Wa alaikum salam wr. wb., dan salam sejahtera bagi kita semua
(sebenarnya frase terakhir sudah termaktub dalam "Assalamu'alaikum namun 
dalilnya, "Saya kan pura-pura jadi non-sektarian")

Harian Kompas = Harian [...sebut agama tertentu...] atau Harian Liberal 
atau Harian Umum?

EGP.

Baiklah, kita bahas K-5. Kaki lima. Yang dikejar-kejar tramtib.

Menurut Pak Rahadi ysh, pigimane solusinya?

Silakan, rekan-rekan y.l. Saya serahkan ke forum untuk memberikan preambule.

Maaf merusak suasana hari Minggu rekan-rekan ysh dengan tulisan-tulisan 
garing saya.

Enak sih, kerupuk. Kata saya. :-)

Salam,

Andri

Rahadi Marsito wrote:
> Ass.Wr.Wb.
>
> Harian Umum Kompas itu Harian Umum, Pak Andri...
> Soalnya berita2 yang dimuat sifatnya tidak hanya khusus mencakup genre 
> tertentu, tetapi luas (hampir semua secara general)
> Dan waktu terbitnya setiap hari...
>
> Kalo Rolling Stone Indonesia itu Bulanan Khusus Musik,
> Seluler itu Bulanan Khusus Teknologi Mobile Phone dan singgungannya,
> Popular itu Bulanan Khusus Pria Dewasa (katanya),
> BusinessWeek itu Mingguan Umum yang Khusus (hehe, kalo bingung, 
> silahkan bikin thread baru lagi tentang ini :))
>
> Jangan sampe bermain Tuhan aja deh...
> Kebenaran mutlak kan adanya di Tuhan, jadi saya menganggap semua 
> diskusi ini sebagai suatu representasi dari hidup damai dalam 
> keragaman perbedaan
> (walau banyak mengandung ungkapan2 setajam pisau jika ditelaah lebih 
> lanjut, hahaha)... Benar salah, apakah semua terdefinisikan dengan 
> jelas di Quran seperti membaca buku rumus soal2 fisika atau kimia? 
> Jadi, ketika sudah melibatkan interpretasi manusia, ya, itu tinggal 
> masalah keyakinan... dari unit terkecil hingga terbesar...
>
> Menurut saya, ya, Indonesia kan beragam agama, budaya, dan suku 
> bangsa... Dan kita udah punya Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila, dan 
> UUD'45
> Jadi diusahakan jangan lagi mengangkat permasalahan seperti ini tidak 
> pada tempatnya... Silahkan buat artikel yang sehat dan berilmu serta 
> berdasar sebagai penyanggah dari artikel Ulil... Kirimkan ke Kompas 
> atau Harian Umum lainnya...
> Itu lebih baik ketimbang menyebarkan dan meminta klarifikasi kepada 
> khayalak ramai dunia fana yang ujung2nya malah jadi penghimpunan 
> kekuatan untuk menindas yang kalah kuat (seperti USA - si polisi 
> dunia, hahaha... gak setuju? mari bikin thread lagi tentang ini)...
>
> Lalu, referensi kan sudah didefine di awal, fungsinya sebagai apa... 
> jadi, mari kita kembalikan lagi yuk, ke fungsinya semula... Seperti 
> membahas masalah lalu lintas di Jakarta, solusi yang tepat dan 
> langkah2 konkretnya, relasi di berbagai stakeholders (khususnya si 
> wakil rakyat) yang bisa membawa hasil2 pembahasan ke bidang formal dan 
> mampu mempengaruhi legal aspect... dan topik2 lainnya... dan ada 
> baiknya kembali ke dasar awal dibentuknya komunitas referensi, yakni:
> Milis Referensi merupakan milis Komunitas Referensi 
> (www.referensi.net),tempat <http://www.referensi.net%29,tempat> 
> bincang dan diskusi seputar penataan ruang, infrastruktur, otonomi 
> daerah, perumahan dan permukiman, dan berbagai aspek pembangunan 
> nasional dan daerah lainnya.
> Untuk tema khusus, dapat mengikuti milis:
> http://groups.yahoo.com/group/perkotaan 
> <http://groups.yahoo.com/group/perkotaan>
> http://groups.yahoo.com/group/permukiman 
> <http://groups.yahoo.com/group/permukiman>
> atau
> http://groups.yahoo.com/group/kebudayaan 
> <http://groups.yahoo.com/group/kebudayaan>
> Penyampaian pendapat, pemikiran, maupun tanggapan hendaknya menjaga 
> sopan santun serta kepatutan. Tidak diperkenankan menyampaikan spam, 
> internet advertising, dan posting sejenis. Moderator berhak mem-ban 
> peserta bilamana perlu tanpa pemberitahuan.
>
> Seyogyanya bisa mengklarifikasi topik ini langsung ke Harian Umum 
> KOMPAS dan [EMAIL PROTECTED] :)
>
> Wslm.Wr.Wb.
> Dito

Kirim email ke