Dear milister, 
betul setiap pembangunan pasti ada dampak positif & negatifnya. Yang perlu 
dihitung, seberapa besar dampak2 tersebut & mana yg lebih besar. Yg perlu 
dicari tahu, bgmn solusi & kompensasinya. Menurut saya, soal kompensasi itu yg 
kurang diperdalam. Selama ini soal kompensasi lebih berupa pemberian uang ganti 
rugi atau pembelian lahan yg terpakai. Padahal, begitu tanah itu beralih, 
sederet hal akan mengikuti di belakangnya. Di mana salah satunya, beralihnya 
lahan pertanian jadi peruntukan yang lain.

FYI, kenapa Bakrie Dev't mau mengambil alih pemb tol Kanci-Pejagan.... 
Dirut-nya mengakui bahwa mereka akan menguasai dan memanfaatkan lahan di 
sekitarnya. Belum dipastikan akan dijadikan apa, tapi arahnya untuk area 
industri & komersial. Dia juga mengatakan, bahwa pola "penguasaan" lahan dengan 
membangun ruas jalan tol ini akan diterapkan di sejumlah pemb jalan tol lain yg 
berpotensi. Kuncinya, infrastruktur yg baik sangat menentukan dlm prinsip 
industri properti, yaitu lokasi, lokasi, lokasi.....  

See, bersiaplah dgn perubahan itu....

salam,
nita



________________________________
From: Rachmad M <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, November 19, 2008 10:53:53
Subject: [referensi] Re: Kota Jawa


Sebetulnya ada positifnya jalan tol ini, karena umumnya masyarakat 
tidak membangun bangunan di pinggir jalan tol, kecuali kampungnya 
yang dibelah jalan tol. Yang saya poerhatikan masyarakat justru punya 
kecendrungan kuat untuk membangun disekitar jalan Negara dan Jalan 
Propinsi. Sehingga akan terjadi kota yang sangat memanjang dan 
seperti kota tanpa perencanaan saja jadinya :-(

Negatifnya, orang-orang berduit menjadikan ini daerah sekitar jalan 
tol 'tanah emas' dan bank mengamininya, karena untuk membuat akses 
keluar masuk tol bisa dilakukan. Konsekwensinya  daerah sekitar jalan 
tol tanahnya sudah dikuasai konglomerat dan siap jadi daerah industri 
dan perumahan seperti Karawaci, Cikarang dan akan banyak lagi.

Salam

RM

--- In [EMAIL PROTECTED] ps.com, "risfano" <[EMAIL PROTECTED] > wrote:
>
> Rekans ysh,
> 
> Pembangunan jalan tol trans Jawa ini tentu mengundang Pro dan 
Kontra. Tapi kalau kita berupaya jernih, sebetulnya: Apa 5 manfaatnya 
(selain waktu tempuh pendek)? Dan, apa 5 kerugian(cost, impact) utama 
nya?
> 
> Salam,
> Risfan Munir
> 
> 
> --- In [EMAIL PROTECTED] ps.com, "Rachmad M" <rachmadm@> wrote:
> >
> > Harian Kompas hari ini mengangkat berita utama yang kira-kira 
> > mengkhawatirkan bila jalan tol Jakarta Surabaya terbangun akan 
muncul 
> > sebuah kota yang ukurannya sangat besar yakni kota Jawa  Bukan 
hanya 
> > itu, jawa yang terkenal sebagai lumbung padi yang menyediakan 53 
% 
> > kebutuhan beras Indonesiapun akan hilang perannya sejalan dengan 
> > tanah yang termakan oleh pembangunan tersebut. Benarkah demikian ?
> > 
> > Berikut adalah perjalanan Jakarata Bandung yang karena jalan 
tolnya 
> > macet maka saya ambil jalan Pantura dari Kerawang Barat menuju 
> > Cikampek. Dulu kalau ke Surabaya, saya selalu lewat jalan ini, 
karena 
> > ini jalan negara dan juga jalan tol belum tersedia. Banyak 
> > perlintasan kereta api di jalan ini dan juga banyak rumah makan 
> > sebagai tempat istirahat para pengemudi jarak jauh :-). Namun 
dengan 
> > dibangunnya jalan tol maka rumah makan itu sudah jauh berkurang.
> > 
> > 
> > 
> > http://rachmad. kuyasipil. net/?p=299
> > 
> > Salam
> > 
> > RM
> >
>

    


      New Email addresses available on Yahoo!
Get the Email name you&#39;ve always wanted on the new @ymail and @rocketmail. 
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

Kirim email ke