi tokoh tokoh di Sumbar sesuai dengan tugas/fungsinya, rasony 
indak ka mungkin Sumbar itu menjadi terbelakang dibanding propinsi yang lain. 
Karena pemikiran para tokoh di Ranah Minang itu sungguh luar biasa. Juga karena 
sumber daya yang tersedia di masing masing lembaga itu cukup memadai. Baik SDM, 
sumber keuangan, metode yang mereka gunakan. Bila kita dengar dari kalangan PT 
- pemikiran mereka tentang masa depan SUMBAR sangat bagus sekali. Begitu juga 
dengan kalangan ulama, yang tak kurang - kurang membenahi ummat. 
Justru yang agak saya kawatirkan adalah kalangan adat (KAN). Saya tidak 
mengerti apa pandangannya tentang masa depan Minangkabau.

Nah..jika kita bandingkan masa kepemimpina Harun Zain dan Azwar Anas, maka 
situasinya berbeda dengan sekarang.
Gubernur pasca reformasi, sangat terbebani dengan politik balas budi dengan 
para pendukungnya. Sedang HZ dan AA cukup " loyal tanda petik" saja pada satu 
tangan penguasa. Sehingga inovasi - kreativitas pemimpin sekarang menjadi 
mandul, karena pemimpin terlalu sibuk melayani para penganjungnya. 
Jadi .., kita paham benar kelemahan Sumbar dalam memanfaatkan peluang. Karena 
berpokok pangkal pada kelemahan Pemimpinnya. Seperti yang sudah dibahas oleh 
Pak Ambiar Lani dan Pak Asmardi " alun ado komandan nan manyuruh basuaro " 
mangaum " dan atau mbek.."
Baitulah kiro kiro pak Saaf..

Lebih dan kurangnyo ambo minta maaf jika salah dalam menyampaikan pendapat.

Wassalam, 
 
~ 3vy Djamaludin~
(Kawasan Puspiptek, Kota Tangerang Selatan)





________________________________
 Dari: Dr Saafroedin Bahar <[email protected]>
Kepada: Rantau Net Rantau Net <[email protected]> 
Dikirim: Kamis, 12 Januari 2012 1:49
Judul: Re: [R@ntau-Net] Fwd: Siapkah Sumatera Barat memanfaatkan peluang dan 
menjawab tantangan abad ke 21 ini ?
 

Evy, kesimpulan saya juga demikian, yang saya simpulkan dalam dua jawaban : 
bisa, tapi dengan syarat; atau sama sekali tidak bisa, jika keadaannya masih 
seperti sekarang.
Independent variable-nya adalah kepemimpinan daerah, yang sedihnya - entah 
mengapa - susah sekali utk bersepakat. Kesan saya tingkat kecurigaan sangat 
tinggi. Saya teringat pepatah yang disampaikan seorang datuk kepada saya pd 
tahun 1966 di Padang, bahwa sifat urang awak banyak yang 'angguak anggak, 
geleang amuah, dalam duo tangah tigo, unjuak nan tidak babarikan'. 
Jika memang benar demikian halnya, maka nampaknya Tungku Tigo Sajarangan itu 
akan tetap jadi mitos untuk waktu yang lama. Walau keberadaannya cukup masuk 
akal, namun kelihatannya belum ada kemauan dan kondisi yang kondusif untuk 
mewujudkannya.
Jadi haruskah kita putus asa ? Tidak perlu dan tidak boleh, karena ada berbagai 
jalur alternatif utk mencapai maksud yang sama, melalui kerjasama - melembaga 
atau tidak melembaga - antara  organisasi sosial seperti Muhammadiyah; lembaga 
swadaya masyarakat; partai politik, perguruan tinggi, atau lembaga 
pemerintahan. Juga bisa dengan organisasi perantau. Secara sendiri-sendiri, 
berbagai institusi ini sudah memberikan respons thd peluang dan tantangan abad 
ke 21 tersebut.
Namun kinerja lembaga-lembaga modern ini jelas akan lebih baik jika ada 
semangat kebersamaan, yang dibangun secara khusus. Semangat kebersamaan yang 
dibangun secara khusus tersebut pernah kita punyai di bawah kepemimpinan tokoh 
pemimpin sekaliber Harun Zain dan Azwar Anas. Jadi kita kembali lagi pada 
kepemimpinan, suatu kemampuan yang dewasa ini terlihat semakin langka, baik di 
tingkat nasional maupun di tingkat daerah.
Wassalam,
SB.

Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita.
________________________________

From:  [email protected] 
Sender:  [email protected] 
Date: Wed, 11 Jan 2012 17:09:21 +0000
To: milis rang minang<[email protected]>
ReplyTo:  [email protected] 
Subject: Re: [R@ntau-Net] Fwd: Siapkah Sumatera Barat memanfaatkan peluang dan 
menjawab tantangan abad ke 21 ini ?
Assalamu'alaikum wr.wb

Manyalo ambok ciek...boleh kan..?
Adi dusanak nan ambo muliakan,
Pak saaf, pak Asmardi, pak Ambiar.

Membincang ABSSBK, 
Khusus  group Fb banyak sekali orang yang membincangnya. Ada yang bernama :
A. ABSSBK,
B. Pelurusan Adat Minangkabau berdasar ABSSBK,
C. Benarkan adat Minang bersendikan Syara',
D. Adat Minang yang berdasarkan ABSSBK,

Yang berbicara di fb itu " lai inya ka inya" sajo yang mempertanyakan, 
mancimooh dan akhirnya ambopun batanyo " ada apa denganmu ?
Lah diagiah penerangan dek surang anak mudo nan berwawasan luas .. eh.. 
mbuleeett sajo,..apo istilahnyo ko ha.. Baputa puta sinan ka sinan sajo. 
Beginikah cara,  urang nan ka managakkan ABSSBK itu.

Ambo ingat kato inyiak Lako tahun 2009 yang lalu - urang nan soraman itu samo 
jo carito pak Lancibah. (adakah yang tahu ?..).
Lalu, Beginikah orang yang akan menegakkan ABSSBK.? 
Bagaimana pula aplikasi ABSSBK di Sumbar sendiri.

Sehubungan dengan thread ini, saya kok agak merasa pesimis atas kesiapan 
Sumbar, karena jawaban akan terpulang pada,  :
A. bisakah Pemda Sumbar turut andil mempersatukan Tungku Tigo Sajarangan di 
Sumbar dalam visi dan misi yang sama?.
Jawabannya,  merealisasikannya memang agak sulit. Karena tupoksi 3 lembaga ini 
memang sangat berbeda dan khas dalam  pelaksanaannya.
B. Ketika tidak bisa, lalu  sejauhmana peran masing masing lembaga yang berdiri 
sendiri itu mampu menjawab tantangan itu. 

Dalam pandangan saya, maka menyebut Sumbar memang agak berat sesuai dengan 
uraian diatas. Tetapi menyebut Rang Minang rasanya tidak sulit, karena kiprah 
rang Minang sudah mendunia. Mereka sudah menjalani Global Mentality.

Demikian lebih kurangnya mohon dimaafkan

Wassalam,

Evy Nizhamul,







Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
________________________________

From:  "Asmardi Arbi" <[email protected]> 
Sender:  [email protected] 
Date: Wed, 11 Jan 2012 22:18:53 +0700
To: <[email protected]>; Ambiar Lani<[email protected]>
ReplyTo:  [email protected] 
Cc: <[email protected]>; <[email protected]>; 
<[email protected]>; <[email protected]>; ambiar lani<[email protected]>
Subject: Re: [R@ntau-Net] Fwd: Siapkah Sumatera Barat memanfaatkan peluang dan 
menjawab tantangan abad ke 21 ini ?

Assalamu'alaikum wr.wb.
 
Manyalo ciek da Syaaf, dulu alah disimpulkan 
dipalantako  bahaso urang Minang tu susah bakarajo samo , labiah sanang 
samo-samo bakarajo .
Panyababnyo sistem budaya nan dari dulu alah tabantuak 
salingka nagari  mako loyalitas urang Minang labiah fokus kanagari 
masiang2.
 
Tapi dilingkup nagari kini alah baitu pulo, forum tigo 
tungku sajarangan itu alah susah pulo didorong. Barangkali paralu upayo nan 
labiah kareh untuak mansosialisasikan ABS-SBK  cq Forum Tigo Tungku 
Sajarangan sahinggo para pemimpin urang Minang alah maraso mambutuhkannyo, 
sabagai jawaban untuak manghadapi tantangan globalisasi..
 
Wassalam,
Asmardi Arbi lk,70,Kampai ,Tangsel.


From: Dr Saafroedin Bahar 
Sent: Wednesday, January 11, 2012 9:02 PM
To: Ambiar Lani 
Cc: [email protected] ; [email protected] ; [email protected] ; 
[email protected] ; ambiar lani 
Subject: Re: [R@ntau-Net] Fwd: Siapkah Sumatera Barat memanfaatkan 
peluang dan menjawab tantangan abad ke 21 ini ?

Waalaikumsalam ww pak Ambiar, memang demikianlah keadaannya. Untuk Sumatera 
Barat yang masyarakatnya menganut doktrin ABS SBK, lembaga kepemimpinan 
sosialnya seyogyanya adalah Tunggu Tigo Sajarangan, yang terdiri dari 
kepemimpinan adat, kepemimpinan agama, dan para cerdik pandai.

Saya  hanya heran mengapa susah betul mendorong terbentuknya forum 
Tungku Tigo Sajarangan ini. Masing-masing unsur lebih senang jalan sendiri- 
sendiri.

Dikirim dari iPad saya

Pada 11 Jan 2012, at 19:49, Ambiar Lani <[email protected]> 
menulis:


Assalamulaikum warahmatullahi wabarakatuh.
>
>
>Pak Saaf dan pengunjung RN yang kami hormati,
>
>
>Kiriman Bapak ini secara tidak langsung mengingatkan ambo kepada  statemen 
>Napoleon Bonaparte yang sering dikutip oleh para komandan tentara; "Apabila 
>komandan satu bataliyon tentara  adalah singa maka seluruh tentara dalam 
>bataliyon tersebut juga adalah singa,  tapi apabila komandan tentara tersebut 
>adalah mbek maka seluruh tentara dalam  bataliyon tersebut juga adalah 
>kambing" 
>
>
>Kami memahami bahwa kehadiran seorang pemimpin dengan tipe dan  karakternya 
>untuk suatu bangsa atau suku bangsa, mempunyai peranan yang sangat  strategis 
>dan menentukan, mau jadi apa bangsa atau suku bangsa  tersebut.
>
>
>Bagaimana menurut Bapak, Ibu dan para dunsanak sadoalahe? Terima  Kasih.
>
>
>
>Wassalam,
>
>
>Ambiar Lani
>Jakarta-Bekasi.
>
>
>
>________________________________
> From: Dr Saafroedin Bahar <[email protected]>
>To: Rantau <[email protected]> 
>Sent: Wednesday, January 11,  2012 5:22 PM
>Subject: [R@ntau-Net] Fwd: Siapkah Sumatera Barat memanfaatkan peluang dan 
>menjawab  tantangan abad ke 21 ini ?
>
>
>
>
>Dari: Dr Saafroedin Bahar <[email protected]>
>>Tanggal: 11 Januari 2012 11:46:17 WIB
>>Kepada: Rantau Net <[email protected]>
>>Cc: "Dr. Mochtar Naim" <[email protected]>
>>Subjek: Siapkah Sumatera Barat memanfaatkan peluang dan menjawab tantangan 
>>abad  ke 21 ini ?
>>
>>
>Setelah ' berminang-minang ' sejak tahun 1966 sampai sekarang -  jadi sudah 46 
>tahun - timbul satu pertanyaan besar dalam fikiran saya, yaitu  : siapkah 
>Sumatera Barat memanfaatkan peluang dan menjawab tantangan abad ke  21 ini ?
>>
>>Jika saya harus menjawab sendiri  pertanyaan ini, maka jawabnya adalah siap 
>>bersyarat dan tidak  siap.
>>
>>Sumatera Barat siap memanfaatkan  peluang dan menjawab tantangan abad ke 21 
>>APABILA kepemimpinan daerah ini  bukan saja berhasil merumuskan visi, posisi, 
>>dan missi masa depan daerah ini  dalam konteks dunia yang sudah menjadi satu 
>>sekarang ini, tetapi juga  berhasil menggalang persatuan dan kesatuan dari 
>>penduduk daerah ini. Daerah  ini juga siap APABILA berhasil membenahi beban 
>>sejarah yang disebut  sejarawan Jeff Hadler sebagai " sengketa tiada putus ". 
>>Mengapa demikian ?  Oleh karena ' tuah sakato, cilako basilang  '.
>>
>>Sumatera Barat tidak siap memanfaatkan  peluang dan menjawab tantangan abad 
>>ke 21 sekarang ini, kalau suasana tanpa  arah, tanpa kendali, tanpa 
>>persatuan, serta tanpa kepemimpinan yang terasa  sekarang ini berlanjut terus 
>>ke masa  datang.
>>
>>Mudah-mudahan saya  salah.
>>
>>Dikirim dari iPad  saya-- 
>.
>* Posting yg berasal dari 
  Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: 
  ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~
>* 
  Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim 
  email.
>===========================================================
>UNTUK 
  DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
>- DILARANG:
>1. E-mail besar 
  dari 200KB;
>2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui 
  jalur pribadi; 
>3. One Liner.
>- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta 
  mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
>- 
  Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>- Hapus footer & seluruh 
  bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>- Untuk topik/subjek baru buat email 
  baru, tdk mereply email lama & mengganti 
  subjeknya.
>===========================================================
>Berhenti, 
  bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
>
>
>-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan 
di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* 
Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim 
email.
===========================================================
UNTUK 
DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 
200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur 
pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim 
biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- 
Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh 
bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email 
baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, 
bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke