Assalamualaikum Wr.Wb. yth. Angku Dotor Rahyus salim, bapak Darwin Bahar sarato Dunsanak di Palanta.
Saya sangat berterimakasih sekali kepada bapak Darwin Bahar atas informasinya tentang tidak tercakupnya berita tentang jalan Tol Samarinda Balikpapan. Yah memang menurut saya sangat memalukan sekali proyek pembuatan jalan tol ini, dengan alasan pembangunan ini dan itu, infra struktur ini & itu. Penebangan kayu tanpa kontrol dengan alasan ekonomie, tenaga kerja padahal yang melarat tetap bumi putera daerah setempat. Dilain itu lobby kendaraan bermotor darat dan perusahaan minyak fosil yang akan beruntung seperti biasanya, ditambah pengotoran alam meraja lela, dll dll dsb. Terlihat dibeberapa tempat rumah2 bumi putera, biasanya pintu depan mereka kearah sungai, tetepi semejak era sepeda motor & mobil belakangan ini, pintu utama mereka bertolak belakang dari muasalnya. Padahal Kalimantan terkenal dengan Venesia-nya Indonesia, perahu panjang, selain negara kita adalah negara maritim, nenek moyang "kita" terkenal pelaut2 ulung dengan perahu yang jauh lebih ekonomis, multi-guna dan stabil (outrigger boat, Inggris ; Auslegerboat, Jerman, perbendaharaan kata2 Indonesia saya yang sangat minim) yang unik.... jauh sebelum pelaut2 Eropa menemukan Afrika Timur/Barat/Selatan, Benua Amerika, Asia Pasifik, Australia dll. Hanya dengan ilmu perbintangan, nautik arus angin dan laut, jauh sebelum Kompas ditemukan oleh manusia. Begitu juga dengan (pe)masukan2 dari earthtripping maupun dari tourismus, yang sangat diperlukan sekali oleh negara dan khususnya putra-putri daerah setempat. Dilain mereka bisa menambah penghasilannya, dilain sisi bisa tertarik belajar saling tukar fikiran dengan tamu2 tersebut. Secara langsung maupun tidak, otomatis memajukan perekonomian, kultural dll. dsb. Apakah yang bakal di-lihat/dengar oleh anak cucu/cicit kita nantinya, selain permaluan, membayar hutang yang semakin meggunung, baik material maupun moralnya??? Kenapa Malaysia-Peninsula dan Singapura tidak protes kepada Indonesia sewaktu asap2 dll. dari pembakaran Hutan di Kalimantan? Apakah setelah Perkabunan Sawit nantinya kurang effisien sebab kebanyakan produksi, lalu bisa tanah2 tersebut langsung dilestarikan menjadi kebun tetumbuhan lainnya? Sakitu sain lah turo jo tanyo ambo, bari maoh sein lah, koq ado kato2 ambo nan indak tapek. §Wassalam, Muljadi Ali Basjah. -------- Original-Nachricht -------- > Datum: Sat, 4 Feb 2012 23:54:45 +0000 > Von: "Rahyussalim" <[email protected]> > An: [email protected] > Betreff: Re: [R@ntau-Net] OOT: MP3EI, Kaltim bangun banyak pabrik > (+Infrastruktur) > Baa mangko alun adoh reaksi dari tungku tigo sajarangan marespon elok > niaik mambangun jalan Tol ko. > Kalau ambo bapandapek harusnyo ado upayo / aksi nyato kito untuak > mampacapek realisasi dan sedikit 'memaksa' pemerintah pusat dengan keseriusan > kita > akan realisasi jalan tol tersebut... > > Rahyussalim > berbagi meringankan derita bangsa > > -----Original Message----- > From: "Darwin Bahar" <[email protected]> > Sender: [email protected] > Date: Sun, 5 Feb 2012 01:37:21 > To: Palanta Rantaunet<[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: [R@ntau-Net] OOT: MP3EI, Kaltim bangun banyak pabrik > (+Infrastruktur) > > Catatan: > > Tidak tercakup dalam berita di bawah ini--antara lain--rencana pembangunan > jalan tol Balikpapan-Samarinda sepanjang 99 kilometer (Kompas 13/11/2011) > yang telah disetujui Pemerintah serta pemindahan dan perluasan Bandara > Temindung di Samarinda. > > Lalu bagaimana dengan Sumatra Barat yang berada di luar Koridor Ekonomi > MP3EI? > > Rasanya pembangunan jalan tol Padang - Pekanbaru oleh BUMN guna > memperlancar > dan mempercepat pemasaran produk pertanian Sumatra Barat seperti > buah-buahan > dan sayur mayur di Pekanbaru dan Batam, sehingga dapat bersaing dalam > harga > dan kualitas dengan produk yang sama dari Kabupaten Karo, Sumatra Utara, > serta produk pertanian dan peternakan lainnya, sudah bagus sekali dan > patut > disyukuri. > > Wassalam, HDB-SBK (L, 68+) > > ====================== > > > > MP3EI, Kaltim bangun banyak pabrik > > Rabu, 11 Januari 2012 10:34 WIB | 765 Views > > http://www.antaranews.com/berita/292220/mp3ei-kaltim-bangun-banyak-pabrik > > > > Samarinda (ANTARA News)- Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono telah > menetapkan Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai salah satu lokasi penerapan > Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) > 2011-2025, sehingga akan banyak pabrik dan kegiatan ekonomi lain yang > terus > tumbuh. > > > > "Sejumlah program penting terkait MP3EI di Kaltim di antaranya adalah > rencana pembangunan Pabrik Pupuk Kaltim V di Bontang yang setidaknya > memerlukan pembiayaan Rp6,3 triliun," ucap Gubrnur Kaltim Awang Faroek > Ishak, di Samarinda, Rabu. > > > > Saat ini di Bontang telah ada Pabrik Pupuk Kaltim I, II, III dan IV. > Sedangkan keberdaan Pabrik Pupuk Kaltim V akan mampu menambah kapasitas > produksi pupuk Urea mencapai 450 ribu ton per tahun, sehingga kapasitas > total produksinya akan menjadi 3,43 juta ton per tahun. > > > > Sedangkan kapasitas produksi pabrik Pupuk Kaltim V untuk Ammonia mencapai > 2.500 metric tons per hari (MTPD) atau 990 ribu ton per tahun, sementara > untuk Urea granule mencapai 3.500 MTPD atau 1,15 juta ton per tahun. > > > > Untuk konsumsi gas sesuai komitmen suplai Head of Agreement (HoA), dari > operator Pearl Oil Sebuku sejak 1 Januari 2012 sampai dengan 31 Desember > 2021 sebesar 80 million metric standard cubic feet per day (MMSCFD). > > > > Berdasarkan perhitungan, terbangunnya pabrik tersebut akan mampu menyerap > tenaga kerja sebanyak 3.000 orang. > > > > Ini berarti program pembangunan tersebut sangat bersinergi dengan program > pengentasan kemiskinan dan pengurangan angka pengangguran di Kaltim. > > > > Sedangkan pembangunan Pabrik Pupuk Kaltim V, di antaranya bertujuan untuk > menggantikan Pabrik Pupuk Kaltim I yang saat ini kondisinya sudah tua, > bahkan cenderung boros energi. > > > > Proyek lainnya adalah, pembangunan Pelabuhan Kariangau di Balikpapan > melalui > kerjasama PT Pelindo yang membutuhkan dana tidak kurang dari Rp1,3 > triliun. > > > > Perluasan Terminal Bandara Internasional Sepinggan di Balikpapan menjadi > masing-masing dua tingkat, yakni untuk terminal kedatangan dan terminal > keberangkatan. > > > > Dana yang akan dikucurkan untuk mendukung peningkatan terminal bandara > dengan 11 garbarata tersebut, seluruhnya akan mencapai Rp1,8 triliun. > > > > Pemerintah Pusat melalui PLN juga membangun dua pembangkit listrik masing > 2 > x 100 Mega Watt (MW) atau total 400 MW, dengan dana masing-masing tidak > kurang dari Rp2,4 triliun, sehingga total menjadi Rp.4,8 triliun. > > > > Kemudian akan dibangun rel kereta api oleh Raz al Khaimah (RMII), yakni > perusahaan kongsi dari Uni Emirat Arab (UEA), ditambah pembangunan power > plant dan smelter yang seluruhnya akan memerlukan dana sekitar US$ 5 Juta > (Dolar Amerika). > > > > "MP3EI yang dicanangkan oleh presiden diarahkan agar pembangunan ekonomi > nasional dalam jangka panjang mampu menekan hambatan pembangunan, sehingga > ekonomi akan tumbuh makin tinggi, lapangan pekerjaan semakin terbuka dan > kemiskinan dapat dikurangi," ujar gubernur lagi. > > > > Editor: Ella Syafputri > -- Empfehlen Sie GMX DSL Ihren Freunden und Bekannten und wir belohnen Sie mit bis zu 50,- Euro! https://freundschaftswerbung.gmx.de -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
