saran saya : sebaiknya hilangkan atau kosongkan saja address book di webmail kita (yahoo, gmail dll)
Salam, Sri D. ----- Original Message ----- From: ida gumelar To: [email protected] Sent: Tuesday, September 23, 2008 6:14 PM Subject: Re: [referensi] Penipuan Rasanya sih sudah sign out. Sepupu saya yang di Malaysia sampai panik, untung ingat nelpon suami saya. Kami memang selalu berbahasa inggris karena seppu saya orang malaysia dan singapur. Bahasa melayunya jelek. Kebetulan hp saya yang mati. Suami telp ke nomor kantor. Saya kaget juga, pas lagi belanja buat buka puasa. Saya langsug coba buka email, ternyata password sudah diubah. Gila juga ya. --- On Tue, 9/23/08, Reny ansih <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Reny ansih <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: [referensi] Penipuan To: [email protected], "Temen Tatakota" <[EMAIL PROTECTED]> Date: Tuesday, September 23, 2008, 11:56 AM Waah, bu Ida mungkin ga sign out di S'pore tuh, apa pake public internet? Kok aneh ya bisa dicuri begitu?!.... Kita juga sudah curiga....aneh kirim surat ke saudara/teman tapi pake bahasa Inggris. Salam - 2ny. --- On Tue, 9/23/08, ida gumelar <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: From: ida gumelar <[EMAIL PROTECTED] com> Subject: [referensi] Penipuan To: [EMAIL PROTECTED] ps.com Date: Tuesday, September 23, 2008, 3:48 AM Teman-teman semua. Saya ingin memberitahu bahwa seseorang sudah menggunakan email saya secara ilegal, dan memberitahu bahwa saya sedang di afrika, tasnya dicopet, paspor dn handphone hilang. Untuk itu, saya minta tolong teman dan keluarga mengirimkan saya uang. Berita tersebut dikirim ke seluruh alamat yang ada, menyebar sampai ke luar negeri. Berita tersebut tidal benar. Saya baik-baik saja, lai ikut conference di Thailand. Tas, handphone dan paspor juga ada dengan saya. Herannya, saya sekarang tidak dapat lagi membuka email dengan addres [EMAIL PROTECTED] com. Padahal kemaren saya bary saja menggunakannya di bandara singapur. Mohon jika ada email dengan address tersebut agar di ignore saja. Yang pasti itu bukan dari saya. Terima kasih. Wassalam. Nuraida Mokhsen

