AKU BUTUH DIRIMU SAHABAT


SMS kiriman Bapak Kecilku

Sebagai nasehat untukku

Tentang sahabat

Membuka mataku lebih lebar



Aku butuhi dirimu sahabat

Seperti engkau membutuhkan orang lain

Walau kenyataannya

Kehadiranmu

Mungkin membantu menerangi

Mungkin merintangi

Mungkin  sebagai ujian

Untuk mengingat Allah



Senang

Susah

Bahagia

Menderita

Karena sahabat

Kata guruku

Sebaiknya disyukuri

Seperti isi SMS berikut



Hidup tak selalu

Berjalan mulus…

Kadang kita butuh batu-batu kerikil

Supaya kita lebih berhati-hati



Kita butuh persimpangan

Agar supaya kita dapat & bisa memilih



Kita butuh petunjuk jalan

Agar kita tidak salah jalan dan

Memiliki harapan masa depan..



Kita butuh masalah & tantangan

Agar kita punya kekuatan dalam diri…



Kita butuh air mata

Agar kita belajar merendahkan hati



Kita butuh dicela dan dikritik

Agar bisa menghargai orang lain



Kita butuh senyum

Agar kita bisa mengerti

Bahwa kita punya cinta dan kasih sayang…



Dan ternyata..

Kita masih butuh orang lain

Agar kita sadar

Bahwa kita tak bisa

Sendiri dalam hidup ini…



Mari kita tetap dalam jembatan &

Tali kasih Allah SWT

Agar tidak jatuh ke jurang kemurkaanNYA…



Padang, 27 Januari 2012





Hanifah Damanhuri







SAHABATKU

(Karya  r.a)







Sahabatku adalah seluruh bagian jiwaku yang telah dipercayakan ALLAH pada
ku.

Jiwa ku yang kata orang adalah pemarah tapi juga pengasih

Jiwa ku yang kata orang adalah kejam tapi juga penyayang.

Jika ku yang kata orang sangat keras dan kasar tapi juga halus dan lembut.

Jiwaku yang kata orang pemberani tapi juga sangat penakut.

Jiwaku yang sangat kikir tapi juga kata mereka pemurah..

Jiwaku yang biadab tetapi juga kata mereka terlihat merangkak menuju cahaya
NYA.

Jiwa yang entah mengapa tidak memperdulikan neraka apalagi surga.

Jiwa yang hanya meminta untuk tetap dapat berjalan lurus menuju DIA YANG
ESA.



Sahabatku adalah seluruh raga ku yang telah DIA titipkan padaku.

Tubuhku yang ternyata juga berlapis tujuh seperti langit dan lapisan di
bumi.

Tubuhku yang ke empat puluh anggotanya tidak pernah mengeluh menjalankan
tugas

dari Sang Maha Pencipta.

Ketika mata ku sering berpuas diri saat melihat cantiknya wanita, sedangkan

dubur ku hanya selalu menjadi tempat mengeluarkan kotoran yang bau saja.



Sahabatku adalah seluruh isi jagad raya yang telah dan akan diperkenalkan
ALLAH

kepada ku.

Dari kuman di seberang lautan yang lebih sering tampak dari pada gajah yang
ada

dipelupuk mata.

Dari cacing kremi yang waktu itu membuat gatal lubang pantat ku hingga gulai

ayam buatan istriku yang nikmatnya terbawa hingga ke dalam mimpi.

Dari lumpur rawa yang busuk hingga putihnya awan yang ingin ku raup ketika
duduk

di kursi nomor 1 di dalam pesawat terbang saat itu.

Dari si Aminah yang terlihat cantik di dalam balutan mukena nya hingga sang

artis yang begitu menggairahkan karena pahanya yang sering terbuka.

Demikian pula si Badu yang dulu biadap mengkhianati atau si Fulan yang
meninju

hidungku hingga si Benjol yang menangis karena aku tak mau menerima uang

pemberiannya disaat ia ingin menolong aku yg sedang susah.

Begitu pula ayah dan bunda ku yang kasih sayang nya pasti sepanjang masa
hingga

adik-adik dan saudaraku yang kasih sayangnya bisa hanya sepanjang badan.

Demikian pula istri serta anak-anak ku yang kucinta dan ku sayang sebagai

titipan ALLAH untuk seiring berjalan menunaikan amanah hidup dan kehidupan
yang

telah DIA tentukan atau hanya akan berakhir dalam nafsi-nafsi di pengadilan

Padang Mashar nanti.

Termasuk juga para hantu yang sering DIA ijinkan untuk menakut-nakuti aku
hingga

matahari yang DIA terbitkan di barat pada malam hari.

Tentu juga Si Izrail, Si Mukar dan Nakir, Si Israfil, Si Ridwan dan si Malik

yang menunggu waktu untuk bertemu aku pada masa yang telah DIA tentukan.



Sahabatku adalah semua yang telah menepati janji nya seperti yang telah
ditulis

di Lauful Mahfuz.

Yaitu janji untuk membantu aku bertemu Tuhan ku ataupun janji untuk
merintangi

dan menguji imanku pada DIA YANG MAHA SEGALA nya.

Sahabatku adalah aku, Aku dan AKU.

Yaitu aku yang bodoh dan hina,

Yaitu Aku yg membawa cahaya kebenaran, dan

AKU yang tinggi dan harus tunduk pada DIA YANG ESA.



Salam





r.a

RS Husada

Jakarta, 2 Mei-09.

03.15 WIB

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke