[email protected] wrote:              Komunitas Referensi               
    Komunitas Referensi       
                     Yg Tertinggal                                              
                                                                                
                                                                                
                                                                                
                                                  
  YG TERTINGGAL

Dari Sari Bundo
   
  Pertemuan kamis kemarin mengingatkan saya pada film” the Bandit”. Para 
‘bujangan’ gaek yang ‘mbois-mbois’ melupakan sejenak para istri di hari libur.  
Pertemuan yang direncanakan dengan dadakan justru melahirkan ide-ide brilian. 
Duduk bareng dengan sajian kopi panas dan jus buah2-an, “the bandit,” mbahas 
aktual planning . Saya sangat berharap,  Kapan lagi ada pertemuan sejenis,yang  
ga ada matinya, penuh imajinasi, futuristik, kadang-kadang flashback to sweet 
memori ganesha, kritik setajam silet, berantem beda mahzab dan dimanjakan 
dengan hidangan padang dengan agenda akhir KOMISI PENATAAN RUANG NASIONAL,   
lakonnya dari yang paling suheng ampe yang paling ‘piyek’ (saya sendiri..) 
Perkenalan tidak jadi bagian yang penting, yang penting adalah tujuan bersama.. 
  Komplit dengan paru, dendeng, rendang , ayam bakar, sambel ijo, sambel goreng 
ati, ayam kalio dan  kikil, diramu dengan bumbu santen padang  yang ciamik, 
kental dengan teh talua sebagai teman obrolan panjang . Hasilnya rrruarrr 
biaasa ....Pak Yahya  yang tadinya saya  pikir masih wait n see ternyata 
langsung tune in bersilat lidah sampai ban hitam..kompensasinya makan paling 
banyak (haha...) 
   
  Seperti  dalam novel Musashi, sang jawara harus menyatu dengan pedang lawan 
agar dapat mengalahkannya,  Bersama bumbu padang seolah-olah para “the bandit” 
menyatu dengan bumbunya hingga   obrolan menjadi seru  apalagi sesi serius 
(lawat pencatatan) menyatu agar bisa merumuskan apa yang mestinya dapat 
dilakukan ditengah kegalauan mau kemana ilmu perencanaan Indonesia akan di 
kembangkan.  
  “Disadari atau tidak desain perencanaan (wilayah dan Kota) di  Indonesia 
sedang berada di simpang jalan” ungkap Pak Rifsan Munir. Hal ini sejalan dengan 
prediksi kekuatan yang bakal muncul di arena pertandingan sepak bola 
kepresidenan Indonesia. Ada kesebelasan yang mengusung Wiranto dengan gaya 
sentralistik sebagai model total footballnya, atau kesebelasan lama yang 
mengusung Megawati (kalau ga menang lagi ganti nama aja dengan Megamendungwati) 
 dengan gaya desentralistik model man to marking yang  lebih kepada kekuasan 
wilayah.  Atau kesebelasan “ogoh-ogoh” dengan model  buto ijo yang ga jelas 
juntrungannya. Desain perencanaan akan menukik ke arah  mana,  lebih pada 
hirarkhi/sentralistik (pak Abi sangat suka..) atau pada keleluasaan wilayah, 
Tergantung gaya kapten kesebelasannya (maksudnya begitu ya Prof Waworuntu ?).
  Sangking menyatu bumbunya, sampai susah menguraikan lagi mana yang lengkuas 
mana yang garam mana yang daun salam. Begitu pula obrolan kemarin, susah 
menguraikan lagi mana yang impian mana yang aturan perundangan  mana yang 
kondisi mana yang teori, yang jelas sama-sama makan padang. Sebab bukan soal 
uraian harus runtut semacam gaya kronologis kejadian para intel laporan pada 
bosnya melainkan lebih kepada  tujuan untuk pengembangan ilmu perencanaan di 
Indonesia  itu sendiri. 

Dengan Planning  mahzab ala Amerikanya pak Yahya versus mahzab ala Continental 
(Planning Indonesia gaya apa ya..), Gerakan Planning association ala pak Alim 
dengan planning jalanan, Fisical Plannning ala pak Rifsan dengan Sosioeconomic 
Planning, Planning board ala pak Abiyoso dengan Implemantation planning, 
Planning Regulation dengan Local Wisdom Planning. Resolusi Konfik Planning ala 
pak Nurul dengan demokrasi Planning, Planning Terakhir Planning for Next ....  
The Next Planning adalah Memperjuangkan terbentuknya Komisi Penataan Ruang 
Nasional. 
  Kesepakatan untuk memperjuangkan terbentuknya Komisi Penataan Ruang Nasional 
di 2009, atau pada akhir pemerintahan sekarang. Tinta emas kelak akan mencatat 
apakah ini impian atau kenyataan.   
  Belakangan perguruan budha di Jepang Shin Boo menyatakan mengalahkan musuh 
itu tidaklah penting, yang terpenting adalah menyadarkan musuh. Sedangkan 
Quantum Ikhlas Erbe Sentanu menyatakan positive feeling merupakan kekuatan luar 
biasa yang dapat menembus spektrum quantum energi pikiran sehingga menjadikan 
keberhasilan dengan keikhlasan.   Akan tetapi juga jangan bersedih jika tidak 
tercapai kata La Tahzan karangan Aidh Al Qarni. Maka tak salah pula jika andil  
restoran Sari Bundo sangat besar, dipilih sebagai tempat pertemuan kemarin. 
Sari bundo yang memang kampiunnya masakan padang menjadi asupan energi ide-ide  
brillian tadi
  Sayangnya  ketika di sore hari telah menjemput dan teh talua sruputan 
terakhir telah kandas... dan Bos Ekadj harus segera berurusan dengan kasir Sari 
Bundo,  “the Bandit” harus  pulang, tetapi harapan baru  dengan semangat  baru 
telah meretas.. (Buktinya saya di gambir hampir salah naik kereta yang ke Solo, 
wong saya pulang ke bogor, sangking semangatnya pak...)  
  Akhirnya pertemuan yang diniati dari awal hanya copy darat kongkow-kongkow 
malah punya agenda yang prestisius kalau ngga mau dibilang execellent  semoga 
...
   
   (terimakasih pak Ekadj, saya  telah  diijinkan bergabung di milis, 
  salam hangat,  
   wisnu...)
  








Messages In This Digest      (1                Message)                         
                                     
1.   
       Re: Pertemuan Kamis   From:        hengky abiyoso                        
        
                 View All Topics | Create New Topic         
                Message                                
1.    
                          Re: Pertemuan Kamis                Posted by:      
"hengky abiyoso"             [EMAIL PROTECTED]                                  
        watashiaby                                 Thu Mar 20, 2008 11:25 pm    
    (PDT)                         
 Milisters semuanya ysh,
    
   Alhamdullillah pertemuan Kamis Komunitas Referensi  kemarin di RM. Bundo 
Sati kawasan Patung Pak Tani Menteng Raya berjalan amat berkesan.........
   Walau diujung hari libur panjang 4 hari  Kamis sampai Minggu ... Dimana itu 
adalah kesempatan  langka berlibur bersantai bersama keluarga .......  Namun 
tetap hadir juga  para Bapak yang belum pernah diganyang istri seperti selain 
Prof. Waworoentoe ...  ada pak Risman Maris.... pak Abdul Alim Salam.... pak 
Wishnuwijaya ... pak Ekadj... Dr. Nuzul Achjar, pakar geoekonomi dari 
LPEM-FEUI...... Dr. Jahja Hanafie yang arsitek dan planner......
    
   Dari pagi saya sengaja tidak sarapan supaya pas jam makan siang bisa lapar 
betul .... Dan bisa menikmati sedapnya masakan minang ..... 
   Semula saya masih  mengikuti  sahut-menyahut diskusi yang hangat ..... Tapi 
ketika  acara risjtafel  tiba... Dan meja telah penuh dengan aneka macam 
masakan  khas  Sumatera Barat itu... Lalu saya lihat pak Risman yang duduk 
disamping saya  hanya mengambil sate Padang saja ... Sementara didepan beliau  
saya lihat ayam bakar dengan bumbu kuning yang menantang ... Langsung saja saya 
sambar .... Lalu saya padu dengan rebus daun singkong ... Tak lupa sop buntut 
juga saya geser mendekat ...... Dan entahlah ... Setelah itu saya lalu tak lagi 
mendengar lagi apa-apa yang masih didiskusikan para beliau itu....... Masa 
bodo.........
   Barulah setelah perut kenyang .... Pendengaran saya pulih kembali ....  
    
   *           *           *
   Dari pertemuan kemarin... Muncul satu event  yang barangkali akan menjadi 
satu tonggak penting sejarah perkembangan  peran  perencanaan dalam pembangunan 
nasional di Indonesia.........
   Melihat masalah-masalah kebenaran teknik keruangan  demikian mudahnya 
dikalahkan oleh pertimbangan-pertimbangan politik..... Tak jarang pula lebih 
sekedar kepentingan politik golongan tertentu ......
   Pak Jahja yang tamu baru milis referensi ....  Beliau melontarkan pemikiran 
tentang perlunya masyarakat planning masuk dalam politik ...... 
   Maksudnya kurang lebih bukan mau menjadi politikus.......  Tapi agar planner 
mengerti apa yang ada dikepalanya politikus .... dan dapat mempengaruhi para 
politikus dengan pertimbangan-pertimbangan perencanaan yang sehat dan benar 
bermanfaat bag kesejahteraan masyarakat............ 
   Mengingat 60% masyarakat perencanaan berada dibirokrasi ..... Dan tentu akan 
kagok untuk berbicara bebas .... Maka pak Jahja  ini tentu akan menjadi satu 
new outboard machine dengan horse power besar untuk motorboat masyarakat 
perencanaan dalam  pelayaran  menuju cita-cita kesejahteraan masyarakat melalui 
penataan ruang dan politik.........   
   Beliau sepakat bahwa untuk menuju langkah “planning dan politik” ... Pada 
saat yang sekitar sama ....  Perlu muncul pula ... “planning dan 
demokrasi”.......  Sebab bagaimana kita akan bicara politik tanpa bicara 
demokrasi?.........
   Putera Bugis yang sangat energetik itu rupanya tak biasa bekerja alon-alon 
waton kelakon.... Beliau mematok agenda kerja 3 bulan..... Dan ingin melihat 
suatu langkah nyata telah muncul.......wah asyik......
    
   Sementara demikian dan salam,
   aby
 
 ---------------------------------
 Looking for last minute shopping deals?  Find them fast with Yahoo! Search.    
      
                                 Back to top               
                                      Reply to sender            |              
          Reply to group            |                        Reply via web post 
           
                        Messages in this topic             (1)                  
 
                 
 
                                
                                   Recent Activity
                          
                2    
     New Members
                                                                                
  
                      Visit Your Group           
                                                                Ads on Yahoo!
  Learn more now.
  Reach customers
  searching for you.
                  
                                            Y! Messenger
  Instant smiles
  Share photos while
  you IM friends.
                  
                                            Cat Groups
  on Yahoo! Groups
  discuss everything
  related to cats.
                  
           
                                        Need to Reply?
               Click one of the "Reply" links to respond to a specific message 
in the Daily Digest.
           
        
       
                Create New Topic     |            Visit Your Group on the Web   
      
                Messages         |    Files         |    Photos         |    
Links         |    Database         |    Polls                |    Calendar     
              Komunitas Referensi
 http://groups.yahoo.com/group/referensi/    
                 
     Change settings via the Web (Yahoo! ID required) 
     Change settings via email: Switch delivery to Individual | Switch format 
to Traditional 
            Visit Your Group     |            Yahoo! Groups Terms of Use     |  
          Unsubscribe       
    
 

       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

Kirim email ke